English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 04 Agustus 2009 (Selasa Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Juni 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:33-36
11:33 "Tidak seorangpun yang menyalakan pelita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 September 2014 (Senin Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 06 November 2014 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 13:33-37
13:33 "Hati-hatilah...

Ibadah Raya Malang, 02 November 2008 (Minggu Pagi)
Wahyu 22: 20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan Tuhan Yesus Kristus...

Ibadah Raya Malang, 08 September 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Kejadian 25:21,24-26
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN...

Ibadah Natal Mojoagung, 14 Desember 2012 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Raya Surabaya, 12 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
= nubuat yang ke-6= nubuat tentang Israel/pohon ara.
Dalam Alkitab, pohon ara ini ditampilkan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:43b-45
9:43b Ketika semua orang itu masih...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 11 Januari 2017 (Rabu Malam)
Lukas 22: 39-43 => doa di taman Getsemani--termasuk doa malam.
22: 39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota...

Ibadah Persekutuan di Jerman-Frankfrut, 26 Juni 2011 (Minggu Sore)
Tema: Tentang Makanan
Pengkhotbah 12:7
12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Manusia ciptaan Tuhan...

Ibadah Raya Malang, 21 Oktober 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5
8:1 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Raya Malang, 23 Februari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 tentang penglihatan Yohanes di...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 29 Agustus 2012 (Rabu Dini Hari)
Tema: Tersungkur di bawah kaki Tuhan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 11:3-5
11:3...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Juli 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28. Sebab
inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

ay. 26-29= MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Pada ayat sebelumnya (ay. 17-25), merupakan perjamuan paskah.
Ayat 26-29= peralihan dari perjamuan paskah ke perjamuan suci.
Jadi, perjamuan paskah yang terakhir= perjamuan suci yang pertama kali.

Kita sudah pelajari peraturan makan perjamuan paskah yang sama dengan peraturan makan perjamuan suci, yaitu:
  1. dagingnya harus dipanggang dengan api (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2011).
    Ini menunjuk pada api Roh Kudus.

  2. harus dimakan dengan roti tidak beragi (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2011).
    'roti'= Firman Allah.
    'tidak beragi'= murni.
    'roti tidak beragi'= Firman Allah yang murni/benar yang tidak enak bagi daging.

  3. dagingnya tidak booleh mentah (dijelaskan pada Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2011).
    Daging mentah= api hawa nafsu daging yang membakar dan membinasakan.

  4. tidak boleh direbus dengan air (dijelaskan pada Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2011).
    'air'= kesegaran dunia yang menenggelamkan dan membinasakan.

  5. daging dipanggang dengan api (dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya, 17 Juli 2011).
    'Api'= penyucian.
    Jadi, makan perjamuan harus dengan penyucian.
    Yang disucikan disini adalah kepala, betis dan isi perut= penyucian seluruh hidup kita.

  6. daging harus dimakan, artinya: Firman sudah harus mendarah daging (dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya, 17 Juli 2011).
Keluaran 12: 11
12:11. Dan beginilah kamu memakannya:
pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.

Malam ini kita pelajari peraturan berikutnya, yaitu:
  1. 'pinggangmu berikat'= pinggang berikat/berikat pinggang.
    Efesus 6: 14
    6:14. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,

    Pinggang berikat= berikat pinggang kebenaran.

    Yohanes 17: 17
    17:17. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

    Kebenaran adalah sesuatu yang menyucikan.
    Kebenaran= Firman Tuhan.
    Jadi, kebenaran adalah Firman yang menyucikan kita.
    Karena itu, untuk makan perjamuan suci, kita harus BERIKAT PINGGANG KEBENARAN.

    Berikat pinggang kebenaran= mengikat pedang pada pinggang.
    Artinya: berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan mendengar serta dengar-dengaran pada pengajaran yang benar.

    Keluaran 32: 26-28
    32:26. maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi.
    32:27. Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel:
    Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya."
    32:28. Bani Lewi melakukan seperti yang dikatakan Musa dan pada hari itu
    tewaslah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu.

    Menyandang pedang di pinggang= MEMIHAK TUHAN, tidak memihak manusia.
    Kalau kita memihak Tuhan, Tuhan juga ada di pihak kita. Dan kehidupan kita akan mengalami penyucian sampai angka '3000'.

    Dalam Tabernakel, angka 3000 adalah ruangan suci (20 x 10 x 10 hasta) ditambah ruangan maha suci (10 x 10 x 10 hasta).
    Jadi, masuk angka 3000, artinya: kita SUCI DAN SEMPURNA.

    Pada saat itu, Israel menyembah berhala. Sebenarnya, Israel adalah dombaNya Tuhan. Tetapi saat itu, Tuhan katakan mereka seperti kuda lepas kandang.

    Keluaran 32: 25
    32:25. Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang--sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka--

    Kehidupan yang seperti kuda, itulah yang harus disucikan.
    'kuda'= artinya:
    • kekuatan daging. Artinya: anak Tuhan yang mengandalkan kekuatan daging dan kekuatan dunia seperti kekayaan, kepandaian dsb.
      Akibatnya, kehidupan tersebut tidak mengandalkan Tuhan.

      Yesaya 31: 1
      31:1. Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN.

      Yeremia 17: 5
      17:5. Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

    • hawa nafsu daging yang liar= memicu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
    • keinginan daging yang membuat keras hati dan tidak taat dengar-dengaran.
      Ini merupakan berhala di akhir jaman (seperti Israel yang tegar tengkuk).

      Keluaran 32: 9
      32:9. Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.

    • perasaan daging.
      Keluaran 32: 27
      32:27. Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya."

      = kalau memakai perasaan, bani Lewi tidak bisa melakukan perintah Musa.

      Kalau perasaan, kekuatan, hawa nafsu, dan keinginan daging disucikan, kita bisa suci dan tergembala (masuk angka '2000'), seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar= tergembala pada SATU pengajaran yang benar. Dan mau tidak mau, carang itu akan berbuah manis (kita mengalami hujan berkat dari Tuhan).
    • perkataan daging.
      Jangan sampai kita mengeluarkan perkataan yang sia-sia, apalagi perkataan tersebut ditujukan kepada Musa (orang yang dipakai Tuhan).

      Keluaran 32: 23
      32:23. Mereka berkata kepadaku: Buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir--kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.

      = perkataan sia-sia dari bangsa Israel, padahal Musa sedang bergumul.
      'Buatlah untuk kami allah'= menghina Tuhan dan pengajaran yang benar.

      Kalau lidah disucikan, maka kita mencapai angka '3000' (sempurna).

      Yakobus 3: 2
      3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Kalau angka 2000 belum tercapai, tidak mungkin bisa mencapai angka 3000.
      Karena itu, kita harus berada di kandang.
  1. 'kasut pada kakimu'= penghargaan yang sungguh-sungguh.

    Efesus 6: 15
    6:15. kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

    Kasut= kerelaan hati untuk berkorban.
    Jadi, makan perjamuan suci harus disertai dengan KERELAAN HATI UNTUK BERKORBAN BAGI TUHAN.

    Kalau kita ada kerelaan untuk berkorban, kita akan dipakai Tuhan untuk memberitakan injil damai sejahtera, artinya:
    • bersaksi tentang injil keselamatan bagi orang-orang yang belum percaya Yesus, supaya mereka bisa didamaikan dengan Tuhan.
    • bersaksi tentang injil kemuliaan kepada orang-orang yang sudah selamat supaya bisa masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Jadi, kita harus rela berkorban apa saja untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sesuai dengan jabatan pelayanan kita masing-masing.
    Hanya SATU YANG TIDAK BOLEH DIKORBANKAN, yaitu Firman pengajaran yang benar, sebab Firman ini merupakan Pribadi Yesus yang tidak boleh dikorbankan untuk kedua kalinya.

    Ulangan 29: 5
    29:5. Empat puluh tahun lamanya Aku memimpin kamu berjalan melalui padang gurun; pakaianmu tidak menjadi rusak di tubuhmu, dan kasutmu tidak menjadi rusak di kakimu.

    '40'= 40 tahun Yobel= 2000 tahun jaman gereja.
    Kalau ada kerelaan hati untuk berkorban, maka kasut tidak rusak. Artinya: kita tetap SETIA BERKOBAR-KOBAR melayani Tuhan sampai garis akhir (sampai meinggal dunia atau sampai Tuhan datang kembali).

  2. 'tongkat di tanganmu'= berpegang pada salib.
    'tongkat'= salib.
    Jangan membuang tongkat. Kalau tongkat dibuang, akan jadi ular.

    Salib harus menjadi pengalaman hidup kita.
    Jadi, makan perjamuan suci HARUS DENGAN PENGALAMAN SALIB.

    Pengalaman salib= sengsara daging tanpa dosa.

    2 Korintus 4: 16-17
    4:16. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
    4:17. Sebab
    penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

    Tuhan ijinkan kita mengalami pengalaman salib, supaya kita mengalami keubahan hidup/PEMBAHARUAN. Dari buli-buli tanah liat, kita diubahkan menjadi buli-buli emas seperti Yesus.
Jadi, lewat perjamuan suci, kita mengalami penyucian, bisa setia berkobar-kobar, sampai pembaharuan.
Pembaharuan yang dikaitkan dengan salib adalah tidak tawar hati (kuat dan teguh hati).

Dalam perjalanan Israel menuju Kanaan (perjalanan terakhir), Tuhan pesankan "kuat dan teguh hati".
Sekarang, dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna dibutuhkan kuat dan teguh hati.

Dari 12 pengintai yang dikirim Musa, 10 orang tawar hati, sekalipun mereka mengakui bahwa Firman Tuhan benar, tetapi suara dagingnya membuat mereka tawar hati.

Bilangan 13: 27-28
13:27. Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.
13:28.
Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.

ay. 28= suara daging.
Tawar hati= membesarkan masalah daripada Firman pengajaran yang benar. Dan umat Israel bersungut-sungut saat itu.

Bilangan 14: 34, 29
14:34. Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu:
14:29. Di padang gurun ini
bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku.

= akibat bersungut-sungut, Israel dihukum oleh Tuhan, bahkan sampai semuanya jadi bangkai. Hanya 2 orang yang masuk ke Kanaan.
Yusak dan Kaleb adalah contoh kehidupan yang kuat dan teguh hati. Dan mereka dipakai Tuhan untuk masuk ke Kanaan (kegerakan hujan akhir).

Ulangan 1: 26-31, 33
1:26. Tetapi kamu tidak mau berjalan ke sana, kamu menentang titah TUHAN, Allahmu.
1:27. Kamu menggerutu di dalam kemahmu serta berkata:
Karena TUHAN membenci kita, maka Ia membawa kita keluar dari tanah Mesir untuk menyerahkan kita ke dalam tangan orang Amori, supaya dimusnahkan.
1:28. Ke manakah pula kita maju?
Saudara-saudara kita telah membuat hati kita tawar dengan mengatakan: Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi dari pada kita, kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula kami melihat orang-orang Enak di sana.
1:29. Ketika itu
aku berkata kepadamu: Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka;
1:30. TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu,
Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu,
1:31. dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa TUHAN, Allahmu,
mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini.
1:33. yang berjalan di depanmu di perjalanan
untuk mencari tempat bagimu, di mana kamu dapat berkemah: dengan api pada waktu malam dan dengan awan pada waktu siang, untuk memperlihatkan kepadamu jalan yang harus kamu tempuh."

ay. 29= Musa sudah mengingatkan umat Israel supaya kuat dan teguh hati.
BIARLAH HARI-HARI INI, KITA KUAT DAN TEGUH HATI (taat pada Firman pengajaran yang benar= kita mengulurkan tangan kepada Tuhan). Dan Tuhan mengulurkan Tangan anugerahNya kepada kita. Hasilnya:
  • 'Dialah yang akan berperang untukmu'= Tangan kemurahan Tuhan diulurkan untuk mengalahkan musuh-musuh, sampai masalah yang mustahil.

  • 'untuk mencari tempat bagimu, di mana kamu dapat berkemah'= Tangan kemurahan Tuhan diulurkan untuk mencari tempat perhentian. Artinya: membuat kita damai sejahtera ditengah kegoncangan dunia, sehingga semua menjadi enak dan ringan, sekalipun kita berjalan di padang gurun.

    Mencari tempat perhentian juga berarti Tuhan menata masa depan kita yang indah dan bahagia.

  • 'mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya'= Tangan kemurahan Tuhan menggendong kita bagaikan bayi-bayi yang tidak berdaya untuk memelihara kita ditengah kesulitan dan kemustahilan dunia.

    Tangan kemurahan Tuhan juga membersihkan kotoran-kotoran bayi= menyucikan dan memandikan bayi= membaharui kita sampai tidak bercacat cela. Kita jadi sama mulia dengan Tuhan dan terangkat bersama dengan Dia (menjadi mempelai yang mulia).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 06 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top