Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Tema: Yohanes 10: 10
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

= "Aku datang supaya mereka hidup dalam segala kelimpahan."

Tadi malam, kita sudah pelajari Pribadi Yesus dalam wujud Firman pengajaran.

Dalam Yohanes 10, ada 3 kali penampilan Yesus untuk memberikan hidup dalam segala kelimpahan:
  1. Yohanes 10: 9 = Akulah pintu.
  2. Yohanes 10: 11 = Akulah Gembala yang baik.
  3. Yohanes 10: 36 = Akulah Anak Allah.
Pagi ini, kita pelajari yang pertama: AKULAH PINTU.
Yohanes 10: 9-10
10:9. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10:10. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka
mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Yesus adalah pintu masuk/jalan untuk mendapatkan hidup dalam kelimpahan.

Yohanes 14: 6
14:6. Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalandan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yesus adalah jalan satu-satunya untuk masuk kerajaan Surga.

Di gunung Sinai, Musa melihat kerajaan Surga dan menerima 2 hal:
  • Keluaran 25: 8-9
    25:8. Dan mereka harusmembuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.
    25:9. Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."


    Yang pertama: Musa menerima perintah untuk membangun kerajaan Surga di bumi, itulah tabernakel.

    Jadi, kerajaan Surga bukanlah sesuatu yang abstrak.
    Lewat tabernakel, kita bisa merasakan suasana Surga di bumi.

  • Keluaran 31: 18
    31:18. Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

    Yang kedua: Musa menerima 2 loh batu.
Kita mempelajari kerajaan Surga lewat Tabernakel.
Lewat pintu-pintu tabernakel, kita bisa mendapatkan hidup dalam kelimpahan.

Dalam Tabernakel, ada 3 macam pintu:
  1. pintu gerbang(https://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+gerbang.html).
    Keluaran 27: 16
    27:16. tetapi untuk pintu gerbang pelataranitu tirai dua puluh hasta dari kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal benangnya--tenunan yang berwarna-warna--dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu.

    Mazmur 118: 19-21
    118:19. Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
    118:20. Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
    118:21. Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.


    = pintu gerbang sama dengan pintu gerbang kebenaran/pintu gerbang keselamatan.

    'Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran'= pintu gerbang keselamatan, sebenarnya sudah tertutup sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa.

    Kejadian 3: 24
    3:24. Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

    Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, mereka diusir dari Firdaus dan pintu Surga/pintu kebenaran dijaga oleh kerub dengan pedang menyambar-nyambar (pedang penghukuman Tuhan).

    Yesus adalah satu-satunya Manusia yang tidak berdosa dan mati dikayu salib(bagaikan kena pedang yang menyambar-nyambar), untuk membuka jalan ke Firdaus(pintu kebenaran/pintu keselamatan).

    Karena itulah, Yesus berani mengatakan "Akulah Pintu", sebab Ialah yang membuka pintu/jalan ke Firdaus.

    Yohanes 19: 31-34
    19:31. Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
    19:32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera
    mengalir keluar darah dan air.

    Sebenarnya, Yesus sudah mati dengan 4 luka utama untuk menyelamatkan umat Israel(umat pilihan Tuhan) = untuk membuka pintu keselamatan bagi bangsa Israel.

    Matius 15: 24
    15:24. Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

    Bagaimaana dengan nasib bangsa kafir?
    Bangsa kafir mendapatkan kemurahan lewat luka Yesus yang kelima. Dan ini merupakan luka yang terbesar dan terdalam. Luka ini dibuat oleh bangsa kafir (prajurit Romawi). Dengan demikian, BANGSA KAFIR BISA MASUK KE DALAM PINTU GERBANG KESELAMATAN.

    Dari luka kelima, keluar darah dan air.
    Praktik bangsa kafir bisa masuk pintu gerbang keselamatan:
    • darah= mezbah korban bakaran (https://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+korban+bakaran.html) = percaya dan bertobat.
      Waktu Israel mau keluar dari Mesir, dirumah Israel tidak ada kematian, karena ada tanda darah, sehingga mereka bisa mengucap syukur (mengucap syukur adalah salah satu tanda hidup dalam kelimpahan).

    • air= bejana pembasuhan=(https://www.gptkk.org/tabernakel_bejana+pembasuhan+dari+tembaga.html) = baptisan air.
      Roma 6: 4
      6:2. Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
      6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Diaoleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Baptisan air yang benaradalah kita yang sudah mati terhadap dosa, harus dibaptis seperti Yesus dibaptis dan bangkit bersama Yesus dalam hidup yang baru.

      Hidup baru= hidup dalam kebenaran, tidak ada lagi dosa = hidup dalam iman/hidup dari iman. Inilah keturunan Abraham.

      Galatia 3: 7
      3:7. Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

      Jadi, kalau bangsa kafir bisa hidup dari iman, kita bisa menjadi anak-anak Abraham.

    Matius 3: 7-9
    3:7. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
    3:8. Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
    3:9. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu:
    Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

    'batu-batu'= bangsa kafir.

    Jadi, lewat bertobat dan baptisan air, dapat merubah batu(bangsa kafir) menjadi roti yang menyenangkan Tuhan(anak Abraham). Ini merupakan mujizat terbesar (mujizat keubahan hidup).

    Tetapi, rencana Allah ini mau diserobot oleh setan dengan perkara jasmani. Waktu Yesus lapar, setan meminta Yesus menjadikan roti dari batu-batu. Kalau waktu itu, Yesus demonstrasi kuasa, Yesus bisa makan, tapi bangsa kafir tidak bisa menjadi keturunan Abraham.

    Hati-hati! Banyak kali mujizat jasmani justru menghancurkan.
    Karena itu, JANGAN MEMENTINGKAN PERKARA JASMANI!

    Kalau menjadi keturunan Abraham, kita berhak menerima berkat Abraham dan kita ada dalam hidup berkelimpahan.

    Galatia 3: 13
    3:13. Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
    3:14. Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia
    berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Rohyang telah dijanjikan itu.

    'bangsa-bangsa lain'= bangsa kafir.
    Berkat Abraham= berkat jasmani sampai anak cucu DITAMBAH berkat rohani, yaitu kita layak menerima urapan Roh Kudus.
    Urapan Roh Kudusmerupakan kekuatan dalam pelayanan, sehingga pelayanan itu adan kesukaan Surga, tetapi tertib dan teratur.

    Pelayanan dengan urapan Roh Kudus inilah yang membedakan kita dengan dunia, sebab kalau orang dunia melakukannya dengan daging.

    Urapan Roh Kudus juga merupakan bukti bahwa kita tidak ada kutukan/hukuman Allah lagi.

    Roma 8: 1-2
    8:1. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
    8:2.
    Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamudalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

  2. pintu kemah(https://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html).
    Keluaran 26: 36
    26:36. Juga haruslah kaubuat tirai untuk pintu kemahitu dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya: tenunan yang berwarna-warna.

    Pintu kemah= kepenuhan Roh Kudus.

    Kalau kita terus hidup benar dan diurapi Roh Kudus, lama-kelamaan, kita akan dipenuhkan oleh Roh Kudus. Dan ini akan menghasilkan buah-buah Roh Kudus. Salah satunya adalah kesetiaan/ketekunan.

    Lukas 8: 15
    8:15. Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firmanitu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."

    = pemberitaan Firman Allah juga menghasilkan ketekunan.
    Jadi, pemberitaan Firman dalam urapan Roh Kudus mendorong kita untuk bisa tekun(masuk ruangan suci).

    Dalam ruangan suci, ada 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
    • pelita emas (https://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html)= ketekunan dalam Ibadah Raya= persekutuan dengan Allah Roh Kudus dan karunia-karuniaNya.
      Di jaman Israel, ini setara dengan pesta pentakosta (pesta hulu hasil).
      Hulu hasil= bagian yang berbaik.
      Jadi, dalam urapan Roh Kudus, kita bisa memberikan yang terbaik bagi Tuhan.

    • meja roti sajian (https://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html)= ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan perjamuan suci= setara dengan pesta paskah.
      Inti dari pesta paskah adalah membuang ragi.
      Jadi, dalam Ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, kita sedang membuang ragi (dosa-dosa), supaya kita tidak dibuang.

    • mezbah dupa emas (https://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html)= ketekunan dalam Ibadah Doa= setara dengan pesta pondok daun.
      Dalam pesta pondok daun, umat Israel disuruh membikin rumah dari daun-daunan dan tinggal disana, sekalipun mereka mempunyai rumah.
      Jadi, dalam Ibadah Doa, yang ditekankan adalah perobekan daging supaya kita menjadi manusia baru(manusia Surgawi).

    Jadi, lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, kita sedang mengalami 3 macam pesta.
    Keberhasilan pemberitaan Firman, diukur kalau bisa membawa jemaat untuk masuk dalam 3 macam ketekunan ibadah pokok.

    Orang yang tergembala, sama dengan pohon yang tertanam di bait Allah, bukan di tepi jalan.

    Mazmur 92: 13-16
    92:13. Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
    92:14.
    mereka yang ditanam di bait TUHANakan bertunas di pelataran Allah kita.
    92:15. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
    92:16. untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.


    Hasilnya:
    • ada buah korma= kemanisan= kebahagiaan Surgayang tidak bisa dipengaruhi oleh keadaan dunia.
    • ada pohon aras= pohon yang paling kuat= kuat dan teguh hati.
      Artinya:
      1. kuat menghadapi angin pencobaan, tidak kecewa/putus asa, tetapi tetap berharap pada Tuhan,
      2. kuat menghadapi angin pengajaran palsu dan tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar.

      Kalau kuat dan teguh hati, kita akan dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan terakhir.

      Pohon aras ini dipakai untuk pembangunan bait Allah Salomo dan bangsa kafir menjadi tukang tebang kayu.

      1 Raja-raja 5: 6
      5:6. Oleh sebab itu, perintahkanlah orang menebang bagiku pohon-pohon aras dari gunung Libanon, dan biarlah hamba-hambaku membantu hamba-hambamu, dan upah hamba-hambamu akan kubayar kepadamu seberapa juga kauminta, sebab engkau tahu, bahwa di antara kami tidak ada seorangpun yang pandai menebang pohon sama seperti orang Sidon."

      'orang Sidon'= bangsa kafir.
      Sebenarnya, bangsa kafir tidak layak untuk membangun bait Allah. Tetapi disini, bangsa kafir mendapat kesempatan untuk melayani sekalipun sederhana (hanya menebang pohon).

      Jadi, karunia jabatan apapun yang Tuhan berikan kepada kita, kita harus bertanggung jawab dan setia berkobar-kobar.

    • berbuah sampai masa tua= perlindungan dan pemeliharaan Tuhan sampai anak cucu.
      Buah sampai masa tua ini juga berarti buah kesempurnaan(buah mempelai wanita Tuhan= tubuh Kristus yang sempurna).
      Supaya bisa menuju kesempurnaan, harus ada persekutuan antar kandang.

      Yohanes 10: 16
      10:16. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

      Persekutuan antar penggembalaan akan menghasilkan satu kawanan dengan satu Gembala.
      Persekutuan tubuh Kristus ini seperti carang melekat pada SATU Pokok anggur yang benar(Firman pengajaran yang benar).
      Jadi, dasar persekutuan tubuh Kristus yang benar adalah SATUFirman pengajaran yang benar.

      Kalau persekutuan kita didasarkan pada Firman pengajaran yang benar, akan mengarah pada pembangunan tubuh Kristus.
      Kalau tidak, akan mencerai-beraikan persekutuan, sehingga kehidupan itu menjadi kering.

      Kalau sudah berbuah, tidak sulit bagi kita untuk bersekutu.

      Kalau kita tergembala dengan baner, tugas kita adalah bersaksikepada yang lain, sebab TUHAN TIDAK PERNAH MENIPU KITAdan masih banyak anak Tuhan yang berada di pinggir jalan.

  3. pintu tirai/tabir(https://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+tirai.html).
    Keluaran 26: 31-33
    26:31. Haruslah kaubuat tabirdari kain ungu tua, dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya; haruslah dibuat dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun.
    26:32. Haruslah engkau menggantungkannya pada empat tiang dari kayu penaga, yang disalut dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, berdasarkan empat alas perak.
    26:33. Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana, ke belakang tabir itu, sehingga tabir itu menjadi
    pemisah bagimu antara tempat kudus dan tempat maha kudus.

    Dibalik pintu tirai, ada ruangan maha suci.
    Pintu tirai= perobekan daging sepenuhnya.
    Contohnya adalah Yesus.

    Filipi 2: 8
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Dulu, pintu Firdaus tertutup karena Adam dan Hawa tidak taat. Disini, Yesus harus taat sampai mati dikayu salib untuk membuka pintu Firdaus.
    Bagi kita sekarang, kita harus taat sampai daging tidak bersuara.

    Pada jaman Nuh, ada roh-roh tidak taat, bahkan mengolok/mengejek. Cuma 8 orang (Nuh sekeluarga) yang taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.
    Keberhasilan pelayanan kita adalah kalau kita TAAT DENGAR-DENGARAN SAMPAI DAGING TIDAK BERSUARA.

    Kejadian 6: 5, 8
    6:5. Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
    6:8. Tetapi
    Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

    Kalau kita taat dengar-dengaran seperti Nuh, kita hidup dalam Tangan anugerah Tuhan yang sudah teruji di kayu salib.

    Hasilnya:
    • Tangan anugerah Tuhan menyelamatkan Nuh sekeluarga dari air bah= keselamatan mempelai.
      'air bah'= dosa sampai puncaknya dosa dan pencobaan yang tidak bisa ditanggulangi oleh apapun juga sampai antikris berkuasa didunia.
      Air bah juga menunjuk pada penghukuman.
      Kalau kita bebas dari air bah, kita hidup berkelimpahan.

    • Kisah Rasul 7: 9-10
      7:9. Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia,
      7:10. dan melepaskannya dari segala penindasan serta
      menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya.

      Yusuf= gambaran gereja mempelai.
      Hasil kedua: Tangan kasih anugerah Tuhan memberikan keberhasilan mempelai, sekalipun kita seperti hidup dalam penjara.
      Hidup dalam penjara= terbatas, tidak dipandang, dan dikucilkan.

    • Wahyu 22: 20-21
      22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
      22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.
      22:21.
      Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

      Hasil ketiga: Tangan kasih karunia Tuhan memberikan kesempurnaan mempelai.
      Kasih karunia Tuhan mengangkat kita dari kejatuhan dan mengubahkan kita sedikit demi sedikit sampai sempurna seperti Dia. Kita terangkat bersama dengan Dia. Tutup dengan peti perjanjian menjadi satu.
Walaupun kita serba terbatas, tapi kalau kita masuk ke dalam 3 pintu ini, kasih karunia Tuhan akan bekerja untuk kita.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 November 2011 (Sabtu Sore)
    ... dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Jika Lukas - dan Yohanes - digabungkan Yohanes Pembaptis memiliki kesaksian bagaikan pelita yang menyala yaitu Lukas Mendapatkan nama dari Tuhan. Lukas Membawa kesukaan sukacita dari Sorga. Lukas a Besar di hadapan Tuhan Yohanes Pembaptis menjadi manusia yang ...
  • Ibadah Raya Malang, 15 Desember 2019 (Minggu Pagi)
    ... tentang segala sesuatu yang belum terjadi tetapi pasti akan terjadi yaitu terutama tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja Mempelai Pria Sorga. Sementara di bumi juga terjadi penghukuman Tuhan atas dunia yaitu tiga kali tujuh hukuman kiamat sampai neraka selamanya. Suara singa mengaum suara tujuh guruh ...
  • Ibadah Doa Malang, 10 Maret 2009 (Selasa Sore)
    ... yang bercahaya. Ada macam proses supaya bisa tampil seperti Pelita Emas yang bercahaya Wahyu mendengar dan melihat sangkakala yang dahsyat bunyinya atau firman penggembalaan. Jika kita mendengar sampai dengar-dengaran praktek firman penggembalaan maka kita akan mengalami keubahan hidup penyucian sampai sempurna sampai melihat wujud Pelita Emas gereja yang sempurna. Korintus - ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Oktober 2015 (Kamis Sore)
    ... membunuhnya Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. Janganlah kamu heran saudara-saudara apabila dunia membenci kamu. Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi ia tetap di dalam maut. Pada mulanya adalah firman Logos Yohanes . ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 18 November 2015 (Rabu Sore)
    ... yang mengalami penyucian terakhir sehingga bisa duduk bersanding bersama TUHAN di atas takhta-Nya. Bagaimana supaya kita bisa duduk bersanding bersama TUHAN di atas takhta-Nya Kita HARUS mengalami kemenangan bersama Yesus. Menang terhadap apa Menang dari kerohanian yang suam-suam--kekeringan rohani. Menang dari maut. Malam ini kita belajar bagaimana syarat untuk menang bersama Yesus ...
  • Ibadah Persekutuan di Poso III, 25 Mei 2011 (Rabu Sore)
    ... kehidupan yang sudah selamat tetapi tidak berguna bagi sesama malah menjadi beban dan tidak bisa memuliakan Tuhan memalukan dan memilukan Tuhan . tidak bisa lari mencapai pegunungan tidak bisa sempurna mencapai Yerusalem baru. Artinya ketinggalan saat Yesus datang kedua kali dan binasa di dalam api neraka. hal yang harus diperhatikan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Februari 2015 (Kamis Sore)
    ... iman yang teguh tidak menyangkal iman saat menghadapi kesulitan penderitaan aniaya sampai pembunuhan. Tetapi Tuhan mencela sidang jemaat Pergamus sebab ada yang gugur dari iman saat menghadapi ajaran palsu sesat. Mengapa bisa demikian Sebab tidak memiliki ketegasan hati untuk berpegang pada satu pengajaran yang benar dan untuk menolak ajaran lain. ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 22 Oktober 2017 (Minggu Siang)
    ... mati karena air itu sebab sudah menjadi pahit. Apsintus pahit kepahitan hati. Penyebab pertama bintang gugur kepahitan hati. Kepahitan hati dimulai dari rasa tidak suka kemudian iri benci dendam dan lain-lain. Jangan dipelihara kalau ada rasa tidak suka di dalam nikah dan penggembalaan Kalau sudah ada kepahitan hati lama-lama bintang pasti gugur. Ini ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Maret 2011 (Senin Sore)
    ... banyak sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. . Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. 'dikumpulkan' persekutuan tubuh Kristus yang tidak benar persekutuan ranting dengan ranting yang terlepas dari Pokok ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 16 Maret 2016 (Rabu Sore)
    ... hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain dan darah Yesus Anak-Nya itu menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita mengaku dosa kita maka Ia adalah setia dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.