English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan-kegoncangan...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Mei 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Raya Malang, 05 Juni 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2
4:2 Segera aku dikuasai oleh...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 Februari 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 6-9 => perumpamaan tentang pohon ara...

Ibadah Raya Malang, 07 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Wahyu 21: 5
Sebenarnya dalam Kitab Kejadian Tuhan sudah menempatkan langit dan bumi yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Mei 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 .... Dan ketahuilah, Aku menyertai...

Ibadah Persekutuan Ciawi II, 20 April 2012 (Jumat Pagi)
Tema:
"Aku menjadikan segala sesuatu baru" (Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 23 November 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:1-7 tentang penyucian terakhir bagi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Oktober 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 25 Mei 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 4:1-13 adalah tentang pencobaan di padang...

Ibadah Paskah Surabaya, 12 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
ay. 29=...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Desember 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2011 (Minggu Pagi)

IBADAH PENYERAHAN ANAK
Yesaya 49:14-16
49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

Sekalipun ada ibu yang melupakan bayinya, Tuhan tidak akan melupakan kita.

Di akhir zaman kita menghadapi krisis di segala bidang. Puncaknya adalah krisis kasih (krisis terbesar), digambarkan dengan seorang ibu melupakan bayi yang dikandungnya.
Dalam krisis kasih akan terjadi kejahatan, kesadisan, kenajisan, dan berakhir dengan Babel yang akan dibinasakan oleh Tuhan selamanya.

Dalam menghadapi krisis yang dahsyat di dunia ini, Tuhan menunjukkan bayi = kita harus mengalami kelahiran baru untuk bisa tampil seperti bayi-bayi rohani.

Tanda bayi rohani:
I Petrus 2:1-2
2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

  1. Membuang dosa/bertobat dari kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian, fitnah.
  2. Tergembala dengan baik, bisa menikmati Firman Penggembalaan sehingga mengalami pertumbuhan rohani sampai kesempurnaan.

    Mulut bayi rohani hanya untuk bersaksi, memuji dan memuliakan Tuhan.

    Kalau mulut masih banyak menyalahkan (membicarakan kesalahan, menjelek-jelekkan) orang lain, itu tanda kehidupan yang tidak tergembala.
    Contoh: Yudas, dalam persekutuannya dengan imam-imam kepala bangsa Yahudi, pasti menjelek-jelekkan Yesus.
Kalau kita bertobat dan tergembala dengan baik (bisa menikmati Firman Penggembalaan, mulut baik), maka posisi kita adalah dalam gendongan tangan Tuhan.
Hasilnya:
  1. Tangan kasih Tuhan memelihara dan melindungi.
    Ada banyak tugas orang tua terhadap anak di dunia ini (menyekolahkan, menyediakan deposito, dsb.), namun semuanya itu tidak akan pernah cukup untuk menghadapi akhir zaman, sampai masa antikris.

    Tugas yang terutama adalah membawa anak untuk bertobat dan tergembala dengan baik (menikmati Firman Penggembalaan, mulut baik). Itu yang menjamin anak kita berada dalam gendongan tangan Tuhan, ia dipelihara dan dilindungi Tuhan.
    Lebih baik sekarang bersusah-susah membawa anak ke gereja.

  2. Tangan kasih Tuhan yang menanggung segala beban berat hidup kita, menyelesaikan segala masalah kita.

  3. Tangan kasih Tuhan memandikan/menyucikan sampai sempurna, tidak bercacat cela.

  4. Tangan kasih Tuhan membawa kita masuk melintasi tembok kota Yerusalem Baru (Kerajaan Surga yang kekal).


IBADAH RAYA
Tahun ini adalah tahun kegerakan, biarlah di antara kita jangan ada yang terpisah.
Saling mendukung dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna!

Matius 26:7-12
26:7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.
26:8 Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?
26:9 Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin."
26:10 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
26:11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

Kehidupan manusia (bejana tanah liat) yang diisi, diurapi, dipenuhi Roh Kudus = perempuan yang mencurahkan minyak ke atas kepala/tubuh Yesus untuk penguburan.
  • Mencurahkan = pelayanan.
  • Kepala/tubuh Yesus = tubuh Kristus.
  • Penguburan = waktu yang terakhir di dunia ini.
Jadi, kehidupan yang diisi, diurapi, dipenuhi Roh Kudus adalah kehidupan yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang terakhir (tubuh Kristus yang sempurna).

Prakteknya: PERSEKUTUAN.
Persekutuan tubuh Kristus mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan (kebaktian kunjungan), sampai tubuh Kristus internasional.

Semua pelayanan/kegerakan pembangunan tubuh Kristus harus sesuai gerakan Firman Pengajaran benar. Jangan kita menolak gerakan dari Tuhan!

Saat-sat kita digerakkan Firman (untuk berdoa, berkorban dana, ikut serta secara langsung) namun kita menolak, suatu waktu kita tidak bisa lagi melayani pembangunan tubuh Kristus.

Istilah "tidak bisa" adalah mengerikan;
  • Secara rohani: seperti Yudas sudah diganti Matias dan tidak bisa kembali melayani Tuhan lagi.
  • Secara jasmani: fisik/tubuh kita sudah tidak bisa lagi melayani Tuhan.

Keluaran 35:4-5
35:4 Berkatalah Musa kepada segenap jemaah Israel: "Inilah firman yang diperintahkan TUHAN, bunyinya:
35:5 Ambillah bagi TUHAN persembahan khusus dari barang kepunyaanmu; setiap orang yang terdorong hatinya harus membawanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN: emas, perak, tembaga,

Dalam Perjanjian Lama, pembangunan Tabernakel dimulai dengan persembahan barang kepunyaan sendiri.

Dalam Perjanjian Baru, pembangunan tubuh Kristus harus disertai dengan pengorbanan-pengorbanan seperti perempuan yang membawa minyak narwastu murni yang mahal harganya.

Semua harus dikorbankan untuk pembangunan tubuh Kristus, kecuali satu: Firman Pengajaran benar jangan dikorbankan!
Untuk menikah, tergembala, persekutuan antar penggembalaan (fellowship), jangan mengorbankan Firman Pengajaran benar!

Firman Pengajaran benar = pribadi Yesus.
Yesus sudah cukup 1x dikorbankan di kayu salib, jangan dikorbankan sekali lagi!

Lebih baik tidak menikah daripada mengorbankan Firman Pengajaran benar!

Apa yang harus dikorbankan?
  1. Barang kepunyaan sendiri, artinya:
    • Tuhan tidak rela kita tidak memiliki apa-apa. Kalau kita mengikut Tuhan, kita pasti punya sesuatu.

    • Tuhan selalu memberkati kita.
      Namun, jangan kita terikat pada berkat-berkat jasmani!
      Berkat jasmani: uang, waktu, dsb.

      Bahaya! Seringkali kita bisa berkorban apa saja untuk perkara jasmani, namun untuk Tuhan kita perhitungan sekali.
      Yudas terlalu perhitungan dengan Tuhan, akibatnya ia sendiri tidak terhitung = masuk Babel yang akan dibinasakan selamanya.

    • Supaya persembahan kita ditandai dengan tanda darah (sengsara), seiras/meneladan pada korban Kristus dengan tanda darah.

      Jangan berkata: nanti kalau saya sudah pensiun, sudah banyak waktu, dll. saya mau melayani.
      Perbedaan persembahan Habel dari Kain adalah persembahan Habel memiliki tanda darah sedangkan persembahan Kain tanpa tanda darah.

      Kalau mempersembahkan barang milik orang lain (bukan barang milik sendiri), itu tidak ada tanda darah.
      Contoh: Memberi kepada sesama, tetapi kemudian ditagihkan ke kas gereja. Hati-hati!

    Persembahan barang kepunyaan sendiri dimulai dari perpuluhan dan persembahan khusus.

    Maleakhi 3:8
    3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Perpuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati Tuhan dan kita hidup semata-mata dari Tuhan.
    Tidak perpuluhan berarti kita tidak mengakui hidup dari Tuhan, tetapi dari dunia: ijazah, toko, dsb., dan semua itu hanya menuju kehancuran dan kebinasaan.
    Dasar perpuluhan adalah kebenaran (sepersepuluh).

    Persembahan khusus adalah ucapan syukur bahwa kita sudah diberkati Tuhan.
    Dasar persembahan khusus adalah kerelaan hati.

    Lewat perpuluhan dan persembahan khusus ini, kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

  2. Keahlian/ talenta.
    Keluaran 35:10

    35:10 Segala orang yang ahli di antara kamu haruslah datang untuk membuat segala yang diperintahkan TUHAN,

    Kalau keahlian tidak dipersembahkan kepada Tuhan, pasti akan dipakai Babel dan hanya untuk dibinasakan selamanya.

  3. Tenaga dan waktu.
    Keluaran 35:25
    35:25 Setiap perempuan yang ahli, memintal dengan tangannya sendiri dan membawa yang dipintalnya itu, yakni kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus.

  4. Sampai, mempersembahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan, seperti perempuan yang mempersembahkan minyak seharga 300 dinar.
    Upah 1 hari bekerja = 1 dinar. Minyak seharga 300 dinar = upah bekerja setahun = seluruh hidup.

    Tahun 2011 adalah tahun kegerakan. Kalau kita turut serta dalam kegerakan, akan diakhiri dengan tahun mujizat.
    Jangan terpisah!
    Biarlah kita saling mendukung dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus, dan kita akan mulai merasakan mujizat demi mujizat, sampai mujizat terakhir: kita menjadi mempelai wanita yang sama sempurna seperti Tuhan.

    Roma 12:1-2
    12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Syarat persembahan tubuh/seluruh hidup:
    • Tubuh yang hidup = tubuh yang dikuasai Roh Kudus, lewat ketekunan dalam Ibadah Raya (Pelita Emas).
      Pelita tetap menyala = kita setia dan berkobar-kobar selalu dalam ibadah pelayanan.
      Kalau pelita sudah menyala, pasti dua alat lain di Ruangan Suci juga terlihat.

    • Tubuh yang suci = tubuh yang dikuasai Firman Pengajaran benar, lewat ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci (Meja Roti Sajian).
      Sehebat apapun kita, tidak akan bisa suci tanpa Firman.

    • Tubuh yang berkenan kepada Allah = tubuh yang dikuasai kasih Allah, lewat ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan (Mezbah Dupa Emas).


    Jadi, persembahan kita kepada Tuhan adalah persembahan kehidupan yang tergembala, suatu persembahan yang berkenan kepada Tuhan.

    Dalam penggembalaan, kita benar-benar tahu segala cacat cela kita.

    Roma 12:2
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Dalam penggembalaan, kita memang mengalami pembendungan/perobekan daging (percikan darah), yakni sengsara tanpa dosa supaya kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani (daging dibakar menjadi asap berbau harum di hadapan Tuhan).

    Kalau daging dibendung, kita mengalami kebebasan yang sesungguhnya.

    Tanda manusia rohani:
    • Kita bisa membedakan mana kehendak Allah (Firman Pengajaran benar) dan mana yang bukan.
      Kita tidak akan ragu-ragu lagi.

    • Taat dengar-dengaran.
      Contoh: Abraham taat saat diperintahkan Tuhan untuk mempersembahkan Ishak.

    Ingat!
    Segala pengorbanan kita sampai menjadi asap yang berbau harum, tidak pernah dilupakan Tuhan.

    Matius 26:13
    26:13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

    Tuhan selalu mengingat kita. Tuhan tidak pernah menipu kita.

    Segala yang kita korbankan untuk pembangunan tubuh Kristus, sampai persembahan hidup yang berbau harum di hadapan Tuhan, semuanya tidak akan pernah hilang.
    Korban kita, kehidupan kita, senantiasa diingat Tuhan.

    Jangan perhitungan dengan Tuhan!

    Hasilnya:
    1. Yesaya 49:14-16
      49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
      49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
      49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

      Tuhan mengingat kita sebagai bayi-bayi yang tidak berdaya.
      • Tangan belas kasih Tuhan mampu memelihara kita sampai di zaman antikris.
        Yang memiliki ijazah tinggi dan kekayaan banyak, jangan sombong dan bergantung pada semua itu!
        Yang tidak memiliki apa-apa, jangan pesimis!
        Penentunya adalah apakah kita menjadi bayi yang hidup di tangan Tuhan atau tidak.

      • Tangan belas kasih Tuhan menghapus segala air mata kita.
      • Tangan belas kasih Tuhan membawa kita pada masa depan yang indah sampai masuk dan melintasi tembok kota Yerusalem Baru (tempat penggembalaan terakhir).

    2. Mazmur 144:3-4
      144:3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?
      144:4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

      Tuhan mengingat dan memperhatikan kita seperti dulu Tuhan mengingat dan memperhatikan Daud dan keturunannya.
      Tuhan mengingat dan memperhatikan kita seperti angin, dalam bayang-bayang maut, kehidupan yang hina dan tak berharga.

      Sejauh mana perhatian Tuhan?

      I Tawarikh 28:20
      28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

      Sekalipun kita hanya angin dan dalam bayang-bayang maut, kehidupan yang tidak berharga dan tidak berdaya menghadapi incaran maut, kita harus tetap KUAT dan TEGUH HATI.

      Prakteknya:
      • Berpegang teguh pada 1 (satu) Firman Pengajaran benar.
      • Tidak berbuat dosa.
      • Percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan, taat dengar-dengaran.

      Tuhan memperhatikan kita sampai segala pekerjaan untuk pembangunan rumah Allah selesai, artinya:
      • Tuhan menyelesaikan semua masalah dan pencobaan yang kita alami.
        Biarlah kita kuat hati sampai benar-benar melihat bahwa Tuhan mampu menyelesaikan semuanya.

      • Tuhan menyelesaikan pembangunan tubuh Kristus = kita menjadi sempurna sama seperti Dia, sebagai mempelai wanitaNya.

        Daud pernah jatuh dalam dosa dengan Batsyeba. Sebenarnya, Daud harus kehilangan kerajaan dan juga nyawanya. Siapa berzinah harus dihukum mati.
        Namun, karena Daud berada dalam penggembalaan - masih ada pembelaan dari Gembala Agung.

        Pohon ara di tepi jalan yang tidak berbuah - langsung ditebang.
        Namun, pohon ara di kebun anggur (tergembala), sekalipun belum berbuah - masih ada pembelaan dari Gembala.

        Tangan Gembala Agung mampu membasuh kita, tetapi jangan mengulangi dosa lagi!
        Daud diampuni dan tidak berbuat dosa lagi.

        Kalau mengulangi dosa (mempertahankan dosa), suatu waktu tidak bisa dibasuh lagi dan sungguh-sungguh binasa.

    3. Lukas 23:41-43
      23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
      23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
      23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

      Tuhan mengingat dan memperhatikan kita pada saat kedatanganNya kedua kali, Tuhan membawa kita masuk Yerusalem Baru yang kekal.

      Pagi ini, mungkin kita berada dalam suasana yang sama seperti penjahat yang disalib di sebelah Yesus: dalam kegagalan, kenajisan-kejahatan, kehancuran, kebinasaan.

      Tuhan masih sanggup menolong kita asal kita mengaku.
      Kalau dalam kesalahan kita diperingatkan dan dihukum, itu berarti kita sedang diangkat oleh Tuhan.

      Penjahat yang sudah tinggal sesaat binasa masih bisa ditolong Tuhan, apalagi kita yang adalah imam-imam dan pelayan-pelayan Tuhan.

      Kalau sampai imam-imam dan pelayan-pelayan Tuhan hidupnya sengsara dan binasa, salahnya sendiri!

      Selama kita masih mau mengaku kesalahan dan tidak mempertahankan dosa, Tuhan masih bisa menolong kita.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top