English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 19 November 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

2 Timotius 1:5
1:5 Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Desember 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 19 Oktober 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 dalam susunan Tabernakel menunjuk...

Ibadah Raya Surabaya, 05 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu...

Ibadah Raya Malang, 26 Maret 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Mazmur 92:13-16
92:13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11
Dari perikop ini, kita bisa mempelajari...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Agustus 2013 (Rabu Sore)
Matius 28: 20b
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

INI TENTANG PENYERTAAN TUHAN.

Penyertaan Tuhan sampai kepada akhir zaman...

Ibadah Doa Malang, 13 Oktober 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35 menunjuk pada NUBUAT TENTANG POHON ARA (bangsa Israel).

Pohon ara...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 20 Juni 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:10-17 tentang Yesus memberi makan lima...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Pembukaan Lempinel Angkatan XXXIII, 03 Februari 2011 (Kamis Sore)
Matius 26 dalam Tabernakel menunjuk pada buli-buli emas berisi manna.

Ibadah Doa Malang, 11 Desember 2012 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 November 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Tanjung Morawa

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2014 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Kunjungan di Palangkaraya.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

...

Ibadah Doa Surabaya, 04 April 2012 (Rabu Doa)
Disertai dengan puasa
Ada 3 bentuk doa penyembahan yang diteladankan oleh Tuhan Yesus sendiri yaitu:
Doa penyembahan satu jam.
Doa semalam suntuk.
Doa puasa, seperti yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 10 Februari 2019 (Minggu Siang)

Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 9: 1
9:1. Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

Ayat 1-12 merupakan peniupan SANGKAKALA KELIMA; penghukuman yang kelima dari Anak Allah atas bumi dan isinya yang menolak bunyi sangkakala sekarang ini; menolak penyucian; tetap mempertahankan dosa sampai puncaknya dosa--enjoy dalam dosa sampai puncaknya dosa.
Bunyi sangkakala sekarang adalah firman penggembalaan--firman pengajaran yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang diulang-ulang untuk menyucikan kita terus menerus sampai sempurna seperti Yesus.

Tanda sangkakala kelima: sebuah bintang jatuh dari langit ke atas bumi (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Februari 2019). Ini adalah Lucifer yang jatuh menjadi setan.

Sebenarnya, Lucifer adalah penghulu malaikat di sorga; pemimpin musik dan pujian, tetapi bisa jatuh ke bumi dan menjadi setan.
Yesaya 14: 12-15
14:12. "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
14:13. Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu:
Aku hendak naik ke langit(1), aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah(2), dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan(3), jauh di sebelah utara.
14:14.
Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan(4), hendak menyamai Yang Mahatinggi!(5)
14:15. Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

(terjemahan inggris)
14:12. "How you are fallen from heaven, O
Lucifer, son of the morning! How you are cut down to the ground, You who weakened the nations!

Mengapa Lucifer bisa jatuh dan menjadi setan?

  1. Karena kesombongan--lima kali disebutkan 'aku hendak....', sampai hendak menyamai Tuhan.
    Ini sama dengan melawan lima luka Yesus di kayu salib--MENOLAK SALIB--; melawan kerendahan hati dan ketaatan Yesus.
    Filipi 2: 8
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Lima luka Yesus menunjuk bahwa Yesus adalah pribadi yang paling rendah hati. Setan melawan lima luka Yesus, berarti ia paling sombong.


  2. Yang kedua: Lucifer menjadi setan karena tidak taat dengar-dengaran pada Tuhan/firman pengajaran yang benar--kalau sombong pasti tidak taat.

Wahyu 9: 2
9:2. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
9:3. Dan dari asap itu
berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
9:4. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan
hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

Setan sombong--menolak salib--dan tidak taat, sehingga ia bersama dengan roh jahat dan najis akan menyiksa manusia di bumi selama lima bulan. Inilah penghukuman sangkakala yang kelima akibat dari menolak salib--sombong dan tidak taat--, benar-benar penderitaan. Kita harus hati-hati dalam pelayanan.

Amos 8: 3
8:3. Nyanyian-nyanyian di tempat suci akan menjadi ratapan pada hari itu," demikianlah firman Tuhan ALLAH. "Ada banyak bangkai: ke mana-mana orang melemparkannya dengan diam-diam."

Nyanyian dan musik berkaitan dengan Lucifer, begitu meriah, tetapi satu waktu akan jadi ratapan--pelayanan jadi ratapan--, tangisan, sampai kebinasaan. Kapan itu terjadi? Kalau melayani Tuhan dengan roh kesombongan--ingin menonjol--dan ketidaktaatan.
Sekalipun kita melayani tetapi kalau ada roh kesombongan dan ketidaktaatan, semua akan menjadi sia-sia termasuk pelayanan. Tuhan tolong kita semuanya.

Kesombongan sebenarnya merupakan sifat dari setan--Lucifer. Tetapi--ini yang harus dijaga--sekarang kesombongan menguasai gereja Tuhan--hamba/pelayan Tuhan--baik gereja hujan awal sampai gereja hujan akhir.

Contoh:

  1. Gereja hujan awal: Petrus.
    Yohanes 13: 36-38
    13:36. Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku."
    13:37. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
    13:38. Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

    Tadi, setan sombong, bentuknya menolak salib sehingga melawan Tuhan--tidak taat. Akibatnya: jatuh ke bumi.
    Tetapi Petrus lain, sebelum Yesus berkorban nyawa di kayu salib untuk dia, ia mau berkorban nyawa lebih dulu untuk Yesus--mendahului kurban Kristus--posisinya dibalik.

    Ini sama dengan MENGESAMPINGKAN SALIB/KURBAN KRISTUS; meremehkan salib--gereja hujan awal sombong, sehingga mengesampingkan kurban Kristus; berkata: Untuk apa kita sengsara? Kita yang enak-enak saja. Nasi masih enak untuk apa puasa? Kasur masih enak, ada doa semalam suntuk, apa-apaan itu?

    Akibatnya: menyangkal Tuhan tiga kali.
    2 Yohanes 1: 7
    1:7. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

    'tidak mengaku'= menyangkal Yesus sebagai manusia.
    Artinya: tidak mengalami keubahan hidup; tetap manusia darah daging--Allah adalah roh yang lahir menjadi manusia di dalam pribadi Yesus, ini merupakan suatu kelahiran/keubahan dari roh menjadi manusia supaya manusia dilahirkan baru menjadi sama dengan Dia; ini yang disangkal oleh Petrus.

    Praktik tidak mengalami keubahan hidup:


    • Mulutnya berdusta.
      Efesus 4: 24-25
      4:24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
      4:25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

      Selama masih ada dusta dalam bidang apapun, berarti kita tidak ada keubahan hidup sama sekali--manusia baru dimulai dari tidak ada dusta.
      Petrus menyangkal Yesus lewat perkataan, sama dengan berdusta.


    • Menyangkal Tuhan lewat perbuatan yaitu:
      Titus 1: 16
      1:16. Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.


      1. Melakukan perbuatan keji.
        Salah satu perbuatan keji adalah tidak mau tergembala, padahal Yesus lahir sebagai Gembala.
        Kejadian 46: 34
        46:34. maka jawablah: Hamba-hambamu ini pemelihara ternak, sejak dari kecil sampai sekarang, baik kami maupun nenek moyang kami--dengan maksud supaya kamu boleh diam di tanah Gosyen." --Sebab segala gembala kambing domba adalah suatu kekejian bagi orang Mesir.

        Mulai dari gembala tidak mau tergembala, apalagi domba-dombanya.
        Matius 2: 6
        2:6. Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

        Sistem penggembalaan, penting. Kalau tidak mau tergembala, itulah kesombongan; tidak mengalami pembaharuan hidup; meremehkan salib, tidak mau sengsara. Yesus sebagai Gembala yang baik sampai menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba, tetapi kita tidak mau digembalakan, berarti keji. Gembala yang tidak mau menggembalakan juga keji.


      2. Durhaka--tidak setia sampai meninggalkan ibadah pelayanan kepada Tuhan; biasa tidak beribadah sampai sengaja tidak mau beribadah.
        Ingat! Kalau digerakkan Tuhan tetapi tetap tidak mau, satu waktu tidak bisa lagi beribadah melayani Tuhan, dan itu artinya tidak bisa masuk sorga, karena di sorga tugas kita hanya beribadah.

        Ibrani 10: 25-27
        10:25. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
        10:26. Sebab jika kita
        sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
        10:27. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang
        durhaka.

        Banyak orang mengatakan: Jangan tergembala, tidak enak, tidak boleh ini, tidak boleh itu. Yang tidak boleh adalah daging yang liar, kalau yang baik, boleh. Penggembalaan jangan disalahartikan! Yang dibendung adalah daging yang liar, yang mengarah pada dosa yang membinasakan.


      3. Tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik, tetapi hanya melakukan perbuatan jahat sampai membalas kebaikan dengan kejahatan--sama dengan setan.


      Inilah praktik kehidupan yang menyangkal Yesus sebagai manusia yang mati disalib--mengesampingkan salib.
      Akibatnya: hidupnya tidak berubah--menyangkal dengan perkataan dan perbuatan--sehingga menuju pada kebinasaan; sama seperti setan--'barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga'.

      Kita harus hati-hati! Kesombongan seharusnya merupakan rohnya Lucifer sehingga ia menolak salib--dia benar-benar melawan Tuhan (tidak taat).
      Akibatnya: jatuh, hancur, dan binasa selamanya.

      Tetapi hati-hati karena sekarang ini kesombongan juga masuk dalam gereja Tuhan. Petrus sombong, yaitu mengesampingkan salib.
      Akibatnya: ia menyangkal Yesus sebagai manusia, hidupnya tidak bisa berubah--tetap manusia darah daging yang berdosa.
      Praktiknya: mulutnya tetap berdusta, dan perbuatannya menyangkal Tuhan, sampai membalas kebaikan dengan kejahatan--sudah tidak ada harapan lagi (sama seperti setan), dan akan dibinasakan selamanya.

      Hati-hati! Selama ada dusta, berarti tetap manusia darah daging yang berdosa dan binasa, sekalipun ia hamba Tuhan.


  2. Gereja hujan akhir: tujuh sidang jemaat bangsa kafir yang diwakili oleh jemaat Laodikia.
    Wahyu 3: 14-17
    3:14. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
    3:15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
    3:16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
    3:17. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

    Malaikat sidang jemaat= gembala.
    'Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa'= kesombongan gereja hujan akhir, sehingga MENJADI SETERU SALIB KRISTUS.
    Artinya:


    • Mengandalkan perkara jasmani dan tentu mengabaikan perkara rohani (pemberitaan firman dan tahbisan); menggembar-gemborkan perkara jasmani.
      Bukan tidak boleh diberkati, tetapi bukan itu tujuan kita ikut Tuhan.
      Kalau tujuan ikut Tuhan supaya kaya, terlalu kecil, orang di luar Tuhan sudah jauh kaya raya.

      Mari, kita ikut Tuhan untuk bisa bertemu Dia; selamat sampai sempurna. Itu yang harus kita utamakan, bukan perkara jasmani. Kalau selamat dan sempurna bisa kita utamakan, yang lain-lain akan Tuhan tambahkan bagi kita.
      Jangan fokus pada yang jasmani!

      Filipi 3: 18-19
      3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
      3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka,
      pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

      Mengutamakan perkara jasmani, contohnya: untuk firman dilarang lama-lama, siapa saja yang menyampaikan firman, terserah, yang penting dia orang terkenal. Biar dia kawin cerai, mabuk, terserah, main musik siapa saja terserah--yang rohani diabaikan, yang penting bisa menarik orang datang, supaya banyak uang.

      Setan menolak salib--tidak taat; kalau melayani tanpa ketaatan nyanyian akan menjadi ratapan--, Petrus mengesampingkan salib Kristus sehingga ia menyangkal Tuhan sebagai manusia--perkataan dan perbuatannya tidak berubah--, dan gereja hujan akhir--bangsa kafir--hanya menggembar-gemborkan perkara jasmani sehingga menjadi seteru salib.

      "Datang tiga macam ibadah malah dimarahi. Beberapa orang kaum muda dipanggil bosnya. Kalau bosnya dari agama lain, masih disuruh mengatur waktu, tetapi kalau bosnya aktivis gereja justru marah: Bagaimana kamu kaya kalau ke gereja terus? Hati-hati, itu sudah menjadi seteru salib Kristus."


    • Tidak mau memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan.
      Yehezkiel 16: 49

      16:49. Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin.

      Sombong, sementara dia ada waktu, uang dan sebagainya, tetapi tidak mau memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan.
      Hati-hati di rumah tangga, jangan sampai tidak ingat pada orang tua.

      "Kemarin di ibadah kaum muda: jangan sampai setelah meninggal baru dibelikan apel sepuluh kilo, waktu masih makan apel satu sudah dimarahi. Terlalu sekali! Bukan saya menghina, tetapi kenyataan. Ini namanya menjadi seteru salib Kristus."

      Kalau memberi dan mengunjungi ke luar, tetapi tidak ingat yang di rumah tangga, itu berarti munafik. Mulai dari rumah tangga, baru penggembalaan dan antar penggembalaan, supaya kita tidak menjadi seteru salib Kristus.


    Keadaan seteru salib Kristus: terperosok pada lima keadaan rohani yang tidak berkenan pada Tuhan:


    • Melarat, artinya jiwanya selalu susah, merana biarpun hartanya banyak.
    • Malang, artinya: tidak beruntung; gagal.
    • Miskin, artinya: kosong, tidak pernah merasa kepuasan, tidak punya apa-apa; kosong dari pribadi Tuhan--tidak ada firman, Roh Kudus, dan kasih Allah--, gelap (menakutkan), campur baur dengan dosa, dan tidak berbentuk--tidak ada bentuk kebenaran dan kesucian; hanya seperti anjing dan babi yang berkubang salam dosa. Ini sama seperti bumi sebelum diciptakan Tuhan.


    • Buta, artinya: dalam kegelapan dosa.
    • Telanjang, artinya: daging yang dipertontonkan; hanya mengikuti hawa nafsu daging seperti binatang buas, sampai masuk dalam puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.


    Akibatnya: dimuntahkan oleh Tuhan. Artinya:


    • Tidak berguna.
    • Menjijikkan.
    • Binasa untuk selamanya.

kita harus waspada karena setan mempengaruhi gereja Tuhan: Petrus dan bangsa kafir.
Setan menolak salib--melawan Tuhan--, Petrus mengesampingkan salib--hidupnya tidak berubah sehingga menyangkal Tuhan--, dan bangsa kafir menjadi seteru salib--mengandalkan perkara jasmani, dan tidak mau memberi dan mengunjungi.
Akibatnya: semua binasa, diturunkan ke dalam dunia orang mati--neraka.
Hati-hati, jangan kena roh sombong!

Mengikuti Yesus yang benar adalah MEMIKUL SALIB.
Matius 16: 24
16:24. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Tadi Petrus berkata: Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Yesus mau pergi ke sorga, kalau kita menjadi kehidupan seperti Petrus yang mengesampingkan salib atau seperti jemaat Laodikia, kita tidak akan tahu jalan ke sorga.
Tetapi kalau kita terus mengikuti jejak Yesus lewat memikul salib, kita akan sampai di sorga. Ini adalah sikap yang benar, yaitu kita rela sengsara daging bersama Yesus.

2 Korintus 4: 16-17
4:16. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
4:17. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

Kalau kita memikul salib--sengsara karena Yesus--, jangan dibesar-besarkan, karena penderitaan daging karena Yesus dalam bentuk apapun--puasa, berkorban, dihina, disiksa dan sebagainya--adalah penderitaan ringan--jika dibandingkan dengan apa yang sudah Yesus lakukan bagi kita--, dan hanya menderita seketika lamanya--dibandingkan dengan kemuliaan kekal yang kita terima.

1 Petrus 5: 10
5:10. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

Jangan dibesar-besarkan saat harus mengalami salib bersama Yesus, supaya kita tidak kecewa dan meninggalkan Tuhan. Penderitaan yang kita alami harus kita bandingkan dengan penderitaan Yesus, sehingga kita merasa penderitaan kita ringan, dan hanya seketika lamanya.

Mengapa kita harus memikul salib? Supaya kita bisa mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--karena manusia daging tidak dapat mewarisi sorga.

Pembaharuan dimulai dari hati.
2 Korintus 4: 16-17
4:16. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
4:17. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

Hati diubahkan menjadi hati seperti Yesus yaitu:

  1. Kuat teguh hati, artinya: tidak kecewa dan putus asa menghadapi apapun--seperti Yesus--; tetap berseru pada Tuhan.
    Ada masalah, itu adalah ujian supaya kita kuat teguh hati.


  2. Rendah hati dan taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi--Yesus rendah hati dan taat sampai mati di kayu salib.
    Rendah hati= kemampuan untuk mengakui dosa-dosa, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.
    Kalau bersalah tetapi tidak mau mengaku, berarti sombong, kalau menyalahkan orang lain, berarti sama seperti setan si pendakwa.

Inilah hatinya Yesus.
Kalau sombong--tidak taat--, hati akan diisi dengan roh jahat dan najis yang akan menghancurkan kehidupan itu.
Tetapi hati seperti Yesus akan menjadi tempatnya Roh Kudus.

Jangan menjadi tempat kalajengking, tetapi Roh Kudus--kita melayani Tuhan sampai menjadi rumah doa. Ada apa-apa kita hanya mengangkat tangan, dan Roh Kudus yang bekerja di tengah-tengah kita.

Pada kesempatan ini mohon supaya kita menjadi tempatnya Roh Kudus sekalipun kita bangsa kafir yang hanya seperti anjing dan babi. Kita ikut Tuhan sungguh-sungguh dan mau memikul salib, supaya kita mengalami keubahan mulai dari hati. Yang sudah lemah dan bimbang, jangan tinggalkan Tuhan tetapi tetap kuat teguh hati, rendah hati, dan taat dengar-dengaran.

Kegunaan Roh Kudus:

  1. Roma 15: 16
    15:16. yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

    Kegunaan pertama: Roh Kudus membakar bangsa kafir yang bagaikan anjing--perkataan bau--dan babi--perbuatan bau--sampai berbau harum di hadapan Tuhan--hidup benar dan suci--sehingga kita dipakai untuk membawa keharuman Kristus; dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus mulai dari rumah tangga, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai tubuh Kristus yang sempurna--paling harum dan bahagia (membawa bau harum sama dengan bahagia).
    Ada yang busuk di rumah tangga, bawa bau harum, siapa tahu yang busuk bisa menjadi harum.

    Tanpa Roh Kudus, bangsa kafir hanya seperti anjing dan babi, apalagi ditempati demon-demon, benar-benar sudah jadi bangkai. Biar Roh Kudus yang menempati kita semua.

    Kita membawa bau harum Yesus lewat penginjilan untuk jiwa-jiwa yang belum percaya Yesus supaya bisa percaya Yesus dan diselamatkan, sesudah itu bau harum Yesus lewat kabar mempelai untuk membawa orang yang sudah selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sampai disempurnakan. Ini tugas kita. Di dalam nikah, lihat, masih banyak yang belum percaya Yesus, kita bersaksi, bawa keharuman Kristus, begitu juga di dalam penggembalaan dan antar penggembalaan.


  2. Roma 12: 11
    12:11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

    Kegunaan kedua: api Roh Kudus sanggup membuat kita setia berkobar-kobar, setia-benar, dan setia-baik dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali--, tidak pernah menyangkal Tuhan.

    Musa bisa melayani Tuhan sampai masa tua, guru-guru saya juga, yang penting ada apinya. Kalau ada api, jangankan melayani, ke sorgapun bisa--seperti Elia naik ke sorga dengan kuda dan kereta berapi.


  3. Kegunaan ketiga: Roh Kudus mengadakan mujizat jasmani:


    1. Gunung diratakan, artinya: masalah yang sudah menggunung kita bawa dalam doa, biar tangan Roh Kudus yang menyelesaikan. Siapa tahu kesempatan siang ini Roh Kudus menyelesaikan pada waktunya, tidak ada yang mustahil.

      Kalau gunung rata, berarti ada masa depan yang berhasil.


    2. Laut Kolsom dibelah, artinya: selalu ada jalan terbuka/pembukaan pintu-pintu bagi kita.


    Kita terus mengalami mujizat, sampai kalau Tuhan datang kembali kita dibuahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Pintu perjamuan kawin Anak Domba, Firdaus, dan Yerusalem baru terbuka bagi kita.

Jangan sampai menjadi tempatnya demon--sombong, tidak taat seperti setan; sombong, menyangkal seperti Petrus; dan sombong, mengandalkan yang jasmani seperti Laodikia--, tetapi andalkan Roh Kudus hari-hari ini!
Tangan Tuhan yang bekerja di tengah-tengah kita semua. Biar mujizat selalu terjadi dalam hidup kita.

Tuhan rindu supaya bangsa kafir menjadi tempatnya Roh Kudus, bukan demon-demon--belalang dan kalajengking--yang menyiksa kita. Tunjukkan kebusukan kita, kemalasan untuk ibadah, kemustahilan yang kita hadapi, kehancuran, kesedihan, penderitaan, dan apa saja! Roh Kudus akan menolong kita saat ini.

Kuat teguh hati, rendah hati, dan taat dengar-dengaran, sudah cukup. Itu adalah landasan yang kuat. Roh Kudus melakukan semuanya bagi bangsa kafir. Semangat kembali! Jangan putus asa! Tidak ada yang mustahil kalau Roh Kudus menyentuh kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 30 April 2019 - 01 Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan di Malaka)

  • Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Medan)

  • Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top