|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Surabaya, 23 November 2011 (Rabu Sore)
Matius
26 : 57-68
TENTANG
SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada
2 macam saksi dan kesaksian yaitu
Saksi
yang palsu
(Matius
26 : 59-61).
Saksi
yang... Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 20 Juli 2010 (Selasa Pagi)
Keluaran 29:1 29:1. "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk Ibadah Raya Surabaya, 29 Maret 2009 (Minggu Sore)
1 Korintus 3: 9b = tema di Bagan Batu: "kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah" ->... Ibadah Doa Surabaya, 25 Mei 2011 (Rabu Sore)
Pdt.
Mikha. S. Toding
Matius
7: 15
7:15.
"Waspadalah
terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti
domba,
tetapi sesungguhnya mereka adalah... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 47-56=
PENANGKAPAN
YESUS. Jadi,
di Getsemani, Yesus mengalami sengsara daging tanpa dosa sampai
ditangkap oleh musuh-musuhNya. Di akhir jaman, gereja... Ibadah Kaum Muda Malang, 04 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.
Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 18 Februari 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 25:1-9, dibagi menjadi 3 bagian: Ay. 1-2, dasar pembangunan Tabernakel (sekarang tubuh Kristus)... Ibadah Doa Surabaya, 17 Februari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Matius 6:
= kemunafikan dalam... Ibadah Persekutuan di Ciawi IV, 19 November 2009 (Kamis Pagi)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Tuhan berusaha dengan menciptakan manusia baru yang sama... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 November 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
Markus 2: 13-17 -> tentang suasana iman... Ibadah Doa Surabaya, 19 Januari 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 1-5 26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala
pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya: 26:2.
"Kamu tahu, bahwa... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Maret 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:31, keadaan ketiga pada saat kedatangan Yesus kedua kali adalah Ibadah Jumat Agung Malang, 02 April 2010 (Jumat Sore)
Matius 25:1, penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Laki-laki Sorga yang akan segera... Ibadah Raya Malang, 05 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 judulnya adalah SAKSI dan KESAKSIAN.
Gereja Tuhan di akhir jaman harus bersaksi.... Ibadah Doa Malang, 18 Januari 2011 (Selasa Sore)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 31 Oktober 2010 (Minggu Sore)
Tema
di Medan "Wahyu 19: 9" 19:9.
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah
mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba."
Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar,
perkataan-perkataan dari Allah."
Alkitab
dimulai dengan kitab Kejadian yang memuat tentang penciptaan manusia
yang mulia dan nikah Adam-Hawa yang mulia
dan mengalami kebahagiaan di dalam Tuhan. Tetapi sayang, kehidupan
dan nikah manusia yang mulia dihancurkan oleh dosa,
sehingga manusia da nikahnya menjadi telanjang, kehilangan
kebahagiaan, bahkan hidup dalam kutukan sampai kebinasaan.
Puji
Tuhan, Alkitab ditutup dengan kitab Wahyu yang memuat tentang pesta
nikah Anak Domba Allah= nikah
yang sempurna
antara Yesus sebagai Mempelai Pria Surga dan gereja Tuhan sebagai
mempelai wanita yang sempurna, sehingga kita mengalami KEBAHAGIAAN
SURGA
untuk selama-lamanya.
Tuhan sedang mengundang manusia dan nikah yang sudah telanjang untuk dibawa kepada nikah yang mulia. Bagaimana
nikah yang sudah hancur bisa dibawa kembali pada nikah yang
mulia? Yaitu
lewat PEMBAHARUAN. Serusak
apapun hidup dan nikah kita, masih ada pembaharuan yang bisa kita
alami.
3
macam PEMBAHARUAN:
- pembaharuan
lewat
baptisan air
(halaman tabernakel).
Roma
6: 2, 4 6:2.
Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah
kita masih dapat hidup di dalamnya? 6:4. Dengan demikian kita
telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam
kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari
antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita
akan hidup dalam hidup yang baru.
ay.
2= syarat baptisan
air,
yaitu mati terhadap dosa/bertobat.
1
Petrus 2: 1 2:1.
Karena itu buanglah segala kejahatan(1),
segala tipu muslihat(2)
dan segala macam kemunafikan(3),
kedengkian(4)
dan fitnah(5).
=
dosa-dosa yang harus dibuang.
Pelaksanaan
baptisan air yang benar
adaldh kita yang sudah mati terhadap dosa HARUS dikuburkan bersama
Yesus di dalam air (dalam nama Tuhan Yesus Kristus) dan kita bangkit
dalm hidup yang baru.
Kalau tidak dikubur, berarti belum
dibaptis dan hidup itu bisa menjadi busuk.
1
Petrus 2: 2 2:2.
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir,
yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya
olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Hasil
baptisan air adalah hidup
baru,
itulah hidup seperti bayi yang baru lahir. Artinya: HIDUP
DALAM KEBENARAN.
Kalau
kita sudah tahu untuk hidup dalam kebenaran, ada harapan untuk masuk
dalam pesta nikah Anak Domba.
Bayi
yang baru lahir, PERASAAN
DAN KEINGINANNYA JUGA DALAM KEBENARAN,
yaitu hanya ingin dan menikmati air susu yang murni dan rohani (air
susu ibu), itulah Firman penggembalaan, sebab, ibu
adalah gambaran dari gembala. Jadi,
sebagai bayi, kita bisa menikmati, mendengar dan dengar-dengaran
pada Firman penggembalaan.
Murni=
tertulis dalam Alkitab. Rohani=
dalam urapan Roh Kudus.
Kalau kita bisa menikmati Firman
penggembalaan, posisi
kita di dalam gendongan Tangan Gembala Agung.
Kalau
bayi tidak mau menyusu pada ibunya, bayi itu egois. Dan kalau ibu
tidak mau menyusui bayinya dengan alasan apapun, ibu juga
egois.
Kalau bayi minum susu ibu, bayi
akan ada dalam ketenangan, kenyang, dan bertumbuh ke arah
keselamatan, kebenaran dan kesucian.
Dan setelah itu, kita akan menjadi imam-imam (ruangan suci) sampai
nanti mencapai kesempurnaan (ruangan maha suci).
Bayi
hanya bisa bertumbuh ke arah kedewasaan rohani setelah tergembala.
- pembaharuan
lewat doa
penyembahan
(ruangan suci).
Matius
17: 1-2 17:1.
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes
saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung
yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. 17:2. Lalu Yesus
berubah rupa di depan
mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya
menjadi putih bersinar seperti terang.
Penyembahan
adalah proses perobekan daging yang menghasilkan PEMBAHARUAN,
yaitu:
- 'Yesus
berubah rupa dan bersinar bagai matahari'=
pembaharuan wajah.
Wajah, itu sama dengan hati. Jadi, hati
kita
dibaharui sampai memancarkan kasih Allah
(matahari), sehingga kita bisa:
- mengasihi
Tuhan lebih dari segala sesuatu
(mengutamakan Tuhan lebih dari segala sesuatu dan taat
dengar-dengaran pada Firman, apapun resikonya).
Yohanes
14: 15 14:15.
"Jikalau kamu
mengasihi Aku,
kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Seringkali
ketaatan kita masih dipengaruhi daging, artinya kita taat hanya
ketika sesuai dengan daging kita.
- mengasihi
sesama seperti diri sendiri.
- mengasihi
musuh kita.
- 'pakaian-Nya
menjadi putih bersinar seperti terang'=
pakaian juga memancarkan terang= perbuatan
dan perkataan memancarkan kasih Allah,
yaitu:
- perbuatan
baik
(minimal tidak merugikan orang lain), sampai bisa membalas
kejahatan dengan kebaikan.
- perkataan
baik,
artinya tidak ada dusta dan tidak ada perkataan yang tidak baik,
tetapi menjadi berkat bagi orang lain.
Kalau
ada
perbuatan dan perkataan baik,
kita
bisa melihat HARI-HARI
YANG BAIK
dalam hidup kita, bahkan semuanya menjadi baik.
1
Petrus 3: 10-11 3:10.
"Siapa yang mau mencintai hidup dan mau
melihat hari-hari baik,
ia harus menjaga
lidahnya terhadap yang jahat
dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. 3:11. Ia harus
menjauhi
yang jahat dan melakukan yang baik,
ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.
ay.
10= perkataan baik. ay. 11= perbuatan baik.
- pembaharuan
lewat
percikan darah
(ruangan maha suci).
2
Korintus 4: 16-18 4:16.
Sebab itu kami
tidak tawar hati,
tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia
batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. 4:17. Sebab
penderitaan
ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal
yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan
kami. 4:18. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan,
melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah
sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
Percikan
darah= penderitaan tanpa dosa bersama Yesus. Bisa dalam bentuk
berpuasa, penderitaan dalam melayani, dan sebagainya. Percikan
darah ini HARUS KITA ALAMI.
Kalau
tiak mau mengalami percikan, tidak akan bisa dipermuliakan dan tidak
bisa kembali pada nikah yang rohani.
Hasil
percikan darah:
ay. 16= 'tidak tawar hati'= kita menjadi
KUAT DAN TEGUH HATI,
artinya:
- tetap
berpegang
teguh pada Firman
pengajaran yang benar.
- tidak
kecewa/putus asa menghadapi apapun,
tetapi tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
- hanya
percaya dan mepercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
- tidak berbuat dosa. Dan kita
akan mengalami kemuliaan Tuhan.
Kalau
tidak percaya, kita tidak akan mengalami pertolongan Tuhan.
Markus
9: 14, 22-24 9:14.
Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid
lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan
beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan
mereka. 9:22. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api
ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau
dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami." 9:23.
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak
ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" 9:24.
Segera ayah anak itu berteriak: "Aku
percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"
Kuasa
kemuliaan Tuhan untuk:
- menyembuhkan
penyakit ayan.
Penyakit ayan artinya penyakit dalam tubuh dan penyakit dalam nikah. Ayan artinya penyakit mati rasa dalam nikah yaitu mati rasa terhadap Tuhan dan sesama.
- membangkitkan
Lazarus yang sudah mati.
Yohanes
11: 39-40 11:39.
Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang
meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau,
sebab sudah empat hari ia mati." 11:40. Jawab Yesus:
"Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau
engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan
Allah?"
Membangkitkan
Lazarus, artinya menghapus
segala kemustahilan.
Kuasa
kemuliaan juga mengubahkan
kita
dari yang busuk/najis menjadi baik sampai menjadi sempurna. Kita
menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua
kali.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|