English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Natal di Tuban, 29 Desember 2010 (Rabu Sore)
Ibadah NATAL Persekutuan Umat Kristen - Kecamatan Semanding, Tuban

Tema:
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Tuhan menampilkan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Mei 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:27-28
11:27 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah...

Ibadah Doa Malang, 26 Juni 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Matius 27 secara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Bersamaan Penataran Imam-Imam & Calon Imam II

Ibadah Doa Surabaya, 11 Maret 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali. Kita membahas ayat. 31 (keadaan...

Ibadah Raya Surabaya, 12 September 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
Kalau kita yang berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Juli 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 .... Dan ketahuilah, Aku...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Februari 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 26: 12
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

ay. 1-5= berita tentang...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Februari 2019 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam IV

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang,...

Ibadah Doa Malang, 09 Mei 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:11
9:11 Dan raja...

Ibadah Raya Malang, 26 Januari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 ďAku adalah Alfa...

Ibadah Doa Malang, 13 Oktober 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:12-13
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam...

Ibadah Raya Malang, 29 Januari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Maret 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:37-43a tentang Yesus mengusir roh dari...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 23 Februari 2011 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7:7-11
7:7. "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
7:8. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
7:9. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta
roti,
7:10. atau memberi ular, jika ia meminta
ikan?
7:11. Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu"
Tuhan menawarkan pada kita agar kita meminta tiga hal kepadaNya:
  1. Roti (ayat 9)= Firman Allah sebagai makanan yang dapat menyucikan dan menyempurnakan kita, sekaligus dapat memuaskan kita sehingga kita tidak perlu mencari kepuasan di dunia.

  2. Ikan (ayat 10)= Roh Kudus sebagai penolong dan penghibur dalam hidup kita. Roh Kudus juga menuntun kita dalam segala kebenaran sampai kita mencapai hidup yang disempurnakan.

  3. Telur.
    Lukas 11:11-12
    11:11. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
    11:12. Atau, jika ia minta
    telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

    Telur ini, artinya adalah kasih Allah yang kekal, karena telur itu bulat.
    Dan kasih inilah yang bisa menyatukan dan menyempurnakan hidup kita.
Syarat untuk meminta kepada Tuhan:
  1. meminta dengan iman, jangan bimbang.
    Yakobus 1:5-6
    1:5. Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.
    1:6.
    Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
  1. meminta sesuai kehendak Tuhan, dan tidak memaksakan kehendak kita kepada Tuhan.
    Yohanes 15:7
    15:7. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

  2. meminta sesuai kebutuhan kita, terutama untuk kebutuhan rohani, yaitu Firman, Roh Kudus, dan kasih Allah untuk mengisi hidup kita, supaya kita tidak mengalami kekeringan dalam hidup ini.
Malam ini, kita meminta Roh Kudus, supaya kita bisa menyembah Tuhan.
Cara untuk menerima Roh Kudus:
  1. Kejadian 1: 2
    1:2. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

    Cara pertama: merendahkan diri sampai pada titik 0† (permukaan air merupakan titik 0), seperti air yang selalu mencari tempat yang rendah.

  2. Kisah Rasul 1: 4-5
    1:4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
    1:5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi
    kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

    Cara kedua: tidak meninggalkan Yerusalem= tidak ada dosa.
    'Yerusalem'= kota damai.
    Damai ini ada kalau tidak ada dosa.

  3. Kisah Rasul 1: 12-14
    1:12. Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem.
    1:13. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.
    1:14.
    Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

    Cara ketiga: tidak meninggalkan ketekunan, terutama ketekunan dalam sistem penggembalaan.

    Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Dengan tekun dalam penggembalaan, kita bisa menerima Roh Kudus yang mampu memecahkan segala masalah-masalah dalam hidup kita.
Kalau kita sudah meminta, tapi belum mendapat, maka CARILAH PENYEBABNYA.

Penyebabnya antara lain:
  1. Yakobus 4:1-2
    4:1. Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?
    4:2. Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu
    membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

    Penyebab pertama: kebencian atau iri hati yang menyebabkan perselisihan atau pertengkaran.

    Kalau ada kepahitan/empedu, Roh Kudus tidak bisa masuk, karena Roh Kudus ini digambarkan sebagai burung merpati yang tidak memiliki empedu

  2. Yakobus 4: 3
    4:3. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

    Penyebab kedua: karena ada dusta (tidak benar)

  3. Keluaran 20:25
    20:25. Tetapi jika engkau membuat bagi-Ku mezbah dari batu, maka jangan engkau mendirikannya dari batu pahat, sebab apabila engkau mengerjakannya dengan beliung, maka engkau melanggar kekudusannya.

    Penyebab ketiga: kekerasan hati† (batu pahat) yang membuat kita berdoa dengan cara dibuat-buat, tidak menurut cara yang diberikan oleh Roh Kudus

  4. Keluaran 20:26
    20:26. Juga jangan engkau naik tangga ke atas ke mezbah-Ku, supaya auratmu jangan kelihatan di atasnya."

    Penyebab keempat: kesombongan atau kebanggaan (naik tangga= meninggikan diri).
Kalau kita sudah menemukan penyebabnya, maka "ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu."

Keluaran 20:24
20:24. Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.

Cara mengetuk pintu:
  1. merendahkan diri serendah-rendahnya sampai bisa mengaku dosa kita dengan hati hancur seperti yang telah dilakukan Raja Daud.

    Mazmur 51:13, 19
    51:13. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
    51:19. Korban sembelihan kepada Allah ialah
    jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

  2. merendahkan diri sampai bisa menyembah Tuhan dengan hancur hati seperti yang telah dilakukan Raja Hizkia.

    2 Raja-raja 20:2-3
    20:2. Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia
    berdoa kepada TUHAN:
    20:3. "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian
    menangislah Hizkia dengan sangat.

    Dengan menyembah Tuhan seperti ini, kita bisa kontak dengan Tuhan dan menerima apa yang kita butuhkan.
    Jangan sampai kita terus merasa kering dalam penyembahan.

  3. merendahkan diri serendah tanah, sampai merasa hidup ini hanya tanah liat yang tidak berdaya dan tidak punya kekuatan apa-apa.
    Contohnya adalah Elia yang bersungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan dan Tuhan mencurahkan hujan seperti diminta oleh Elia.

    Yakobus 5: 5: 17-18
    17. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
    5:18. Lalu ia berdoa pula dan
    langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.

    Elia manusia biasa, tetapi IMANNYA TIDAK PERNAH LEMAH.
    Manusia biasa disini, artinya:
    • manusia yang punya kelemahan, tetapi imannya tidak pernah lemah.
      Roma 4: 19
      4:19. Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.

    • manusia yang biasa menghadapi pencobaan, tetapi tidak berbuat dosa dalam pencobaan.
      1 Korintus 10: 13
      10:13. Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

    • manusia yang harus bersungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan† untuk menerima hujan Firman, hujan Roh Kudus dan hujan kasih Allah yang luar biasa.
Kalau kita mau merendahkan diri seperti diatas, hasilnya, Tuhan akan mencurahkan hujan lebat kepada kita.

Yesaya 44:3
44:3. Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

Hujan lebat= hujan berkat, baik secara jasmani, maupun secara rohani.
Secara jasmani= kita hidup dari iman.
Secara rohani= kita mendapatkan berkat Roh Kudus untuk melindungi kita, sehingga kita tidak mudah kecewa, tetapi kita tetap bisa menikmati hujan kemurahan Tuhan.

Roma 5:5
5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Sampai berkat kesempurnaan juga Tuhan berikan kepada kita. Kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top