English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 07 Oktober 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 11 Maret 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai di Rafidim.
Rafidim ini adalah tempat persinggahan/ perhentian tetapi...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Raya Malang, 12 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 judulnya adalah "SAKSI DAN KESAKSIAN".

Dari telapak kaki sampai ujung rambut, kita...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Juli 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Natal di Hotel Tunjungan Surabaya, 25 Desember 2015 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Desember 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Raya Malang, 08 Juli 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:13-15
7:13 Dan seorang dari antara...

Ibadah Raya Malang, 23 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Februari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Yohanes di pulau Patmos.
Wahyu 1:9
1:9 Aku,...

Ibadah Natal di Tuban, 29 Desember 2010 (Rabu Sore)
Ibadah NATAL Persekutuan Umat Kristen - Kecamatan Semanding, Tuban

Tema:
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Tuhan menampilkan...

Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8a
4:8 Dan keempat makhluk itu...

Ibadah Doa Malang, 12 Juli 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti...

Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2013 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:5
1:5 dan dari Yesus Kristus,...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2009 (Kamis Sore)

Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI.

Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, ada 2 peristiwa besar terjadi:
  1. Dunia dihukum dengan api yang dari langit, sehingga hancur dan musnah.
  2. Gereja Tuhan akan terangkat di awan-awan untuk bertemu dengan Yesus dalam kemuliaan.
Tidak ada seorangpun yang tahu waktu kedatangan Yesus kedua kali, sehingga kita harus berjaga-jaga.
Bagaimana kita harus berjaga-jaga?
Matius 24:40, berjaga-jaga dikaitkan dengan ladang Tuhan, artinya:
  1. Kita harus berada di ladang Tuhan, kita harus beribadah dan melayani Tuhan.
  2. Terjadi pemisahan di ladang Tuhan, artinya terjadi pemisahan antara pelayanan/tahbisan yang benar dengan pelayanan/tahbisan yang tidak benar.
    Yang memisahkan di ladang Tuhan bukan banyak jemaat/tidak, pelayanan hebat/tidak, tetapi pelayanan benar/tidak. Kita harus berjaga-jaga supaya kita melayani dengan benar.
Ad. 2. Keluaran 29:1, tahbisan yang benar ditandai 3 macam korban:
  1. Korban lembu jantan --> korban pendamaian.
    2 Korintus 5:18-21,
    semua manusia adalah hamba dosa, untuk bisa menjadi hamba Tuhan, kita harus menerima korban pendamaian.
    Proses menerima korban pendamaian: mengaku dosa pada Tuhan dan sesama, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi, maka kita dibenarkan oleh korban Kristus. Kalau sudah hidup benar, maka kita akan dipercaya oleh Tuhan.

  2. Korban domba jantan I --> korban penyerahan, korban yang berbau harum.
    Efesus 5:2, Filipi 2:8, korban penyerahan Yesus adalah taat sampai mati di kayu salib.
    Taat = berbau harum; tidak taat = berbau busuk.
    Kalau kita sudah menerima korban pendamaian, maka kita harus menerima korban penyerahan.
    Artinya kalau kehidupan sudah diperdamaikan dosa-dosanya, maka tidak akan sulit untuk menyerah, tidak akan sulit untuk taat.

    Apa yang harus diserahkan supaya bisa taat?
    1. 1 Petrus 5:7, kekuatiran.
      Kita harus menyerahkan segala kekuatiran kepada Tuhan, sebab Tuhan yang memelihara tubuh, jiwa, roh kita. Kalau sudah bisa menyerahkan kekuatiran kepada Tuhan, maka kita akan bisa mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari segala sesuatu, bisa mengutamakan kerajaan Sorga dan kebenarannya.

    2. Roma 12:1-2, seluruh hidup kepada Tuhan, lewat ibadah pelayanan.
      Dalam ibadah pelayanan ini bagaikan kita dibakar, ditandai sengsara daging tanpa dosa. Pelayanan yang benar akan ditandai sengsara daging. Kalau mempersembahkan daging tetapi tidak dibakar, justru akan menjadi semakin busuk.

      Yohanes 14:15, kalau diubahkan dari daging menjadi asap, taat dengar-dengaran kepada Tuhan, itu adalah bukti kita mengasihi Tuhan. Inilah tahbisan mempelai, yaitu tahbisan dalam kasih.

  3. Korban domba jantan II --> korban tahbisan.
    Ibrani 9:13-14,
    kalau sudah diperdamaikan, menyerah, dan taat, maka tidak sulit bagi kita untuk melayani Tuhan, tidak sulit untuk dipakai oleh Tuhan. Kalau sudah melayani, harus dijaga agar jangan jual mahal = sering merajuk. Kalau sering merajuk, nanti akan diganti oleh orang lain sehingga tidak ada lagi kesempatan untuk melayani. Tetapi juga harus dijaga agar jangan minder = rendah diri. Yang benar adalah saling bekerjasama, tidak ada yang lebih, tidak ada yang kurang.
Tahbisan yang benar adalah tahbisan dalam kasih, ditandai taat dengar-dengaran. Nanti akan terjadi pemisahan di ladang, antara yang taat dan yang tidak taat.

1 Yohanes 3:11-12,
di sini tahbisan Kain tidak benar, yaitu ia membunuh = membenci adiknya. Tidak mengasihi saudara = tidak mengasihi Tuhan (1 Yohanes 4:20-21).
1 Yohanes 2:10-11,
pelayanan tanpa kasih = tahbisan yang buta.
Ukuran kasih (mengasihi Tuhan dan sesama) adalah taat pada firman.
Kalau tahbisan buta, berarti tanpa arah ke Yerusalem Baru (kota terang), tanpa arah ke Sorga, sehingga hanya mengarah pada kebinasaan.

Ada 3 macam pelayanan buta:
  1. Ada kebencian, iri, dendam, kepahitan = tidak ada terang kasih Allah Bapa.
    Apalagi kebencian tanpa alasan = hidupnya membabi buta. Sebaliknya pelayanan Habel memiliki kasih Allah Bapa, sehingga ada 7 saling:
    1. Roma 12:10, dimulai dari saling menghormati.
    2. Roma 15:14, saling menasehati. Ibrani 10:25, nasehat yang tertinggi adalah nasehat untuk beribadah. Semua aktifitas di luar ibadah hanya sampai di liang kubur, hanya ibadah yang sampai di Sorga.
    3. Efesus 4:2, saling membantu.
    4. Efesus 4:29, saling membangun, lewat perkataan firman.
    5. Yakobus 5:16, saling mengaku dosa dan saling mengampuni. Kalau dosa diselesaikan, maka akan ada ketenangan.
    6. Saling mendoakan.
    7. Saling mengasihi.
    Tujuh saling ini adalah bagaikan tujuh kaki dian emas yang menyala, sehingga kita tampil sebagai terang, menjadi kesaksian di mana-mana.

  2. 2 Petrus 1:9, tidak teguh dalam pengampunan = selalu mengulang-ulang dosa, sampai akhirnya permanen hidup dalam dosa = tidak ada terang Roh Kudus.
    Bukti dosa sudah diampuni adalah ada terang Roh Kudus (Kisah Rasul 2:38, Galatia 3:13-14).
    2 Petrus 1:5-6,
    kalau ada terang Roh Kudus, maka ada 7 peningkatan:
    1. Iman = percaya pada Yesus, hidup benar.
    2. Kebajikan.
    3. Pengetahuan.
    4. Penguasaan diri.
    5. Ketekunan.
    6. Kesalehan.
    7. Kasih.
    Orang yang hidup dalam dosa, mempertahankan dosa, itu adalah orang yang tanpa iman.Tujuh pertumbuhan rohani = tujuh kaki dian yang bersinar terang.

  3. 2 Korintus 4:3-4, tidak bisa melihat cahaya Injil Kemuliaan Kristus = tidak bisa menerima firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, karena keras hati = tidak memiliki terang kemuliaan dari firman pengajaran yang benar.
    Malam ini biar kita melembut, sehingga bisa menerima terang firman pengajaran yang benar, dan menerima 7 penyucian dan keubahan hidup menjadi manusia baru:
    1. Kolose 3:10-14, belas kasihan.
    2. Kemurahan.
    3. Kerendahan hati.
    4. Kelemahlembutan.
    5. Kesabaran, terutama sabar dalam penderitaan.
    6. Saling mengampuni
    7. Kasih.
    Tujuh keubahan = tujuh kaki dian yang bersinar terang.
Wahyu 1:12-13, gereja Tuhan di akhir zaman akan ditampilkan sebagai Pelita Emas yang bercahaya, sehingga:
  1. Kita tidak akan ditelan oleh kegelapan akhir zaman.
  2. Tuhan sebagai Imam Besar, Gembala Agung akan bertanggung jawab, mengulurkan tangan belas kasihan kepada kita, Yesaya 40:11, untuk:
    1. Menghimpunkan apa yang sudah tercerai-berai, sampai kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.
    2. Memeluk kita dalam pangkuanNya, artinya Tuhan yang menanggung semua beban hidup kita, sehingga kita bisa enak dan ringan; semua masalah akan diselesaikan oleh Tuhan.
    3. Menuntun kita, membahagiakan kita, sampai ke masa depan yang indah, sampai menuntun kita ke Yerusalem Baru (Wahyu 7:17).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top