English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Malang Session III, 23 Desember 2008 (Selasa Sore)
Matius 24:29 "Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x", yaitu terjadi...

Ibadah Doa Surabaya, 29 September 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Dadang

Markus 4: 20
4:20. Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Mei 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Markus 6: 17-20, 27
6:17. Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 31-46
Malam ini kita membaca ayat 31
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan VI, 28 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Ibadah di GKPI PADANG BULAN MEDAN
Tema: IBADAH

Mengapa kita harus beribadah kepada Tuhan?
Sebab ada perbedaan antara orang beribadah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Mei 2011 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 26:14-16

Ibadah Doa Malang, 23 Mei 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Malang, 19 Juni 2012 (Selasa Sore)
Matius 27:11-26 percikan darah kedua yang dialami Yesus yaitu:
Ayat 11-14 Yesus menghadapi...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Desember 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Februari 2016 (Kamis Sore)
Bersamaan Penataran III Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:20

Ibadah Ucapan Syukur Malang, 27 Desember 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Tesalonika 5: 18
5:18. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang...

Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 29 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Mei 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Juni 2014 (Senin Sore)

Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 3: 1-7
3:1. Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
3:2. Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
3:3. Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"
3:4. Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
3:5. Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
3:6. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.
3:7. Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,

= Yesus menyembuhkan orang yang mati sebelah tangannya yang berada di bait Allah.
Jadi, dalam bait Allah pun masih ada orang yang sakit. Ini menunjuk pada orang dalam keadaan berdosa, lemah, dan sebagainya.
Artinya: kalau ada orang berdosa, kita bawa ke bait Allah.

Orang berdosa di bait Allah masih dibedakan jadi 2 macam:

  1. orang yang mati sebelah tangannya= kehidupan yang berdosa tetapi mau disembuhkan,
  2. orang Farisi dan Herodian= berada juga di bait Allah, tetapi tidak pernah mengalami kuasa ibadah= tidak pernah berubah, tetap manusia darah daging.

ORANG YANG MATI SEBELAH TANGANNYA
Lukas 6: 6
6:6. Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.

Yang mati adalah tangan kanannya.
Kegunaan dari tangan:

  1. Matius 6: 3
    6:3. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

    Kegunaan tangan yang pertama: untuk memberi.
    Tangan kanan mati= tidak bisa memberi pada Tuhan dan sesama yang membutuhkan (kikir).
    Karena tidak bisa memberi, kehidupan itu justru mengambil milik Tuhan dan sesama (serakah).

    1 Korintus 6: 10
    6:10. pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Kalau dibiarkan terus, orang semacam ini tidak bisa masuk kerajaan Surga.


  2. Yesaya 1: 15
    1:15. Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.

    Kegunaan tangan yang kedua: tangan ditengadahkan untuk berdoa.
    Tangan kanan mati= tidak bisa berdoa, tidak mau berdoa atau berdoa tapi doanya tidak dijawab oleh Tuhan.

    'tanganmu penuh dengan darah'= perbuatan-perbuatan jahat. Selama kita masih bertahan pada perbuatan-perbuatan jahat, selama itu juga kita tidak mampu berdoa atau berdoa tetapi tidak dijawab oleh Tuhan.

    Perbuatan tangan yang dikategorikan perbuatan jahat:


    • Yesaya 59: 1-3
      59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
      59:2. tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
      59:3. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

      Yang pertama: perbuatan dikaitkan dengan mulut, itulah mulut yang berdusta.
      Dusta= berkata yang tidak benar.
      Selama masih berdusta, tidak akan bisa berdoa.


    • Yesaya 59: 8
      59:8. Mereka tidak mengenal jalan damai, dan dalam jejak mereka tidak ada keadilan; mereka mengambil jalan-jalan yang bengkok, dan setiap orang yang berjalan di situ tidaklah mengenal damai.

      Yang kedua: perbuatan tidak mengenal damai.
      Artinya: sudah bersalah, tetapi tidak mau mengakuinya dan menyalahkan yang lainnya.
      Atau ada orang yang berbuat salah, tetapi tidak mampu mengampuni.

      Malam ini, biarlah dalam rumah tangga tidak ada tangan yang mati. Begitu juga dalam penggembalaan.


    • Mazmur 26: 10
      26:10. yang pada tangannya melekat perbuatan mesum, dan yang tangan kanannya menerima suapan.

      Yang ketiga: gemar menyuap dan menerima suap.

      Kesaksian:
      "satu kali saya ditawarkan uang pada saat pemilihan legislatif untuk memilih salah satu calon. Tetapi saya tidak menerimanya."


    • Amsal 6: 10
      6:10. "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" --

      Yang keempat: pemalas atau kehidupan yang suka menunda-nunda pekerjaan.
      Kalau sudah malas, pasti jahat.
      Kalau Tuhan sudah menggerakan kita, jangan menunda-nunda!


  3. Mazmur 134: 2
    134:2. Angkatlah tanganmu ke tempat kudus dan pujilah TUHAN!

    Kegunaan tangan yang ketiga: tangan ditengadahkan untuk memuji dan memuliakan Tuhan.
    Tangan yang mati= tidak bisa memuji dan memuliakan Tuhan.

    Contoh perbuatan yang tidak memuliakan Tuhan:


    • Kejadian 9: 26
      9:26. Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.

      Satu kali waktu, Nuh mabuk, kemudian ia telanjang. Ham tahu kalau bapaknya telanjang. Ia pergi keluar menceritakan itu kepada saudara-saudaranya. Sem dan Yafet tidak mau. Mereka mengambil kain dan berjalan mundur supaya tidak mellihat dan menutupi ayahnya. Setelah itu barulah Nuh berkata 'Terpujilah TUHAN, Allah Sem'.
      Nuh= orang tua.
      Orang tua memang banyak kesalahan. Tetapi banyaknya kesalahan bukan untuk digosipkan atau diceritakan bahkan dipermalukan.
      Kalau seperti Ham, justru tangan kanan akan mati.

      Nuh juga gambaran orang tua rohani.
      Orang tua rohani (gembala) juga banyak salah, tetapi juga banyak kebaikannya.
      Sebab itu, jangan digosipkan, karena justru merugikan dan membuat kehidupan kita dikutuk.


    • 1 Samuel 25: 39
      25:39. Ketika didengar Daud, bahwa Nabal telah mati, berkatalah ia: "Terpujilah TUHAN, yang membela aku dalam perkara penghinaan Nabal terhadap aku dan yang mencegah hamba-Nya dari pada berbuat jahat. TUHAN telah membalikkan kejahatan Nabal ke atas kepalanya sendiri." Kemudian Daud menyuruh orang untuk berbicara dengan Abigail tentang mengambil dia menjadi isterinya.

      = kehidupan yang tidak bisa membalas kebaikan dengan kebaikan, tetapi membalas kebaikan dengan kejahatan. Akibatnya, Tuhan yang memukul kehidupan itu.


  4. 1 Tesalonika 4: 11
    4:11. Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu,

    Kegunaan tangan yang keempat: untuk bekerja, baik secara jasmani maupun rohani.
    Secara rohani, kita bekerja di kebun anggur.
    Kalau tangannya mati, tidak bisa dipakai= sudah berhenti melayani dan tidak mau melayani.
    Kita harus bekerja di kebun anggur karena hanya pekerja di kebun anggur yang mendapatkan upah.

    Sebab itu, kita harus bekerja/melayani dengan benar.
    Tuhan sangat berupaya supaya kehidupan kita bisa melayani Tuhan.

    Buktinya: pagi-pagi sekali sudah mencari pekerja. Kemudian jam 9, 12, 3 sore dan 5 sore masih keluar lagi.
    Ini adalah jam-jam saat Yesus disalib.
    Artinya: harga panggilan Tuhan adalah seharga korban Kristus.


  5. Galatia 2: 9
    2:9. Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

    Kegunaan tangan yang kelima: untuk berjabat tangan.
    Tangan mati= tidak bisa berjabat tangan.
    Berjabat tangan= tanda persekutuan.
    Jadi, kalau tangan mati berarti tidak bisa bersekutu. Ini diwakili oleh Herodian dan Farisi karena mempertahankan kedegilan, kebencian dan lain-lain.

Kalau tangan mati ini dibiarkan, orang itu akan binasa.
Tuhan tidak rela, sebab itu Ia menolong orang yang mati tangan kanannya.

Cara Tuhan menolong:

  1. Yesaya 1: 18
    1:18. Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

    Cara pertama: lewat pengampunan.
    Dosa apapun, kalau kita mau berhenti dan mengakuinya, maka Tuhan bisa mengampuninya.


  2. lewat Firman pengajaran benar, dimulai dengan menyatakan apa yang salah. Kalau belum mau, akan ditegor. Kalau masih belum mau, akan dihajar untuk menolong kehidupan kita.

    Kehidupan ini mau menerima Firman pengajaran benar, artinya: mau menerima firman apapun resikonya sampai yakin pada Firman.
    Setelah bisa menerima (berdiri di tengah), Tuhan berseru 'ulurkan tanganmu', padahal tangannya mati. Inilah tindakan iman.

    Hasilnya: tangan yang mati bisa hidup kembali.
    Tangan yang sembuh= tangan yang bisa ditengadahkan= bisa berdoa, memiliki perbuatan yang bisa memuliakan Tuhan, bisa bekerja dan bersekutu (masuk persekutuan tubuh Kristus) sampai mencapai kesempurnaan.

FARISI DAN HERODIAN
Keadaan Farisi dan Herodian adalah degil/keras hati.
Efesus 4: 17-23
4:17. Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
4:18. dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
4:19. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
4:20. Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
4:21. Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
4:22. yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
4:23. supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,

Kedegilan= kehidupan yang tidak mau berubah, tetap menjadi manusia lama (manusia darah daging).
Tandanya:

  • (ay. 25): masih ada dusta.
    4:25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

    Selama kehidupan itu berdusta, kehidupan itu tidak akan bisa berubah.


  • (ay. 26): marah.
    4:26. Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

    Marah disini adalah marah dengan emosi.


  • (ay. 28): mencuri.
    4:28. Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.


  • (ay. 29): perkataan yang kotor, tidak membangun dan jadi sandungan.
    4:29. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.


  • Markus 3: 4
    3:4. Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.

    = 'diam saja'= tidak punya ketegasan padahal tahu mana yang baik dan tidak.
    Dimulai dengan tidak bisa membedakan mana Firman pengajaran benar dan tidak.
    Kalau sudah demikian, kehidupan itu tidak akan bisa berubah, karena tidak bisa membedakan mana yang benar dan tidak dalam segala hal.

Kalau kehidupan itu tidak berubah, konsekuensinya adalah Tuhan marah.
Artinya: kena hukuman/murkanya Tuhan.
Kalau kehidupan itu tidak berubah, mau tidak mau pasti keluar dari persekutuan yang benar dan membentuk suatu persekongkolan ('3:6. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.).

Kehidupan ini tidak bisa berubah karena hanya mencari-cari kesalahan dari Yesus.
Kita harus beribadah, tetapi ibadah yang benar.

Herodian dan Farisi ini arahnya akan menjadi antikris.
1 Yohanes 2: 19
2:19. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Malam ini, biarlah kita mengalami keubahan hidup. Jangan seperti Farisi dan Herodian!

3 hal yang dapat mengubahkan kita:

  1. salib Kristus.
    Filipi 3: 17-21
    3:17. Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.
    3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.
    3:20. Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
    3:21. yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

    Salib adalah


    • penderitaan daging karena berhenti berbuat dosa,
    • penderitaan daging tanpa berbuat dosa.


    Jika kita mau berubah, kita harus memikul salib. Jangan hindari salib!
    Kalau tidak salah tetapi masih menderita, itulah salib dan lebih baik kita berdiam diri, karena Tuhan sedang mengubahkan kita.
    Lewat salib, Tuhan mau mengubahkan kita jadi sama dengan Dia.

    Tetapi kenyataannya, banyak yang menjadi seteru salib Kristus (tidak mau menderita untuk berhenti berbuat dosa dan tidak mau menderita tanpa dosa).


  2. Firman pengajaran yang benar.
    2 Korintus 3: 18
    3:18. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

    Firman pengajaran yang benar= tertulis dalam Alkitab, ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab (66 kitab).
    Jika kita mau mendengar, jadi iman dan dipraktikan, kita akan diubahkan jadi serupa dengan gambar Tuhan.


  3. doa penyembahan.
    Matius 17: 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Dalam doa penyembahan, kita juga sedang diubahkan.
    Doa penyembahan yang benar didorong oleh Firman pengajaran yang benar dengan satu suara penyembahan 'haleluya'.

    Wahyu 19: 1, 3-4, 6
    19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
    19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
    19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya."
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

    Suara penyembahan ini merupakan pantulan dari Surga.
    Suara penyembahan yang benar akan mengerjakan pembaharuan, mulai dari wajah: wajah muram menjadi wajah berseri-seri. Wajah muram ini diwakili oleh:


    • Kain yang terjadi karena ada iri hati.
    • ibu Hana, yaitu dalam tekanan hidup.
    • 2 orang murid yang ke Emaus, yaitu akibat kecewa.


    Selain wajah, pakaian juga diubahkan.
    Pakaian ini menunjuk pada solah tingkah hidup kita sehari-hari.

Markus 3: 7
3:7. Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,

Menghadapi Farisi dan Herodian, Tuhan menyingkir.
Artinya: kalau kehidupan itu tidak mau berubah, maka Tuhan akan meninggalkan.
Biarlah kita selalu menjaga, jangan sampai Tuhan meninggalkan kehidupan kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top