English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Desember 2014 (Minggu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Maret 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Januari 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:7-20 adalah kotbah dari Yohanes Pembaptis,...

Ibadah Raya Malang, 08 Februari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:Ayat 29, terjadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Agustus 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:10-12
10:10 Tetapi jikalau kamu masuk ke...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 21 Oktober 2014 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:18-20
25:18 Dan haruslah kaubuat dua...

Ibadah Doa Surabaya, 04 September 2013 (Rabu Sore)
PENDAHULUAN KITAB WAHYU

Kitab Wahyu yang terdiri dari 22 pasal adalah kitab yang terakhir dari Alkitab. Dalam susunan...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Desember 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut...

Ibadah Kunjungan di Toraja IV, 18 Februari 2016 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 ...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Juni 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 4:31-37
4:31 Kemudian Yesus pergi ke...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Februari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 6-7
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 26-29
ay. 26-29= MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Pada ayat sebelumnya (ay. 17-25), merupakan perjamuan paskah.
Jadi, ini merupakan perjamuan paskah yang terakhir dan merupakan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 20 November 2016 (Minggu Siang)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih sayang, damai sejahtera dan berkat TUHAN senantiasa dilimpahkan dalam hidup kita sekalian.

Wahyu 5: 1
5:1. Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

'gulungan kitab yang ada di dalam tangan kanan TUHAN, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya', dalam perjanjian baru menunjuk pada logos atau firman Allah yang tertulis di dalam alkitab atau Kitab Suci.
Di dalam perjanjian lama, kitab Keluaran 20-23, firman Allah ditulis pada dua tempat: (diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2016 sampai Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2016)

  1. Yang pertama: Keluaran 20: 1-17=> firman Allah ditulis pada dua loh batu.
    Sekarang artinya firman ditulis pada hati dan pikiran kita (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 25 September 2016 sampai Ibadah Raya Surabaya, 02 Oktober 2016).


  2. Yang kedua: Keluaran 21-23=> firman Allah ditulis pada gulungan atau lembaran surat-surat.
    Sekarang artinya firman Allah ditulis dalam lembaran hidup kita--seluruh hidup kita/solah tingkah laku kita (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 02 Oktober 2016 sampai Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2016).

Praktik sehari-hari jika hati-pikiran dan seluruh hidup kita ditulisi firman Allah
--kita menjadi surat Kristus yang terbuka--(diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2016):

  1. Keluaran 21: 12-14= jangan membunuh!--hukum keenam pada dua loh batu--, artinya jangan membenci (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2016 sampai Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2016).


  2. Keluaran 21: 15, 17
    21:15. Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati.
    21:17. Siapa yang
    mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati.

    Praktik kedua hati-pikiran dan seluruh hidup ditulisi firman: hukum kelima pada dua loh batu yaitu hormatilah ayahmu dan ibumu!--hukum kelima pada dua loh batu.
    Tiga tingkatan orang tua adalah orang tua jasmani, orang tua rohani dan orang tua sorgawi sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 13 November 2016 sampai Ibadah Doa Surabaya, 16 November 2016).


  3. Keluaran 22: 1
    22:1. "Apabila seseorang mencuri seekor lembu atau seekor domba dan membantainya atau menjualnya, maka ia harus membayar gantinya, yakni lima ekor lembu ganti lembu itu dan empat ekor domba ganti domba itu.

    Yang ketiga: jangan mencuri!--hukum kedelapan pada dua loh batu.
    Jadi, kalau firman ditulis pada hidup kita, kita bisa mempraktikkan 10 hukum Allah.

AD. 3 JANGAN MENCURI!
Dosa mencuri ini luar biasa. Kita harus hati-hati. ini yang mengganggu, menghalangi, dan merintangi kegerakan rohani yang besar untuk mencapai kesempurnaan.

Yosua 7: 20-21
7:20. Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: "Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku:
7:21. aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil; semuanya itu disembunyikan di dalam kemahku dalam tanah, dan perak itu di bawah sekali."

Yosua 6: 24
6:24. Tetapi kota itu dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dibakar mereka dengan api; hanya emas dan perak, barang-barang tembaga dan besi ditaruh mereka di dalam perbendaharaan rumah TUHAN

Sebenarnya, ini semua--emas dan perak--adalah milik TUHAN.
Jadi, dosa mencuri terjadi pada saat kegerakan Israel masuk ke Kanaan--negeri perjanjian.

Contohnya: Akhan mencuri milik TUHAN. Mereka sudah menang atas Yerikho, tetapi ada gangguan yaitu pencurian milik TUHAN.
Akibatnya: Akhan dibawa ke lembah Akhor.

Yosua 7: 24
7:24. Kemudian Yosua, beserta seluruh Israel mengambil Akhan bin Zerah, dan perak, jubah dan emas sebatang itu, anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan, lembunya, keledainya dan kambing dombanya, kemahnya dan segala kepunyaannya, lalu semuanya itu dibawa ke lembah Akhor.

Lembah Akhor= lembah kesulitan, kesukaran, sampai pada kebinasaan.
Sementara ada gerakan yang besar--Israel menang atas Yerikho--tetapi ada pencurian.

Yohanes 12: 5-8
12:5. "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
12:6. Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
12:7. Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
12:8. Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."

Dalam perjanjian baru, Yudas Iskariot mencuri milik TUHAN justru menjelang pelayanan terakhir pembangunan tubuh Kristus yang sempurna; pada saat kegerakan Roh Kudus hujan akhir--dulu, ada seorang perempuan mengurapi Yesus untuk persiapan penguburan Yesus. Istilah 'persiapan penguburan' berarti pelayanan terakhir, setelah Yesus dikuburkan tidak bisa dilayani lagi.

Akibatnya: Yudas kehilangan jabatan pelayanan dan diganti oleh Matias.
Kehilangan jabatan pelayanan = kehilangan jubah yang indah; hidupnya tidak indah lagi, sampai mati dengan perut pecah dan isi perutnya terburai. Artinya: dipermalukan dan binasa selamanya.

Ini dosa mencuri. Sungguh-sungguh mengganggu kegerakan rohani. Dalam perjanjian lama dan perjanjian baru, jelas mengganggu.

Dosa mencuri ini melekat. Sampai sudah dihukumpun, manusia tetap tidak bertobat, sampai binasa.
Inilah pentingnya kita ditulisi firman, yaitu supaya lepas dari dosa mencuri, terutama mencuri milik TUHAN.

Wahyu 9: 20-21
9:20. Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
9:21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

Dulu Mesir dihukum dengan 10 kali hukuman, tetapi nanti dunia dihukum dengan 3x7 penghukuman.
Dosa mencuri adalah dosa yang melekat. Sekalipun manusia dihukum oleh TUHAN di dunia ini, dosa mencuri masih dipertahankan, sampai binasa selamanya.
Kita harus hati-hati!

Ada tiga hal yang sering dicuri oleh anak TUHAN/hamba TUHAN/pelayan TUHAN di dalam rumah TUHAN--tadi dikatakan: 'Bawalah ke dalam perbendarahaan rumah TUHAN'--:

  1. Persepuluhan dan persembahan khusus.
    Maleakhi 3: 8
    3:8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    'menipu'= mencuri.
    Termasuk kami hamba TUHAN dan pelayan TUHAN--pemain musik, zangkoor dan lain-lain--banyak mencuri milik TUHAN, yaitu:


    • Persepuluhan.
      Persepuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati oleh TUHAN; kita sudah dipelihara oleh TUHAN lewat kasih karunia, kemurahan, dan anugerah TUHAN yang besar.

      Kalau bisa mengembalikan persepuluhan, berarti kita mengaku bahwa semua yang kita dapat itu dari anugerah TUHAN yang besar.

      Kalau dibuat rumus: 10 - 1= 9. Itu rumus persepuluhan.
      Kalau berkatnya 10, berarti dikembalikan 1/10= 1.
      Angka 9 adalah angka kasih karunia.
      Angka 10 menunjuk pada hukum TUHAN/ berkat TUAHN.
      Artinya, kalau kita memenuhi hukum TUHAN--mengembalikan persepuluhan--, maka ada angka 9--kita hidup dari anugerah TUHAN.

      Jadi, persepuluhan adalah pengakuan bahwa kita hidup dalam tangan kasih karunia anugerah TUHAN yang besar, yang tidak pernah habis; sampai kekal selamanya--hidup kekal.


    • Persembahan khusus--seperti tadi wanita yang mengurapi Yesus dengan minyak narwastu seharga 300 dinar.
      Upah 1 hari adalah 1 dinar. Kalau 300 dinar berarti upah satu tahun; sama dengan penyerahan hidup kepada TUHAN untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--yang terakhir. Sesudah itu tidak ada lagi--sesudah Yesus dikuburkan tidak bisa dilayani lagi.

      Jadi, persembahan khusus adalah pengorbanan-pengorbanan waktu, tenaga, uang dan lain-lain sampai menyerahkan hidup kita, untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Harus ada pengorbanan-pengorbanan!


    Tadi, Yudas Iskariot menghalangi persembahan khusus untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus dalam Yohanes 12. Bukan karena ia memperhatikan orang miskin, tetapi ada keinginan akan uang--Yudas terikat oleh keinginan akan uang sehingga ia menjadi pencuri, yaitu kikir dan serakah--sama dengan penyembahan berhala.
    Bukan menyembah TUHAN. Ini bahayanya dosa mencuri. Kalau dipertahankan kita bukan menyembah TUHAN, tetapi berhala. Kita harus berhati-hati soal persepuluhan dan persembahan khusus.

    2 Korintus 8: 9
    8:9. Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

    Sebenarnya, Yesus yang paling miskin--Yerus orang miskin yang seharusnya diperhatikan. Ia lahir di kandang. Semiskin-miskinnya kita, tidak ada yang lahir di kandang. Yesus tidak punya apa-apa. Waktu mati, tidak punya kuburan juga--kuburannya orang.
    Sekalipun Ia kaya--Ia yang memiliki sorga--, Ia rela menjadi miskin, supaya kita menjadi kaya.

    Ini banyak ditafsirkan bahwa kita harus kaya--banyak harta--karena Yesus miskin. Kalau tidak kaya, berarti bukan hamba TUHAN/pelayan TUHAN. Salah! Yang dimaksud kaya di sini--Yesus menjadi miskin supaya kita menjadi kaya--adalah kaya di dalam kebajikan--suka memberi dan membagi untuk pekerjaan TUHAN dan sesama yang membutuhkan.

    1 Timotius 6: 18
    6:18. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi

    Ini yang nanti disebutkan kita mendapatkan jubah mempelai--jubah putih berkilau-kilauan.
    Mari, jangan ragu-ragu! Kalau kita kaya dalam kebajikan--memberi--, hasilnya:


    • Kita akan selalu diingat oleh TUHAN. Tidak usah takut! Memberi waktu, tenaga, pikiran kalau itu dorongan dari TUHAN sungguh-sungguh, semua pengorbanan akan dicatat oleh TUHAN.

      Matius 26: 12-13
      26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.
      26:13. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk
      mengingat dia."

      Kalau kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus lewat pengorbanan-pengorbanan, hasilnya yang pertama: kita selalu diingat oleh TUHAN.
      Semua pengorbanan dan perbuatan baik kita diingat dan dicatat oleh TUHAN; tidak akan kembali sia-sia. Dia yang bertanggung jawab atas semua.

      TUHAN mengingat= Dia memperhatikan, mempedulikan, dan bertanggung jawab atas hidup kita.


    • Hasil kedua: sampai mendapatkan jubah putih berkilau-kilauan.
      Wahyu 19: 8
      19:8. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

      (terjemahan lama)
      19:8. Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala
      kebajikan orang-orang suci itu."


    Gunakan waktu! Kalau tidak mampu, ingat kurban Kristus, bagaimana Ia sudah lebih dulu mengorbankan semua bagi kita.
    Itu adalah kekuatan bagi kita untuk kita bisa berkorban bagi TUHAN.

    Inilah yang sering dicuri. Mulai dari saya, semoga firman ini mengingatkan kepada kita. Kalau kita ditulisi firman, kita tidak akan mencuri, apalagi milik TUHAN. Itu ada firman--ada remnya--untuk kita tidak berbuat dosa. Kalau tidak ada firman, akan berbuat dosa mencuri, bahkan sampai dihukumpun tetap dipertahankan. Dan ini yang menghalangi kegerakan besar untuk masuk Kanaan--kegerakan pembangunan tubuh Kristus.

    Kita hati-hati semua, supaya kita bisa diingat TUHAN dan bisa hidup dalam tangan anugerah TUHAN yang besar, yang tidak ada habis-habisnya sampai hidup kekal, sampai kita mendapat jubah putih berkilau-kilau untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan.


  2. Perkara kedua yang sering dicuri anak TUHAN/hamba TUHAN/pelayan TUHAN: firman Allah.
    Yeremia 23: 26-32
    23:26. Sampai bilamana hal itu ada dalam hati para nabi yang bernubuat palsu dan yang menubuatkan tipu rekaan hatinya sendiri,
    23:27. yang merancang membuat umat-Ku melupakan nama-Ku dengan mimpi-mimpinya yang mereka ceritakan seorang kepada seorang, sama seperti nenek moyang mereka melupakan nama-Ku oleh karena Baal?
    23:28. Nabi yang beroleh mimpi, biarlah menceritakan mimpinya itu, dan nabi yang beroleh firman-Ku, biarlah menceritakan firman-Ku itu dengan benar! Apakah sangkut-paut jerami dengan gandum? demikianlah firman TUHAN.
    23:29. Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?
    23:30. Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang mencuri firman-Ku masing-masing dari temannya.
    23:31. Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk mengutarakan firman ilahi.
    23:32. Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan mereka yang menubuatkan mimpi-mimpi dusta, demikianlah firman TUHAN, dan yang menceritakannya serta menyesatkan umat-Ku dengan dustanya dan dengan bualnya. Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka. Mereka sama sekali tiada berguna untuk bangsa ini, demikianlah firman TUHAN.

    Firman Allah yang sering dicuri adalah firman Allah yang bagaikan api dan palu--firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Praktiknya:


    • Dari pihak hamba TUHAN:


      • Ayat 30: 'mencuri firman-Ku masing-masing dari temannya'= menerima pembukaan firman pengajaran dari hamba TUHAN yang lain, tetapi dia tidak mau berfellowship dengan hamba TUHAN tersebut, malah memfitnah dan lain-lain.

        "Lempin-el perhatikan! Kalau kita menerima firman TUHAN dari hamba TUHAN lain tetapi kita tidak mau berfellowship dengan dia, malah memfitnah, itu sama dengan mencuri."


      • Hamba TUHAN tidak mau menyampaikan firman pengajaran yang menyucikan sidang jemaat karena takut jemaat lari, tidak mau dengar dan lain-lain--menggunakan logika. Tidak mau menyampaikan firman pengajaran, tetapi menukar dengan: dongeng, lawak-lawak yang enak bagi daging; yang tidak menunjuk dosa dan kesalahan.

        Dosa dan kesalahan dibiarkan saja, yang penting: Saudara hebat, dahsyat, luar biasa, diberkati. Dia membelokkan firman, sehingga dosa-dosa makin memuncak sampai dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (kawin cerai dan lain-lain).

        Ini benar-benar pencuri firman, sehingga dosa-dosa semakin memuncak dan menimbulkan ajaran-ajaran sesat.

        "Doakan kami supaya ada keberanian untuk menyampaikan firman sesuai dengan yang diterima dari TUHAN, yang bagaikan api dan palu, apapun resikonya, untuk menyucikan sidang jemaat. Harus berani! Bukan menembak, tetapi sungguh-sungguh dari TUHAN."


    • Dari pihak sidang jemaat: menolak firman Allah yang bagaikan api dan palu--firman yang menyucikan--; tidak mau menerima firman.
      Akibatnya:


      • Merosot sampai keluar dari kegerakan Roh Kudus hujan akhir, bukan masuk di dalamnya; masuk dalam kegerakan Babel. Ini bahaya!

        Kalau semakin disucikan, kita semakin aktif. Hati-hati! Kalau kita semakin pasif dalam ibadah pelayanan dan menyembah, berarti kesucian dan kebenarannya turun, sampai terhilang dan masuk kegerakan Babel--mempelai wanita setan yang sempurna dalam kenajisan-kejahatan dan akan dibinasakan.


      • Nasibnya seperti Akhan dan Yudas Iskariot. Semua sia-sia. Yang dicuri oleh Akhan, semua hancur. Semua sia-sia, tak berguna, dan menuju kebinasaan.
        Kita meninggalkan ibadah pelayanan untuk apapun juga, nanti akan jadi sia-sia.

        Jangan merosot! Bahaya! Nanti kita mendapat semuanya seperti Yudas dan Akhan, tetapi hilang semua, tidak ada artinya.

        Semua aktifitas di dunia, silahkan yang keras, tetapi jangan lupa penyucian; tetap dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus. Jangan merosot! Kalau merosot, nanti penyucian merosot! Mari ditambah juga, yang di dalam jangan sampai merosot. Sampai TUHAN datang kita bersama-sama dengan Dia.


    Kalau mau disucikan dan masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir, hamba TUHAN harus menyampaikan firman Allah bagaikan palu dan api, dan sidang jemaat harus menerima:


    • Firman Allah bagaikan api.
      Maleakhi 3: 1-4
      3:1. Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.
      3:2. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti
      api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
      3:3. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
      3:4. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

      Firman bagaikan api untuk menyucikan imam-imam supaya tampil bagaikan emas dan perak yang murni--tidak berkarat--di hadapan TUHAN, sehingga persembahan dan pelayanannya berkenan kepada TUHAN.

      Harus menerima firman Allah yang bagaikan api dan palu. Kalau tidak, akan merosot dalam kesucian dan keluar sendiri dari kegerakan pembangunan tubuh Kristus.

      2 Timotius 2: 20-22
      2:20. Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
      2:21. Jika seorang
      menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
      2:22. Sebab itu
      jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

      Yang sudah aktif dalam rumah TUHAN--pembangunan tubuh Kristus--, masih dipisahkan lagi. Hati-hati!
      Firman Allah yang bagaikan api tukang pemurni logam untuk MENYUCIKAN hamba TUHAN, imam-imam dari nafsu orang muda:


      • Mengarah pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan; dosa kenajisan. Terus diulang-ulang, harus disucikan karena ini yang membuat merosot sampai ke Babel. Ini harus dibasmi!


      • 2 Timotius 2: 23-24
        2:23. Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,
        2:24. sedangkan seorang
        hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar

        Nafsu orng muda yang kedua: dosa kejahatan, yaitu pertengkaran, perdebatan, gosip, perbantahan.

        Jangan ikut-ikut! Seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar. Orang yang suka bertengkar, tidak boleh menjadi hamba TUHAN.

        "Itu rumusnya Lempin-El 'Kristus Ajaib'. Itu sebabnya kalau anak Lempin-El bertengkar, akan dipulangkan."

        Termasuk pencurian, adalah dosa kejahatan.

        "Kalau di Lempin-El, nafsu orang muda ditambah dengan tidak boleh pacaran selama belajar. Kalau sudah punya pacar, HPnya saya ambil. Bukan tidak boleh pacaran, tetapi supaya konsentrasi. Dua hal ini tidak boleh di Lempin-el: bertengkar dan pacaran. Kita juga, dosa kejahatan dan kenajisan harus disucikan."


      Kalau disucikan dari nafsu orang muda, kita akan tampil seperti emas dan perak.

      Perak= perkataan benar, tidak ada dusta.
      Amsal 10: 20a
      10:20a. Lidah orang benar seperti perak pilihan

      Ini hamba TUHAN/pelayan TUHAN. Kalau kita semua mau tampil seperti emas dan perak pilihan di hadapan TUHAN, kita harus kena api pemurni logam sampai lidahnya benar; jujur. Ya katakan: ya, tidak katakan: tidak, benar katakan: benar, tidak benar katakan: tidak benar. Semakin kena api, semakin kuat.

      Kalau: ya, tetapi...itu seperti rumput dan terbakar.
      Melayani, tetapi nanti kena ujian-ujian, ia akan terbakar habis, tidak mampu lagi dan meninggalkan pelayanan.

      Rumput memang banyak--emas 1 gram untuk beli rumput bisa dapat banyak--, kita memang bukan kuantitas--kuantitas penting--tetapi harus ditingkatkan pada kualitas. Jangan rumput terus! Kalau tidak, saat kena pencobaan, rumput akan kering, mundur sampai terbakar. Tidak kuat sampai TUHAN datang. Di tengah jalan pasti sudah terbakar, tidak mampu menghadapi pencobaan.

      Pencobaan, mungkin berupa sengsara, sudah tidak mampu. Kalau godaan, saat sudah diberkati, lalu tidak mau ibadah. Bisa juga. Inilah rumput.

      2 Timotius 2: 22
      2:22. Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

      Emas= tabiat ilahi, yaitu:


      • Keadilan= tidak memihak siapa-siapa, tapi memihak TUHAN. Jangan ukur keadilan dengan logika kita! Keadilan diukur dengan firman pengajaran yang benar.

        Musa katakan: Siapa memihak TUHAN--bukan Musa--sandang pedang, tidak peduli ibunya, bunuh! Coba kalau pakai pandangan daging, tidak akan bisa adil. Artinya bukan membunuh tubuh, tetapi yang sesuai firman. Kalau salah, katakan: salah.


      • Kesetiaan. Jangan mundur setapakpun. Kalau tidak setia, itu emasnya sudah berkarat. Hari-hari ini ditambah lagi kesetiaannya.
      • Kasih= mengasihi TUHAN lebih dari semua dan mengasihi sesama seperti diri sendiri, bahkan mengasihi musuh.
      • Damai.


      Jaga perkataan benar dan baik!
      Emas, artinya mulai adil, setia, kasih sampai damai.

      Kalau sudah disucikan seperti emas dan perak, hasilnya:


      • Dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna; kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

        "Mari, banyak tugas kita. Banyak pengorbanan. Kita semua bergerak."


      • Ibadah pelayanan kita berkenan pada TUHAN--berbau harum di hadapan TUHAN; menyenangkan hati TUHAN. Kalau kita menyenangkan TUHAN, Dia pasti menyenangkan kita. Jangan takut!


      • Bertahan sampai TUHAN datang--bertahan sampai garis akhir.
        Ini kualitas. Kuantitas penting, tetapi kualitas juga harus.

        Bertahan = tetap setia berkobar-kobar sampai garis akhir--sampai meninggal atau sampai Yesus datang kembali kedua kali.


      Kita harus mengalami pekerjaan firman bagaikan nyala api.

      Jangan mencuri! Kita semua harus menerima, supaya terjadi penyucian.


    • Firman Allah bagaikan palu.
      Mazmur 114: 7-8
      114:7. Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub,
      114:8. yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan
      batu yang keras menjadi mata air!

      Firman seperti palu untuk menyucikan kita supaya memiliki HATI YANG LEMBUT; menghancurkan hati yang keras, menjadi mata air.

      Inilah, kalau mau menjadi hamba TUHAN/pelayan TUHAN yang dipakai oleh TUHAN, yang pertama tadi: kesucian, dan yang kedua: hati yang lembut.

      Hati-hati! Masih ada empat macam mata air.
      Yakobus 3: 11-12
      3:11. Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?
      3:12. Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata
      air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

      Empat macam mata air yang harus disucikan:


      • Mata air tawar= kehidupan pelayan TUHAN yang mudah tawar hati--kecewa, putus asa, bangga dengan sesuatu. Ini adalah hati yang keras, yang harus disucikan, dihancurkan menjadi hati yang selalu mengucap syukur.


      • Mata air yang pahit= kepahitan hati--iri, benci tanpa alasan, dendam dan lain-lain. Sudahlah, berhenti hari-hari ini! Jadilah manis--mengasihi! Jangan ada kepahitan! Percuma! Kita rugi dua kali: sudah disakiti, ditambah lagi menyakiti diri kita sendiri. Misalnya jasmani disakiti, nanti rohaninya rugi. TUHAN tolong kita semua.


      • Mata air asin= garam bertumpuk-tumpuk sampai jadi asin= dosa yang diulang-ulang sampai puncaknya dosa; sampai menjadi Sodom Gomora--laut asin.
        Hati-hati!

        Kita hidup benar dan tinggalkan dosa!


      • Mata air kehidupan. Ini yang benar. Kalau semua sudah dipalu, kita akan mendapat mata air kehidupan--tempat mengalirnya Roh Kudus; sungai air kehidupan.


    Siang ini kita mohon, kalau mau dipakai TUHAN, jangan mencuri milik TUHAN! Kita Mau disucikan lewat api dan palu sampai kita menjadi mata air kehidupan, tempat Roh Kudus mengalir; Roh Kudus mengalir dalam hidup kita.

    Kegunaan air kehidupan:


    • Yehezkiel 47: 8-9
      47:8. Ia berkata kepadaku: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar,
      47:9. sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana
      akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.

      Tadinya laut asin tidak ada kehidupan. Tetapi begitu ada sungai air kehidupan masuk di laut asin, semua menjadi tawar, semua hidup.

      Kegunaan air kehidupan yang pertama: untuk memelihara kehidupan kita di tengah kesulitan, ketandusan, dan kemustahilan di dunia.

      Hamba TUHAN, tidak usah takut! Hidup kita diizinkan oleh TUHAN seperti menghadapi laut Asin--tidak ada yang hidup. Semua nanti dipersulit oleh setan sampai kita mengaku bahwa kita hidup hanya dari air kehidupan sorga.

      "Beberapa kesaksian kepada saya: masalah tidak bisa selesai dalam pekerjaan, tetapi tanpa berbuat apa-apa, bisa selesai. Apa yang sulit bisa selesai. Itulah sungai air kehidupan sorga mengalir ke laut Asin."


    • Kegunaan air kehidupan yang kedua: dari mati jadi hidup= mujizat terjadi dari yang mustahil menjadi tidak mustahil; rohani yang mati jadi hidup lagi.
    • Wahyu 22: 1
      22:1. Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

      Keguaan air kehidupan yang ketiga: mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani yaitu jernih seperti kristal--jujur--jujur dalam mengaku dosa, jujur dalam segala hal--, dan percaya--iman yang tulus, tidak ada ragu sedikitpun.

      Hamba TUHAN harus membawa air kehidupan--apa yang mati jadi hidup.
      Jujur dan percaya adalah modal hamba TUHAN. Jujur dalam mengaku dosa dan jujur dalam kebenaran, sampai jujur dalam segala hal.

      "Lempin-el perhatikan! Kita semua imam-imam, modalnya adalah jujur dan percaya. Kalau jujur dan percaya, maka kita menjadi rumah doa; menyembah TUHAN; seperti bayi yang menangis."


      • Seorang ibu pendarahan 12 tahun, ia jujur dan percaya. Tidak bisa ke mana-mana lagi.
        Mari, halangan apa yang kita hadapi? Ini seorang ibu. Sudah ke tabib, tapi keadaannya semakin buruk.

        Tetapi begitu dia punya sungai air kehidupan yang jernih seperti kristal--seharusnya dia mati, semua tabib tidak bisa, keadaannya tambah buruk--ia jujur dan percaya: "Asal kujamah ujung jubah-Nya, aku sembuh." Dan dia sembuh. Ini air kehidupan. Jujur dan percaya hari-hari ini!

        Pendarahan= perpecahan-perpecahan, kebusukan dalam nikah dan buah nikah.
        Mari datang pada TUHAN! Ada aliran sungai kehidupan dari takhta sorga. Bawa air kehidupan! Akui segala kesalahan dan Roh Kudus yang bertindak di tengah kita. Dari perpecahan bisa menjadi satu lagi, yang busuk menjadi harum dan baik kembali. TUHAN tolong kita.


      • Seorang anak muda: Ester, menghadapi pembunuhan oleh Haman. Orang Yahudi mau dibunuh semua sampai nanti zaman antikris pembunuhan masal.
        Ini kemustahilan yang dihadapi anak muda.

        Ester masih muda, akhirnya ia katakan: "Kalau aku harus mati, biarlah aku mati." Ini jujur dan percaya. Ia menyerah pada TUHAN. Ia menghadap raja dan mendapat tongkat emas.
        Mujizat terjadi, semua diselesaikan tepat pada waktunya, malah diberi masa depan yang berhasil dan indah.

        Menghadapi pembunuhan, kemustahilan, masa depan yang hancur, antikris, mari hadapi dengan jujur dan percaya. Tongkat emas --kuasa Roh Kudus--akan diulurkan. Semua diselesaikan pada waktunya, bahkan diangkat jadi ratu. Ada masa depan yang berhasil dan indah.


      • Yohanes 21: 5-6
        21:5. Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
        21:6. Maka kata Yesus kepada mereka: "
        Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

        Bapak-bapak--Petrus dan kawan-kawan--tidak bisa menangkap ikan. Lalu Yesus bertanya: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Dijawab dnegan jujur: "Tidak ada."

        "Anak muda, jangan marah kalau ditanya orang tua. Itu sama dengan menutup jalanmu. Jangan begitu! Jawab apa adanya."

        Kita semua juga, kalau firman menegor kita, jangan marah, nanti tertutup jalan kita. Jujur, akui: 'Ini kesalahan saya, rumah tangga gagal, ekonomi gagal, semua gagal. Saya mau perbaiki diri, ampuni saya, TUHAN.'
        Dan percaya saat TUHAN katakan: "'Tebarkan jalamu!' Lalu mereka menebarkannya"--taat termasuk percaya. Pasti berhasil.


    Mari, bapak, ibu, anak muda; kita semua, kalau mau menjadi hamba TUHAN/pelayan TUHAN yang dipakai TUHAN, yang pertama: harus menerima firman bagaikan nyala api. Selesaikan semua dosa, senangkan TUHAN, dan bertahan sampai TUHAN datang!
    Yang kedua: hati yang keras dipukuli oleh firman, sampai ada mata air kehidupan--sampai jujur dan percaya. Sudah, serahkan semua pada Dia!

    Yakinlah, Roh kudus mampu menolong kita. Dan kalau TUHAN datang, kita tidak salah lagi dalam perkataan. Kita teangkat di awan-awan yang permai, bersama dengan TUHAN selamanya.


  3. Perkara ketiga yang sering dicuri anak TUHAN/hamba TUHAN/pelayan TUHAN: diterangkan pada ibadah berikutnya.

Jujur dan percaya! Ester menghadapi pembunuhan. Kaum muda, mungkin seperti tidak ada lagi masa depan dan lain-lain. Mari: 'Kalau aku harus mati, biarlah aku mati.' Ini adalah penyerahan sepenuh--jujur dan percaya kepada TUHAN; hanya seperti bayi yang menangis.

Seorang ibu yang sakit pendarahan juga jujur dan percaya.
Seorang ayah--Petrus dan kawan-kawan--gagal semuanya. Mari, jujur dan percaya; seperti bayi yang menangis. Roh Kudus akan menolong kita semua.

Perempuan yang sakit pendarahan, sudah tidak ada jalan--tabib-tabib tidak bisa dan keadaannya tambah buruk. Jujur dan percaya!
Ester tidak bisa apa-apa, mada depan tidak ada, dan menghadapi kemustahilan. Jujur dan percaya!
Petrus--ayah--gagal semua--telanjang. Jujur dan percaya!

Mari, semua bergumul untuk bisa dibersihkan oleh api firman--supaya berkenan pada TUHAN dan tahan sampai TUHAN datang--, dan hati yang keras bisa dihancurkan--supaya ada air kehidupan. Semua hidup, semua bahagia; seorang ayah, seorang ibu, seorang anak muda, apapun yang terjadi, serahkan kepada TUHAN!

Jujur dan percaya! Hanya seperti bayi yang terus menangis sampai TUHAN menolong kita. Biar kita digempur oleh api dan palu sampai menjadi mata air kehidupan.
Melembut! Jangan salahkan orang lain! Ester hanya berkata: 'Kalau aku harus mati, biarlah aku mati.' Ibu yang sakit pendarahan berkata: 'Asal kujamah ujung jubah-Nya, aku sembuh.'

Apapun keadaan kita, yang sudah baik semua, silahkan, yang masih dalam kepahitan dan kehancuran, serahkan pada TUHAN! Jujur dan percaya! Roh Kudus menolong dan mengadakan mujizat bagi kita.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 06 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top