|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Malang, 09 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:9-13 adalah nubuat ketiga, yaitu PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK-ANAK... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-27 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit... Ibadah Retreat Family III Malang, 05 Maret 2011 (Sabtu Pagi)
Yesaya 6:1 6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk... Ibadah Raya Malang, 10 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Desember 2011 (Kamis Sore)
Diambil dari siaran tunda Ibadah Persekutuan di Pekanbaru, 30 November 2011 Sore
Tema: Yesus... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Matius 25:31 25:31. "Apabila... Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 November 2011 (Sabtu Sore)
Berita tentang kelahiran Yohanes Pembaptis. Lukas 1:13-17 Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK Yesaya 49:14-16 49:14 Sion berkata: "TUHAN... Ibadah Raya Malang, 21 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25 ini dalam Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juli 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Doa Malang, 10 Maret 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:31, keadaan ketiga pada saat kedatangan Yesus kedua kali adalah... Ibadah Kunjungan di Ngawi, 03 Juni 2011 (Jumat Sore)
Kenaikan Yesus ke Sorga dikaitkan dengan 2 hal:
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 April 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.
Matius 26:12 26:12... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-28 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juni 2011 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Kita masih mempelajari tentang
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 13 Juni 2010 (Minggu Sore)
Kita
mengenal Yesus bukan hanya sebagai Tabib dan penolong, tapi
puncaknya, kita mengenal Dia sebagai Mempelai Pria Surga.
Matius
25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan
lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh
itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4.
sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa
pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli
mereka.
Gereja Tuhan bagaikan 10 gadis yang menyongsong
kedatangan Yesus kedua kali dan TERPISAH menjadi 2
bagian:
- yang memiliki minyak persediaan (meluap-luap dalam urapan Roh
Kudus)= 5 gadis yang bijaksana yang bisa menyongsong kedatangan
Tuhan kedua kali.
- yang TIDAK mempunyai minyak persediaan= 5 gadis yang
bodoh, yang pelitanya hampir padam bahkan sampai padam dan akan
ketinggalan pada saat kedatangan Yesus kedua kali dan binasa untuk
selamanya.
1
Korintus 1: 18
1:18. Sebab pemberitaan tentang
salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan
binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah
kekuatan Allah.
Praktik sehari-hari gadis yang bodoh
adalah menolak salib Tuhan. Artinya tidak mau sengsara
daging bersama Tuhan.
Seringkali anak Tuhan merasa sudah sulit di
dunia ini, dan saat masuk ke gereja masih diajar salib lagi.
Akibatnya, di gereja sering diciptakan yang enak-enak bagi daging dan
tidak ada salibnya.
Memang hal tersebut enak bagi daging, tapi
itu adalah suatu KEBODOHAN.
Tapi kalau kita merasa
sengsara dalam ibadah, itu SUDAH BENAR.
Kalau
menolak salib, hasilnya adalah kebinasaan.
Karena itu,
gereja yang bijaksana adalah gereja yang memikul salib
Tuhan.
Mengapa kita perlu memikul salib? Salah satunya
adalah supaya mendapat iman yang murni (sudah dibahas).
1
Petrus 2: 19
2:19. Sebab adalah kasih karunia,
jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung
penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
Alasan
lainnya adalah supaya kita menerima kasih karunia Tuhan.
Di luar
salib, TIDAK ADA KASIH KARUNIA.
Gadis-gadis yang siap sedia
menyongsong kedatangan Tuhan, harus hidup dalam kasih karunia.
Wahyu
22: 20-21
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya
ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah,
Tuhan Yesus!
22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai
kamu sekalian! Amin.
Menjelang kedatangan Tuhan
kedua kali, yang dibutuhkan adalah kasih karunia Tuhan.
Sebab itu,
jangan salah paham apabila kita mengalami penderitaan dalam
Tuhan.
Proses kesempurnaan gereja Tuhan jadi mempelai
wanita oleh kasih karunia Tuhan dalam sistem
tabernakel (http://www.gptkk.org/tabernakel.php):
- Titus 2: 11
2:11. Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan
semua manusia sudah nyata.
Proses pertama adalah kasih karunia menyelamatkan manusia
berdosa (masuk halaman tabernakel) (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelataran.html).
Roma 3: 23-24
3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan
kemuliaan Allah,
3:24. dan oleh kasih karunia telah dibenarkan
dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Gereja Tuhan diselamatkan lewat kasih karunia Allah dalam bentuk
penebusan oleh darah Yesus.
Keluaran 13: 13
13:13. Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu
kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak
menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi
mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki,
haruslah kautebus.
Bangsa kafir adalah sama dengan keledai (binatang haram yang tidak
berharga di hadapan Tuhan). Dan kalau keledai ini tidak ditebus,
maka keledai itu hanya akan dipatahkan batang lehernya. Artinya
bangsa kafir ini lahir hanya untuk mati.
Jadi, bangsa kafir bisa selamat oleh kasih karunia Tuhan lewat
penebusan darah Yesus di kayu salib (seperti anak domba yang
disembelih).
Langkah-langkah keselamatan di dalam halaman tabernakel:
Titus 2: 12
2:12. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan
kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup
bijaksana, adil dan beribadah
di dalam dunia sekarang ini
Tinggalkan kefasikan= hidup dalam hidup baru.
Hidup bijaksana= tahu batas dalam perkataan dan perbuatan,
yaitu harus sesuai dengan Firman.
Adil= memihak pada kebenaran.
Beribadah= setia dalam ibadah pelayanan di dunia ini.
Wahyu 22: 3
22:3. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta
Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan
beribadah kepada-Nya,
Kalau di dunia ini tidak setia dalam ibadah pelayanan, maka di Surga
nantipun juga tidak akan bisa setia dalam ibadah pelayanan.
Sebab itu, kita harus setia ibadah dan melayani selama di dunia ini.
Sebab ini merupakan adaptasi untuk hidup di Surga.
1 Timotius 4: 8-10
4:8. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah
itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik
untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
4:9. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.
4:10. Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang,
karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup,
Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.
Kesetiaan kita dalam ibadah pelayanan, itu MENJAMIN
pemeliharaan hidup kita untuk sekarang sampai masa depan bahkan
sampai hidup kekal.
Karena itu, mari kita perjuangkan ibadah pelayanan lebih dari
segala
aktifitas apapun di dunia! Tuhan
tidak pernah menipu.
- 1 Petrus 1: 13-16
1:13. Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan
letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang
dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
1:14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu
yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
1:15. tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama
seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
1:16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
Proses kedua adalah kasih karunia menyucikan kita sampai
suci seperti Yesus suci (menunjuk pada ruangan suci).
Kejadian 49: 11
49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon
anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia
akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah
anggur.
Setelah bangsa kafir selamat, masih harus dilanjutkan untuk bisa hidup
suci.
Syarat untuk keledai (bangsa kafir) disucikan adalah HARUS
TERTAMBAT pada pokok anggur pilihan. Itulah Pokok Anggur
yang benar (tergembala pada firman pengajaran yang benar).
Jangan sampai kita asal tertambat. Kalau tidak
tertambat, keledai itu akan jadi keledai liar dan jalang. Dan kalau
sembarang tertambat, keledai itu akan tersesat.
Sebab itu, untuk tergembala, kita HARUS MELIHAT PENGAJARANNYA.
Kandang penggembalaan ini dalam tabernakel berada dalam ruangan suci
yang di dalamnya ada 3 alat (sekarang adalah 3 macam ketekunan ibadah):
Dalam sistem penggembalaan, kita mengalami penyucian seluruh hidup kita
oleh Allah Tritunggal.
1 Petrus 1: 15a
1:15. tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam
seluruh hidupmu
Kita harus masuk dalam 3 macam ibadah, karena hidup kita ada tubuh,
jiwa dan roh.
Karena itu, seluruh hidup kita perlu disucikan oleh Allah Tritunggal.
PENYUCIAN OLEH ANAK ALLAH
Yohanes 15: 3
15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah
Kukatakan kepadamu.
Lewat firman pengajaran, kita disucikan dari sifat keledai liar
dan jalang.
Ayub 39: 8
39:8. Siapakah yang mengumbar keledai liar,
atau siapakah yang membuka tali tambatan keledai jalang?
Liar=
- tidak teratur dan tidak mau diatur. Dan ini dimulai
dari pemberitaan Firman yang juga disusun teratur seperti menyusun roti.
- ganas/galak.
- bengis/kejam
- pengacau/perusuh.
Jalang= kenajisan dan kejahatan.
Kenajisan, itu adalah dosa makan minum dan sex.
Kejahatan, itu adalah keinginan akan uang sampai mencuri milik Tuhan.
Kalau mencuri milik Tuhan, sehebat apapun orang itu, sekalipun rasul
seperti Yudas, hidupnya akan binasa.
PENYUCIAN OLEH ALLAH ROH KUDUS
1 Petrus 1: 2
1:2. yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana
Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat
kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.
Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.
Kita disucikan oleh Roh Kudus supaya bisa taat
dengar-dengaran dan tahan sengsara (tahan banting).
Tahan sengsara ini dimulai dengan tidak mengeluh.
PENYUCIAN OLEH ALLAH BAPA
1 Tesalonika 5: 23
5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu
seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara
sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Oleh Allah Bapa, kita disucikan sampai suci seperti Yesus suci,
sempurna tak bercacat saat Yesus datang kembali.
- 1 Petrus 5: 10
5:10. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah
memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan
melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah
kamu menderita seketika lamanya.
(Terjemahan lama)
5:10. Maka Allah, pohon segala anugerah, yang sudah memanggil
kamu masuk kemuliaan-Nya yang kekal itu di dalam Kristus, sesudahnya
kamu merasai sengsara di dalam sedikit masa, sendiri akan
menjadikan kamu sempurna dan tetap dan kuat dan beralas.
Proses ketiga adalah kasih karunia menyempurnakan kita (menunjuk
ruangan maha suci).
Di ruangan maha suci ini ada tabut perjanjian (http://www.gptkk.org/tabernakel_tabut+perjanjian.html)
dengan 2x7 percikan darah.
Jadi, untuk mencapai kesempurnaan, harus melewati percikan darah
yang hanya seketika saja.
Seperti Yesus yang mati 3 hari dan hidup
untuk selamanya.
Contohnya adalah percikan darah dalam bentuk doa puasa atau seperti
keledai yang ditunggangi Tuhan Yesus.
Tapi di balik sengsara, ada kemuliaan yang menanti kita.
Kalau tidak mau menderita, hidup itu tidak akan bisa disempurnakan.
Sebagai keledai, biarlah kita ditunggangi Tuhan. Kalau tidak,
hidup itu akan ditunggangi oleh Bileam (nabi palsu yang mengarah pada
kutukan).
Kalau ditunggangi Yesus, kita akan mengarah pada Yerusalem baru.
Penderitaan seketika lamanya, itu sama dengan penderitaan karena
kehendak Tuhan. Dan ini sama dengan penderitaan sakit bersalin.
Yohanes 16: 21
16:21. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan,
tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi
akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang
manusia telah dilahirkan ke dunia.
Galatia 4: 19
4:19. Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita
sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di
dalam kamu.
Secara rohani, kita sakit bersalin untuk menghasilkan manusia baru
(bayi rohani yang mewarisi Surga). Artinya, kita diubahkan sampai
rupa Yesus ada dalam hidup kita.
Sebab itu, jangan sampai kita putus asa saat mengalami penderitaan.
Matius
21: 16
21:16. lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau
dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada
mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari
mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah
menyediakan puji-pujian?"
Praktik manusia baru
adalah seperti bayi. Dari bayi ini, yang diperhatikan adalah
mulutnya.
Yang MASUK mulut bayi adalah menyusui dari susu
ibu. Artinya: selalu merindu dan menikmati firman penggembalaan,
lebih dari segala sesuatu dan taat dengar-dengaran pada Firman.
1
Petrus 2: 2
2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru
lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani,
supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Yang
KELUAR dari mulut bayi adalah tangisan. Artinya: hanya memuji dan
menyembah Tuhan.
Kidung Agung 8: 5-6
8:5.
Siapakah dia yang muncul dari padang gurun, yang bersandar pada
kekasihnya? --Di bawah pohon apel kubangunkan engkau, di sanalah
ibumu telah mengandung engkau, di sanalah ia mengandung dan
melahirkan engkau.
8:6. --Taruhlah aku seperti meterai
pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta
kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
Posisi
bayi yang menangis adalah ada dalam gendongan Tangan Tuhan (Tangan
kasih
yang sekuat maut).
Yesaya 46: 3-4
46:3.
"Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang
yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang
Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak
dari rahim.
46:4. Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa
putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah
melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku
mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Kalau
kita ada dalam Tangan kasih karunia Tuhan, hasilnya:
- Tuhan membahagiakan dan memberi kehangatan pada kita.
- Tuhan bertanggung jawab untuk memelihara kehidupan kita.
- Tuhan memikul segala beban masalah kita sampai yang
mustahil.
- Tuhan menyelamatkan sampai menyempurnakan kita, sama
mulia
dengan Tuhan Yesus. Kita menjadi mempelai wanitaNya yang siap
menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|