English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 November 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 kali percikan...

Ibadah Raya Surabaya, 07 Desember 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Juni 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 07 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai ke Rafidim = tempat perhentian, tetapi tidak ada...

Ibadah Raya Malang, 26 Agustus 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-17
7:15 Karena itu...

Ibadah Doa Malang, 22 November 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:3-4
8:3 Maka datanglah seorang malaikat...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 10 Juli 2012 (Selasa Sore)
bersamaan Penataran II Calon Imam dan Imam-imam

...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Maret 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Pada kesempatan malam hari...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 17 Maret 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 15:22-27 dalam Tabernakel menunjuk pada Pintu Kemah, yaitu baptisan Roh...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 05 Juni 2016 (Minggu Malam)
Selamat malam, kita masih mempelajari tentang empat makhluk yang berada di sekeliling takhta sorga. Ini sama dengan...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Juni 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2016 (Rabu Malam)
Markus 5: 25-29, 33
5:25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
5:26...

Ibadah Raya Malang, 16 September 2018 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Euodia artinya perjalanan yang makmur, yang takkan kekurangan. Juga berarti aroma/ bau harum.
Ini...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 20 Agustus 2019 (Selasa Sore)

Rekaman Ibadah Doa di Medan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9: 28-29
9:28. Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
9:29. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.


Yesus mengajar, setelah itu Ia membawa murid-murid naik ke atas gunung untuk menyembah.
Jadi, doa penyembahan yang benar didorong oleh firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus sehingga bisa naik ke hadirat Tuhan dan berkenan kepadaNya.

Wahyu 19:6
19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

Doa penyembahan yang benar akan memuncak pada doa penyembahan di awan-awan yang permai dengan sorak sorai "Haleluya", untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga.
Sesudah itu kita masuk Firdaus dan Yerusalem baru, kerajaan Sorga selamanya. Kita menyembah Tuhan selama-lamanya.

Inilah doa penyembahan yang benar, yang diteladankan Yesus di atas gunung.
Tetapi hati-hati, ada doa penyembahan palsu.

Wahyu 13: 11-12
13:11. Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.

'sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga'= nabi palsu.
'binatang yang pertama'= antikris.

Doa penyembahan palsu didorong oleh ajaran palsu dan tanda-tanda mujizat palsu, tanpa penyucian dan keubahan hidup.
Doa penyembahan palsu akan memuncak pada penyembahan antikris yang akan dibinasakan di neraka selamanya.

Biarlah doa penyembahan kita sungguh-sungguh didorong oleh firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus sampai puncaknya, kesempurnaan di Sorga selamanya.

Hasil doa penyembahan yang benar:

  1. Meneguhkan panggilan dan pilihan Tuhan atas hidup kita.
    Lukas 9: 35
    9:35. Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."

    Yaitu:
    • Teguh dalam firman pengajaran yang benar, tidak goyah oleh ajaran palsu termasuk gosip-gosip.
    • Teguh dalam kebenaran dan kesucian, tidak goyah dan tidak tergoda oleh dosa-dosa.
    • Teguh dalam jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita. Jangan seperti Yudas yang meninggalkan jabatan pelayanan, sehingga jubahnya diambil orang lain. Yudas menjadi telanjang, perutnya pecah, dan binasa selamanya.

    1 Timotius 1: 12
    1:12. Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku--

    Contoh kehidupan yang teguh dalam panggilan dan pilihan Tuhan, teguh dalam jabatan pelayanan adalah rasul Paulus.
    Teguh dalam jabatan pelayanan artinya:
    • Setia dan dapat dipercaya.
    • Setia dan tanggung jawab.
    • Setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sesuai dengan jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan sampai garis akhir.

    Kehidupan yang semacam ini akan menjadi bintang-bintang bercahaya, yang dipakai oleh Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna dan layak untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

    Kalau menjadi bintang bercahaya, hasilnya adalah bercahaya, artinya hidup kita berhasil dan indah sampai layak untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali dan masuk kerajaan Sorga selamanya.

    Waspada! Ada bintang yang gugur.
    Wahyu 12:4a
    12:4a. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.

    Oleh karena itu seorang imam harus banyak menyembah Tuhan, supaya teguh dalam panggilan dan pilihan Tuhan, karena sepertiga bintang akan gugur oleh ekor naga.
    Artinya:
    • Tidak teguh dalam pengajaran yang benar.
    • Tidak teguh dalam kebenaran dan kesucian, mulai berbuat dosa.
    • Tidak teguh dalam jabatan pelayanan, tidak setia berkobar-kobar lagi sampai meninggalkan jabatan pelayanan seperti Yudas.
    Akibatnya adalah gelap, artinya hancur, gagal, bahkan binasa selamanya.

  2. Kebahagiaan yang dikaitkan dengan Tabernakel (tiga kemah), yaitu Halaman, Ruangan Suci, dan Ruangan Maha Suci, yaitu kebahagiaan Sorga.
    Lukas 9:33
    9:33. Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

    Dalam doa penyembahan kita merasakan kebahagiaan Sorga, yaitu:
    • Kebahagiaan yang tidak terpengaruh oleh keadaan dunia. Mungkin kita tidak terlalu banyak harta, kurang sehat, tetapi tetap bahagia.
      Waktu Petrus melihat mujizat lima roti dua ikan untuk lima ribu orang dia tidak berkata: "betapa bahagianya kami". Tetapi di atas gunung yang tinggi dan dingin, tidak ada apa-apanya, dia bisa berkata: "betapa bahagianya kami". Inilah kebahagiaan yang tidak terpengaruh oleh keadaan dunia.

    • Kebahagiaan dalam penderitaan karena Yesus. penderitaan karena kebenaran, pelayanan.
      Kisah Rasul 5: 41
      5:41. Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.

    Kebahagiaan Sorga akan memuncak pada kebahagiaan kekal di Sorga selamanya.
    Lukas 9: 32-33
    9:32. Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.
    9:33. Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

    Tetapi hati-hati, Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya karena ia tidur dalam doa penyembahan.
    Artinya tidur secara jasmani, malas/ tidak berkobar-kobar dalam doa penyembahan, cenderung bosan dalam doa penyembahan, tersiksa atau terpaksa dalam penyembahan. Ini yang harus dijaga.

    Akibatnya:
    • Tidak mengerti bahkan tidak mengalami kebahagiaan, kehilangan kebahagiaan, sehingga banyak mengalami penderitaan, menderita di tengah kebahagiaan.
    • Mulai goyah dalam panggilan dan pilihan, mulai tidak teguh dalam pengajaran, kebenaran, dan ibadah pelayanan.

  3. Kita mengalami mujizat rohani yang terbesar, yaitu keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
    Lukas 9:29
    9:29. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

    Mulai dari pembaharuan wajah. Wajah Yesus bersinar bagaikan matahari.
    Wajah menunjuk pada hati. Pembaharuan wajah sama dengan pembaharuan hati yang keras menjadi:
    • Hati yang lembut.
    • Hati yang menampung kasih Allah, hati hanya berisi kasih Allah. Matahari menunjuk pada kasih Allah.
    • Hati damai sejahtera, artinya tidak merasakan lagi apa-apa yang daging rasakan (kebencian, ketakutan, iri, kejahatan, dan lain-lain), tetapi hanya merasakan kasih Allah.
    • Hati yang taat dengar-dengaran.
    • Hati yang percaya berharap Tuhan, tidak ada kebimbangan, hanya mengulurkan tangan kepada Tuhan, berseru dan berserah kepada Dia.

    Kalau hati lembut, wajah kita akan berseri.
    Apapun keadaan kita mari berseru dan berserah kepada Tuhan, biar Dia yang menanggung semuanya. Wajah kita akan berseri.

    Selanjutnya, Tuhan akan mengulurkan tangan kasih dan kuasa-Nya kepada kita untuk mengadakan mujizat jasmani, yaitu:
    • Pemeliharaan kehidupan kita secara berlimpah, sampai mengucap syukur kepada Tuhan, dan menjadi berkat bagi orang lain.
      Menjelang kematiannya, Musa divonis Tuhan bahwa ia tidak boleh masuk Kanaan. Tetapi lewat doa penyembahan Musa bisa menginjakkan kakinya di tanah Kanaan yang penuh susu dan madu, menunjuk pada pemeliharaan.

    • Kuasa untuk menghapus kemustahilan.
      Musa tidak mungkin bisa masuk Kanaan, tetapi lewat doa penyembahan ia bisa menginjakkan kaki di tanah Kanaan.
      Semua masalah yang mustahil diselesaikan oleh kuasa Tuhan dalam doa penyembahan, apalagi ditambah dengan doa puasa dan doa semalam suntuk.

    • Kuasa Tuhan untuk menjadikan semua berhasil dan indah pada waktunya.
      Musa sebenarnya sudah gagal karena tidak boleh masuk Kanaan, tetapi lewat doa penyembahan hidupnya bisa berhasil dan indah.

    Kita terus mengalami mujizat sampai saat Yesus datang kembali kedua kali kita akan diubahkan menjadi sma mulia dengan Tuhan. Wajah kita bersinar bagaikan matahari terik untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita bersama Dia selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top