English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Maret 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 22 November 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Juni 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 02 Desember 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Matius 10:38
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku,...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 09 Mei 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil,...

Ibadah Raya Malang, 11 Februari 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-17
6:12 Maka aku melihat, ketika...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 November 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:21-22
10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah...

Ibadah Kunjungan di Ciawi II, 16 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 01 Juni 2010 (Selasa Siang)
Perlakuan-perlakuan supaya korban lembu jantan muda ini bisa menjadi korban pendamaian/korban bakaran/korban penghapus dosa:
Meletakkan tangan di...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Mei 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Puji Tuhan. Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon Matius 24: 32-33
Kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat waktunya dan sudah diambang...

Ibadah Persekutuan I di Square Ballroom Surabaya, 29 Mei 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 November 2012 (Kamis Sore)
Disertai Penataran II Imam dan Calon Imam.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27...

Ibadah Doa Malang, 05 April 2016 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22

Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:13-15a
7:13. Dan seorang dari...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kunjungan Mangkutana I, 25 Juni 2013 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 4:19b
4:19 ... kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Yang dikenal secara umum di dunia adalah penjala ikan. Karena bumi dikelilingi oleh lautan, maka seluruh manusia di bumi mengenal penjala ikan. Tetapi penjala manusia hanya ada di Alkitab, sehingga banyak manusia yang tidak tahu, bahkan mungkin orang Kristen juga tidak tahu.

Penjala ikan adalah suatu profesi/ pekerjaan di dunia untuk memenuhi kebutuhan hidup atau kebutuhan daging manusia.
Penjala manusia adalah pekerjaan Surga, tahbisan kepada Tuhan. Manusia dijala bukan untuk kita, tetapi untuk Kerajaan Surga. Kita harus waspada jangan sampai melayani Tuhan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, mencari jodoh, mencari kesenangan daging, dll. Kalau melayani hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, itu berarti menjala manusia untuk dimakan.

Kebutuhan utama penjala ikan atau profesi lain di dunia untuk berhasil adalah kepandaian, keahlian, pengalaman, dll.
Tetapi kebutuhan utama penjala manusia atau pelayan Tuhan untuk berhasil adalah panggilan Tuhan.

Matius 4:19,21
4:19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
4:21 Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka

Mengapa Tuhan memanggil kita?
Matius 11:28-30
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Tuhan bukan memanggil kehidupan yang pandai, yang hebat, dll., tetapi Tuhan memanggil kehidupan yang letih lesu dan berbeban berat. Yang membuat manusia letih lesu dan berbeban berat adalah dosa. Banyak beban manusia di dunia (penyakit, kurang uang, dll.), tetapi hanya membebani sampai di liang kubur. Tetapi dosa membebani manusia sejak hidup di dunia, sampai di liang kubur, sampai binasa selamanya.

Panggilan Tuhan kepada orang yang letih lesu dan beban berat adalah untuk dua hal:
  1. Untuk melepaskan kita dari beban dosa yang membinasakan.
    Prosesnya adalah saling mengaku dan saling mengampuni. Jika kita salah, kita harus mengaku dosa. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Jika kita benar, kita harus mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.
    Saat kita saling mengaku dan saling mengampuni, maka darah Yesus membebaskan kita dari beban dosa yang membinasakan.

  2. Untuk memberikan beban di hati kita, untuk kita bisa menjadi penjala manusia. Sehingga kita bisa membawa manusia berdosa untuk datang kepada Tuhan, untuk bisa diselamatkan dan masuk Kerajaan Surga yang kekal.

    Kalau dosa sudah diselesaikan, maka kita mengalami perhentian dan damai sejahtera dari Tuhan. Jika kita melayani dengan hati damai sejahtera (tidak ada dosa, keinginan, ketakutan, kepahitan, dendam), maka semua akan menjadi enak dan ringan. Kalau semua enak dan ringan, maka kita tidak akan pernah meninggalkan pelayanan, nikah, hidup, dll.

    Malam ini, Tuhan mau memanggil kita dan menjadikan semua enak dan ringan.


Dalam Matius 4:18-23 ada tiga tanda kehidupan yang menerima panggilan Tuhan:
  1. Meninggalkan jala untuk mengikut Tuhan.
    Matius 4:20
    4:20 Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.

    Artinya:
    • Bertobat, sama dengan meninggalkan dosa-dosa.
      Yeremia 9:5-6
      9:5 Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorangpun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.
      9:6 Penindasan ditimbuni penindasan, tipu ditimbuni tipu! Mereka enggan mengenal TUHAN.


      Permulaan bertobat adalah membuang dusta dan berkata benar. Dusta membuat anak Tuhan enggan untuk bertobat, sampai suatu waktu tidak bisa bertobat seperti setan.

      Pengkhotbah 7:26
      7:26 Dan aku menemukan sesuatu yang lebih pahit dari pada maut: perempuan yang adalah jala, yang hatinya adalah jerat dan tangannya adalah belenggu. Orang yang dikenan Allah terhindar dari padanya, tetapi orang yang berdosa ditangkapnya.

      Perempuan ini adalah gambaran dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa seks dengan aneka ragamnya, penyimpangan seks, kawin-campur, kawin-cerai). Kita harus meninggalkan jala dosa-dosa ini.
      Wanita berkaitan dengan harta, menunjuk pada ikatan akan uang, yang wujudnya adalah kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (merampas hak Tuhan dan hak orang lain). Ini merupakan jerat jala yang harus dilepaskan.
      Juga berkaitan dengan takhta atau kedudukan, kebanggaan. Kalau sudah ada wanita, harta, dan takhta, pasti ada dusta. Semua kebanggan harus ditinggalkan. Musa sudah sekolah 40 tahun di Mesir (gambaran orang pandai), tetapi kemudian harus masuk penggembalaan dan kemudian bisa dipakai Tuhan menjadi penjala manusia. Rasul Paulus juga gambaran orang pandai, tetapi menganggap segala sesuatu kebanggaan yang di belakang sebagai sampah.

    • Meninggalkan hidup lama, sama dengan berubah dari manusia daging menjadi manusia rohani.
      Manusia rohani memikirkan perkara-perkara rohani lebih dari perkara jasmani di dunia. Kita harus rela mengorbankan perkara jasmani untuk mendapatkan perkara rohani. Bahkan Rasul Paulus sampai tidak menghiraukan nyawanya.

      Kisah Rasul 20:24
      20:24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

      Kalau kita sudah menjadi manusia rohani dan mengutamakan Surga, maka kita akan bisa melayani Tuhan sampai garis akhir, yaitu sampai meninggal dunia atau sampai Tuhan datang kedua kali. Manusia rohani tidak akan pernah berhenti di tengah jalan, apa pun alasannya. Kalau manusia daging, pasti akan berhenti.

      Esau mengorbankan perkara rohani untuk mendapatkan perkara daging, untuk berburu ke sana ke mari. Mungkin kelihatannya mendapat yang diburu, tetapi akhirnya letih lesu dan kembali pada kacang merah, yaitu makanan penggembalaan yang lebih dari semua. Esau menukar dengan hak kesulungan, dia kehilangan segala-galanya dan berhenti di tengah jalan.
      Yudas juga ke sana ke mari. Dia mendapat uang, tetapi kemudian berhenti melayani dan kehilangan segalanya.

      Pelayanan adalah jubah maha indah yang harus dipertahankan sampai garis akhir. Kalau tidak bertahan sampai garis akhir, kalau tinggalkan pelayanan, bukan hanya telanjang tetapi sampai perut terburai seperti Yudas, dan tidak ada keindahan lagi sedikit pun.

    • Taat dengar-dengaran.
      Yesus taat sampai mati di kayu salib untuk melepaskan kita dari ketidaktaatan.

      Matius 7:21-23
      7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
      7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
      7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

      Pelayanan yang tidak sesuai firman, yang tidak taat dengar-dengaran, sama dengan pembuat kejahatan dan diusir oleh Tuhan. Manusia di taman Eden sudah tidak taat dan diusir ke dunia. Setelah di dunia masih tidak taat, maka akan diusir ke neraka.

      Tetapi kalau kita taat, itu merupakan keberhasilan sampai pintu Surga terbuka. Kalau pintu Surga terbuka, maka pintu-pintu di dunia juga pasti terbuka. Kita harus taat dengar-dengaran apa pun resikonya. Jangan seperti 10 pengintai yang banyak menggunakan logika manusia.

      Tuhan hanya memberi satu jalan, yaitu jalan salib. Yang kita butuhkan hanya ketaatan, bukan kepandaian, kekayaan, dll.


  2. Menebarkan jala dan menarik jala.
    Matius 4:18
    4:18 Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.

    Menebar jala artinya memberitakan atau menyaksikan tentang Injil Firman Allah.
    Ada 2 bentuk penebaran jala:
    • Injil keselamatan/ firman penginjilan/ Kabar Baik.
      Efesus 1:13
      1:13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

      Amsal 25:25
      25:25 Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.

      Yaitu Injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dunia untuk mati di kayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa. Hanya Yesus satu-satunya manusia tidak berdosa yang bisa menyelamatkan manusia berdosa lewat korbanNya di kayu salib.

    • Cahaya injil kemuliaan Kristus/ firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ Kabar Mempelai.
      2 Korintus 4:3-4
      4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
      4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.


      Yaitu Injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, sebagai Mempelai Pria Surga, untuk membawa orang selamat supaya disucikan dan disempurnakan seperti Dia, untuk menjadi tubuh Kristus yang sempurna, menjadi mempelai wanita Surga. Atau, untuk membawa orang selamat untuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, untuk siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai.

    Menarik jala artinya harus aktif mengunjungi, membesuk, menjemput jiwa-jiwa, sampai mereka mantap menjadi anggota tubuh Kristus.


  3. Membereskan jala.
    Matius 4:21
    4:21 Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka

    Jika kita mau meninggalkan jala dan menebarkan jala, maka malam ini juga Tuhan akan membereskan jala. Artinya, Tuhan akan membereskan segala sesuatu yang belum beres dalam hidup kita. Tuhan tidak pernah menipu kita. Tuhan seorang diri di kayu salib sudah meneguk anggur asam yang pahit, segala letih lesu dan beban berat kita, segala persoalan yang belum beres, sampai "Sudah selesai". Dia seorang diri kayu salib sedang memperhatikan dan mempedulikan kita, bergumul untuk kita, untuk membereskan kehidupan kita.

    • Jala menunjuk pada pekerjaan sehari-hari. Membereskan jala artinya Tuhan membereskan segala masalah dalam hidup kita sehari-hari dalam pekerjaan, dalam sekolah, dalam pelayanan.

    • Tuhan juga membereskan tempat tidur.
      Kisah Rasul 9:34
      9:34 Kata Petrus kepadanya: "Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!" Seketika itu juga bangunlah orang itu.

      Eneas artinya yang terpuji dan terpandang, menunjuk pada hamba Tuhan, guru, pejabat, dll. Seringkali nikah dan buah nikahnya dihantam. Tetapi Tuhan mau membereskan nikah dan buah nikah menjadi indah di hadapan Tuhan. Tuhan tidak pernah berhenti bergumul untuk kita.

    • Tuhan juga membereskan hati nurani kita, membaharui hati nurani kita. Istilah 'membaharui' adalah mujizat terbesar yang tidak bisa ditiru oleh setan.
      1 Yohanes 3:19-22
      3:19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,
      3:20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.
      3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah,
      3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.

      Hati nurani yang baru adalah hati nurani yang tenang dan damai sejahtera, tidak lagi merasakan apa-apa yang daging rasakan. Hati nurani yang baru juga adalah taat dengar-dengaran. Maka kita akan menjadi rumah doanya Tuhan. Yesus bergumul, kita juga bergumul, maka mujizat jasmani juga akan terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Mujizat rohani dan jasmani terus terjadi, sampai saat Yesus datang kedua kali kita mengalami mujizat terakhir, yaitu kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top