Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 11: 1
11:1. Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukurrupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allahdan mezbahdan mereka yang beribadahdi dalamnya.

(terjemahan lama)
11:1. Maka diberikan kepadaku sejenis buluh pengukur yang seperti tongkat rupanya dengan katanya, "Bangkitlah, dan ukurlah Bait Allah, dan tempat korban dan segala orang yang
sembahyangdi dalamnya itu;

'tongkat pengukur' mengingatkan kita pada tongkat gembala/firman penggembalaan atau firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, berkesinambungan, teratur, dan diulang-ulang untuk menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat, komando mengenai apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh, dan ukuran kerohanian sidang jemaat--meningkatkan kerohanian sampai kesempurnaan.

Ada dua hal yang diukurlewat tongkat pengukur/tongkat gembala--firman penggembalaan--:

  1. Bait Suci Allah= ibadah pelayanan dan kehidupan kita (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Desember 2019sampai Ibadah Raya Surabaya, 05 Januari 2020).

  2. Mezbah dan mereka yang sembahyang di dalamnya--mezbah dupa emas; penyembahan--(diterangkan pada Ibadah Natal Surabaya, 25 Desember 2019, dilanjutkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Januari 2020).

AD. 2: MEZBAH DUPA EMAS DAN MEREKA YANG SEMBAHYANG DI DALAMNYA--PENYEMBAHAN

Kita harus hati-hati, ada penyembahan palsu dan penyembahan benar:

  1. Penyembahan palsu, yaitu:

    • Penyembahan berhala:

      • Penyembahan kepada lembu di Mesir, yang ditiru oleh Israel dalam bentuk lembu emas.
      • Menyembah dewa yaitu

        1. Manusia yang suci, yang bisa mengadakan mujizat.
          Kisah Rasul 14: 11, 13-15
          14:11.Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia: "Dewa-dewa telah turunke tengah-tengah kita dalam rupa manusia."
          14:13. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak
          kepada rasul-rasul itu.
          14:14. Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru:
          14:15. "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan
          perbuatan sia-siaini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.


        2. Raja; manusia yang berkuasa.
          Kisah Rasul 12: 22
          12:22.Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"

          (terjemahan lama)
          12:22. Maka menyahutlah orang banyak itu dengan sorak katanya, "
          Inilah suara suatu dewa, bukannya suara manusia!"


      • Kolose 2: 18
        2:18.Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,

        Yang ketiga: menyembah malaikat.

      • Imamat 17: 7
        17:7.Janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin, sebab menyembah jin-jin itu adalah zinah. Itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun.

        Yang keempat: menyembah jin/Setan--roh jahat dan najis.

    • Yohanes 4: 20
      4:20.Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
      4:21. Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai
      perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

      'perempuan'= perempuan Samaria.

      Yang kedua: penyembahan tradisi/adat istiadat yang bertentangan dengan firman.

      Perempuan Samaria, gambaran dari bangsa kafir, menyembah di atas gunung yang sudah ditentukan.
      Yosua 8: 33
      8:33.Seluruh orang Israel, para tua-tuanya, para pengatur pasukannya dan para hakimnya berdiri sebelah-menyebelah tabut, berhadapan dengan para imam yang memang suku Lewi, para pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu, baik pendatang maupun anak negeri, setengahnya menghadap ke gunung Gerizimdan setengahnya lagi menghadap ke gunung Ebal, seperti yang dahulu diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN, apabila orang memberkati bangsa Israel.

      Ulangan 11: 29
      11:29.Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkatdi atas gunung Gerizimdan kutuk di atas gunung Ebal.

      Bagi kita sekarang artinya beribadah dan menyembah hanya untuk mendapatkan berkat-berkat jasmani--sama dengan bertapa.

    • Wahyu 13: 13-15
      13:13.Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
      13:14.Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
      13:15.Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.

      Yang ketiga: nabi palsu menyeret kita untuk menyembah antikris. Ini adalah puncak penyembahan palsu.

      Nabi palsu dan antikris ini bekerjasama.
      Artinya penyembahan kepada antikris didorong oleh ajaran-ajaran palsu yang hanya mengejar tanda-tanda dan perkara-perkara jasmani.

      Kekuatan antikris yang terutama adalah Mamon/uang.
      Karena itu, hamba/pelayan Tuhan yang beribadah melayani hanya untuk mengejar perkara-perkara jasmani akan diseret oleh nabi palsu--ajaran palsu--untuk menyembah antikris. Kita harus hati-hati!

      Termasuk hamba Tuhan, sekarang menjadi hamba Tuhan sepenuh sudah dijadikan profesi, bukan tahbisan; hanya mencari perkara jasmani. Tuhan tolong kita.

      Prosespenyembahan kepada antikris dengan kekuatan Mamon/ikatan akan uang:

      • 1 Timotius 6: 6-10
        6:6.Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
        6:7.Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
        6:8.Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
        6:9.Tetapi mereka yang ingin kayaterjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsuyang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
        6:10.Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglahbeberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinyadengan berbagai-bagai duka.

        'ingin kaya'= uangnya tidak salah, tetapi keinginannya yang salah.

        Proses pertama penyembahan kepada antikris: 'ingin kaya'= keinginan akan uang, yang meningkat menjadi hawa nafsu daginguntuk memiliki uang.

        Hawa nafsu daging adalah keinginan daging yang tidak terkontrol lagi oleh firman--tidak bisa dihalangi lagi.
        Kalau dilanjutkan, akan menjadi cinta akan uang; mengasihi uang sehingga tidak mengasihi Tuhan dan sesama, berarti hati sudah dikuasai oleh uang/akar kejahatan.

        Buktinya: memburu uang; sama dengan mencari uang dengan cara tidak halal; tidak sesuai dengan iman/firman Allah/kebenaran, sehingga banyak yang menyiksa diri dan akhirnya berdukacita.
        Ini sama dengan sistem berburu seperti Esau. Berbahaya, tidak sesuai dengan kerajaan sorga! Sungguh-sungguh!

        Kalau berburu dalam pergaulan, bahaya, itu adalah sistem dunia. Sistem sorga adalah Adam disuruh tidur, artinya menggunakan pandangan rohani kepada Tuhan.
        Dalam pekerjaan dan segala hal jangan menggunakan sistem Esau, yang akibatnya hanya cucuran air mata sampai selamanya.

        Setiap manusia punya keinginan, tetapi yang tidak boleh lagi adalah keinginan daging yang tidak terkontrol lagi oleh firman Allah, kalau dilanjutkan, akan hawa nafsu daging, sampai cinta akan uang.

      • Proses kedua penyembahan kepada antikris: kalau ada keinginan akan uang sampai cinta akan uang--sistem berburu--, maka uang ditempatkan di dalam hati/roh; uang diletakkan pada tempat yang utama. Akibatnya:

        1. Tuhan tidak ada tempat lagi di hati kita.
          Buktinya: mulai tidak setia sampai meninggalkan ibadah pelayanan; tidak menghiraukan lagi ibadah pelayanan.

        2. Sesama tidak ada tempat di hati kita lagi, mulai dari suami istri--egois, mementingkan diri sendiri.

        Buktitidak ada tempat untuk Tuhan dan sesama: kikir dan serakah.
        Kikir= tidak bisa memberi kepada Tuhan dan sesama yang membutuhkan--termasuk di dalam rumah tangga.

        1 Korintus 5: 11
        5:11.Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

        'janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama'= tidak bisa berfellowship.
        Kekikiran ini justru sedang berkembang di dalam gereja Tuhan, termasuk melanda hamba-hamba Tuhan sepenuh.

        Serakah sama dengan penyembahan berhala--menyembah uang/antikris--yaitu mencuri milik Tuhan dan sesama.
        Milik Tuhan adalah persepuluhan dan persembahan khusus.

        Kolose 3: 5-6
        3:5.Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
        3:6.semuanya itu mendatangkan murka Allah(atas orang-orang durhaka).

        Akibatnya: mengalami murka Allah; kebinasaan untuk selama-lamanya.

      Inilah proses penyembahan kepada antikris. Kita memang punya keinginan tetapi harus dikontrol oleh firman. Kalau tidak, akan menjadi hawa nafsu, cinta akan uang, sampai uang ditempatkan di hati.

      Cara Tuhan untuk menyucikan dan melepaskan kita dari keinginan akan uang yang membuat kikir dan serakah--penyembahan kepada antikris--yaitu:

      • 1 Timotius 6: 6-8
        6:6.Memang ibadahitu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
        6:7. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
        6:8. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

        Yang pertama: lewat ibadah pelayanan termasuk penyembahan yang memuaskan hati Tuhansehingga memberikan kepada kita kepuasan sorga yang tidak bisa dipengaruhi oleh apapun. Kita tidak perlu lagi berburu.

        Inilah cara untuk mengatasi penyembahan kepada antikris.

        Bagaimanaibadah pelayanan dan penyembahan kita bisa memuaskan Tuhan?

        1. Kita harus menjadi hamba/pelayan Tuhan yang beribadah melayani dan menyembah Tuhan dengan memakai ikat pinggang rohani, itulah kesetiaan dan kebenaran.
          Lukas 17: 7-8
          17:7."Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
          17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku.
          Ikatlah pinggangmudan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

          Yesaya 11: 5
          11:5.Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggangtetap terikat pada pinggang.

          Kebenaran dan kesetiaan tidak bisa dipisahkan.

        2. Lukas 17: 7-8
          17:7."Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
          17:8.Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

          Yang kedua: tidak menuntut hak tetapi hanya melakukan kewajiban--doulos.

        Inilah pelayanan yang memuaskan hati Tuhan yaitu setia, benar, dan hanya melakukan kewajiban, bahkan rela berkorban apa saja dalam ibadah pelayanan dan penyembahan kepada Tuhan--percikan darah.

        Di mana ada percikan darah di situ ada Imam Besar yang memberikan kepuasan kepada kita secara rohanisehingga kita tidak ada keinginan akan uang, dan segala urusan jasmani menjadi urusan Tuhan--'sesudah itu engkau boleh makan dan minum'.

        Jangan masuk ibadah pelayanan dan penyembahan palsu! Kalau ibadah dan penyembahan palsu kita justru mencari uang. Salah! Tugas kita hanya memuaskan Tuhan, dan Dia akan memuaskan kita.
        Yang penting adalah setia, benar, hanya melakukan kewajiban, dan rela berkorban. Saat ada halangan di situlah terlihat kita benar-benar setia dan benar atau tidak. Kalau setia dan benar kita pasti rela mengorbankan hak kita.

      • Yang kedua: lewat persepuluhan--untuk menghadapi keserakahan; jangan mencuri milik Tuhan--dan persembahan khusus--untuk menghadapi kekikiran.
        Keluaran 25: 1-2, 8
        25:1.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
        25:2."Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
        25:8.Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

        Hati-hati, keinginan akan uang dan kenajisan adalah satu. Kalau ada keinginan akan uang, nanti akan mengarah pada kenajisan; cepat atau lambat pasti jatuh di situ.

        Persembahan khusus ini untuk melawan dosa kikir, dan dipergunakan untuk pembangunan tubuh Kristus--dulu untuk membangun Tabernakel--, supaya Yesus diam di dalam kita; menempatkan diri sebagai kepala--'supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka'--; tidak ada tempat bagi serigala/roh jahat dan burung/roh najis (Babel).

        Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna; mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai; tubuh dan Kepala tidak terpisah untuk selama-lamanya.
        Bawa keluarga kita ke dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna!

        Keluaran 36: 5-7
        36:5.dan berkata kepada Musa: "Rakyat membawa lebih banyak dari yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan TUHAN untuk dilakukan."
        36:6.Lalu Musa memerintahkan, supaya dimaklumkan di mana-mana di perkemahan itu, demikian: "Tidak usah lagiada orang laki-laki atau perempuan yang membuat sesuatu menjadi persembahan khususbagi tempat kudus." Demikianlah rakyat itu dicegah membawa persembahan lagi.
        36:7.Sebab bahan yang diperlukan mereka telah cukup untuk melakukan segala pekerjaan itu, bahkan berlebih.

        Hati-hati, ada batas waktu untuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
        Jika waktunya sudah sampai; panjang sabar Allah sudah sampai, tidak akan ada lagi kesempatan untuk memberikan persembahan khusus bagi pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, berarti kita berada di luar tubuh Kristus, sehingga serigala dan burung yang menjadi kepala; masuk pembangunan Babel; mempelai wanita setan/gereja palsu yang akan dibinasakan selamanya.

  2. Penyembahan benar= penyembahan yang didorong oleh kebenaran dan roh.
    Sudah menyembah dengan benar, tetapi masih diukur lagi. Itulah kerajaan sorga, ketat sekali. Sungguh-sungguh serius!

    Yohanes 4: 23-24
    4:23.Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benarakan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
    4:24.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

    Kebenaran= firman Allah yang menyucikan/firman penyucian.
    Roh= urapan Roh Kudus.
    Yohanes 17: 17
    17:17.Kuduskanlahmereka dalam kebenaran; firman-Muadalah kebenaran.

    Jadi penyembahan yang benar adalah penyembahan yang didorong oleh firman penyucian dalam urapan Roh Kudus; sama dengan firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Karena itu di dalam rumah Tuhan harus ada pedang firman untuk membawa kita dalam ibadah pelayanan sampai penyembahan yang benar kepada Tuhan.

    Mazmur 24: 3-4
    24:3."Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
    24:4."Orang yang bersih tangannyadan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

    Kesimpulan: ukuran penyembahan adalah kesucian.
    Apa yang harus disucikan?

    • 'murni hatinya'= mulai hatidisucikan.
      Hati harus disucikan dari roh jahat dan najis, dan kepahitan, sehingga hati menjadi suci--murni sampai dalam hati. Inilah tempatnya Roh Kudus, bukan uang.

    • 'bersih tangannya'= perbuatan-perbuatan  dosa dan puncaknya dosa disucikan, sehingga menghasilkan perbuatan suci dan baik.
    • 'tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan'= perkataansia-sia disucikan sehingga menghasilkan perkataan suci dan baik.

    Ini sama dengan penyucian seluruh hidup manusia; penyucian tubuh, jiwa, dan roh, sehingga bisa naik ke gunung Allah.
    Mazmur 24: 5-6
    24:5.Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
    24:6.Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

    (terjemahan lama)
    24:6. Bahwa inilah bangsa orang yang bertanya akan Tuhan, yang mencahari hadirat-Mu,
    yaitulah Yakub. -- Selah.

    Di sini, yang bisa naik ke gunung Tuhan adalah Yakub--Yakub bisa menaikkan doa penyembahan yang benar, yang memenuhi ukuran kesucian. Esau tidak bisa karena ia berburu daging--ada keinginan akan uang.

    Kejadian 32: 24-30
    32:24.Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.
    32:25. Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu.
    32:26. Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."
    32:27. Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub."
    32:28. Lalu kata orang itu: "
    Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."
    32:29. Bertanyalah Yakub: "Katakanlah juga namamu." Tetapi sahutnya: "Mengapa engkau menanyakan namaku?" Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.
    32:30. Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "
    Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!"

    Ukuran doa dalam penyucian adalah sama seperti pergumulan Yakub sampai fajar menyingsing--sekarang bisa dalam bentuk doa semalam-malaman, tetapi secara rohani kita bergumul sampai Tuhan datang kembali.

    Hasildoa penyembahan yang memenuhi ukuran kesucian:

    • Ayat 26= Yakub bergumul untuk mendapatkan berkatdalam kebenaran terutama berkat kesulungan(hak untuk menikah; masuk perjamuan kawin Anak Domba, hak penebusan oleh darah Yesus, dan hak waris kerajaan sorga).
      Kalau berkat sorga diterima, Tuhan juga akan memberikan berkat jasmani dan berkat rumah tangga.

      Jangan menjual hak kesulungan seperti Esau yang menjual hak kesulungan karena sepiring makanan--sekarang artinya berbuat dosa karena sepiring makanan dan sebagainya--! Pertahankan hak sulung!

      Jangan salah menggunakan berkat jasmani! Kalau salah, kita tidak akan dipercaya lagi oleh Tuhan.
      Tuhan memberkati kita dengan berkat jasmani, terutama untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    • Ayat 28= Yakub bergumul sampai menang, artinya kita bergumul sampai menang.
      Wahyu 17: 13-14
      17:13.Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu.
      17:14.Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

      Kehidupan yang menang adalah kehidupan yang terpanggil, terpilih, dan setia.
      Jadi kita bergumul supaya kita tetap dalam panggilan dan pilihan Tuhan; sama dengan setiadalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali. Jangan sampai meninggalkan panggilan dan pilihan!

    • Ayat 30= berjuang/bergumul untuk selalu memandang wajah Tuhan. Ada apa-apa, pandang wajah Tuhan, bukan yang lain.
      Ini pergumulan kita.

      Di mana ada pergumulan, di sana Tuhan juga memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita.
      Ada apa-apa, kita tinggal menyembah Tuhan--penyembahan adalah puncak dari ibadah pelayanan, kalau tidak mau ibadah pelayanan, bahaya, bisa-bisa penyembahannya palsu.

      Kita memandang wajah Tuhan yang bersinar bagaikan matahari terik. Kita merasakan kasih-Nya semakin besar dan jelas. Mari bergumul apapun yang kita hadapi! Selama masih ada matahari, Tuhan mampu melakukan apa saja bagi kita.

      Hasilnya:

      • Kita menerima belas kasih Tuhan untuk mengubahkan kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--mujizat terbesar.
        Bilangan 6: 25
        6:25.TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

        Keubahan hidup dimulai dari mengakui segala kekurangan dan kelemahan kita--bisa mengaku dosa, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.
        Petrus sudah menyangkal Tuhan tiga kali, dan saat ayam berkokok Yesus berpaling, dan Petrus bisa memandang wajah Yesus, sehingga ia mendapatkan pengampunan--ia menangis untuk mengakui kekurangannya.

        Yakub--penipu--diganti menjadi Israel--pemenang--; sama dengan menerima nama baru.
        Artinya: nama Yesus dilekatkan pada kita.

      • Bilangan 6: 26
        6:26.TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

        Hasil kedua: sinar damai sejahtera. Hati damai, semua enak dan ringan, semua berhasil dan indah pada waktunya.

        Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia; mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita memandang Dia muka dengan muka selama-lamanya.

Ada pergumulan apa? Tahun ini adalah tahun penyembahan. Tingkatkan pergumulan bersama Tuhan sampai Ia menyinarkan sinar matahari kepada kita. Kalau kita bergumul, Dia juga bergumul bagi kita.
Yang sudah berhasil tetap pandang Dia; tetap bersyukur kepada Dia!

Selama matahari masih terbit, Dia tidak pernah menipu kita, yang penting kita bergumul bersama Dia. Serahkan semua, jangan ragu/bimbang/berharap pada yang lain!
Dia sudah bergumul seorang diri di kayu salib untuk menyinarkan sinar matahari bagi kita; wajah-Nya sudah begitu buruk, bukan seperti manusia lagi, untuk menyinarkan kemuliaan-Nya kepada kita. Sehancur apapun keadaan kita masih ada harapan lewat perjamuan suci malam ini. Dia tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun untuk menyinarkan matahari dan menurunkan hujan berkat-Nya.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 25 Agustus 2013 (Minggu Sore)
    ... Kristus sebagai Mempelai Pria Surga dan sidang jemaat sebagai mempelai wanita Surga. Alkitab dibuka dengan nikah jasmani yang ditelanjangi oleh setan sehingga dibuang dari Firdaus kedalam dunia. Kalau dibiarkan akan binasa selamanya. Tetapi syukurlah karena Alkitab ditutup dengan nikah rohani yang sempurna. Wahyu . Lalu ia berkata kepadaku Tuliskanlah Berbahagialah mereka yang diundang ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Desember 2016 (Sabtu Sore)
    ... dari mulut-Ku. Praktik suam-suam kuku Tidak panas artinya tidak ada kasih Tuhan yaitu tidak setia dan tidak berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Tidak dingin artinya tidak sejuk tidak damai sejahtera. Artinya ada ketakutan kekuatiran gelisah mengalami letih lesu dan berbeban berat tidak bahagia. Hidupnya seperti muntah yaitu najis. Artinya perkataannya najis sia-sia ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 11 April 2010 (Minggu Sore)
    ... tidak boleh ada sesuatu yang disembunyikan. hal yang tidak boleh disembunyikan Amsal pelanggaran dosa-dosa sampai dengan puncaknya dosa. Istilah gantang dan tempat tidur itu menunjuk pada dosa makan minum dan sex. Dosa ini baik dalam bentuk perbuatan maupun di dalam hati. Roma Apa yang tersembunyi dalam hati tetap akan dihakimi ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Januari 2015 (Rabu Malam)
    ... masalah pemcobaan dan lain-lain kita akan goyah. Tidak goyah menghadapi apapun juga artinya kita tetap pegang teguh pengajaran yang benar janji Tuhan dan taat dengar-dengaran. Seperti Abraham sampai umur sudah loyo istrinya Sarah mandul dan mati haid seharusnya sudah habis tetapi Abraham tetap pegang janji Tuhan tubuhnya lemah tetapi imannya tetap kuat ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 22 Maret 2017 (Rabu Sore)
    ... dan masa depan. Akibatnya berlawanan dengan ayat Jangan kamu kuatir tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya artinya kalau kita kuatir akibatnya Kita tidak akan bisa mengutamakan perkara sorga--tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada TUHAN. Tidak percaya dan tidak taat pada firman Allah sehingga tidak bisa hidup benar banyak pertanyaan tentang ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 13 Juli 2016 (Rabu Malam)
    ... dirobek diganti dengan takut akan TUHAN takut berbuat dosa. Lukas . Kata-Nya lagi kepada mereka Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu. Yang ketiga ketamakan termasuk kikir dan serakah. Ini harus dirobek diganti menjadi bisa memberi. Lukas - Yang ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Juli 2017 (Rabu Sore)
    ... dan berkata Tuhan tidakkah Engkau peduli bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri Suruhlah dia membantu aku. . tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik yang tidak akan diambil dari padanya. Ayat Marta mencela Maria karena terus mendengar firman tetapi di ayat Tuhan membela dia. Praktik ...
  • Ibadah Doa Malang, 08 September 2009 (Selasa Sore)
    ... kita jangan hanya tertuju pada perkara dunia saja sebab kalau tertuju pada dunia saja maka kita akan ikut hancur bersama dengan dunia ini. Doa puasa akan mempercepat pembaharuan perhatian sehingga perhatian kita tidak mengutamakan perkara dunia tetapi perhatian yang utama pada perkara Tuhan perkara kekal yaitu firman pengajaran. kemurahan Tuhan. kerajaan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 07 September 2014 (Minggu Sore)
    ... akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah. ayat sidang jemaat memiliki banyak kelebihan tetapi ada celanya yaitu KEHILANGAN KASIH MULA-MULA. Biar hebat tetapi kalau ada celanya akan tertinggal saat Yesus datang kembali dan tidak ada artinya. Oleh sebab itu perlu penyucian yang terakhir sampai sempurna ...
  • Ibadah Raya Malang, 02 November 2014 (Minggu Pagi)
    ... tempat yang dalam. Ini sama dengan yang terjadi dalam Matius - . Matius - Setelah pergi dari sana Yesus masuk ke rumah ibadat mereka. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia. Tetapi Yesus berkata ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.