English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 November 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 September 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 25 April 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 September 2011 (Kamis Malam)
KORBAN TAHBISAN.

Keluaran 29:29-30
29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun...

Ibadah Doa Surabaya, 04 September 2013 (Rabu Sore)
PENDAHULUAN KITAB WAHYU

Kitab Wahyu yang terdiri dari 22 pasal adalah kitab yang terakhir dari Alkitab. Dalam susunan...

Ibadah Raya Malang, 01 Desember 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 adalah judul/ kata pengantar.
...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 05 Juni 2016 (Minggu Malam)
Selamat malam, kita masih mempelajari tentang empat makhluk yang berada di sekeliling takhta sorga. Ini sama dengan...

Ibadah Doa Malang, 21 Februari 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dua loh batu terdiri dari dua bagian,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juni 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu,...

Ibadah Doa Malang, 24 Juli 2012 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.
...

Ibadah Raya Malang, 07 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Wahyu 21: 5
Sebenarnya dalam Kitab Kejadian Tuhan sudah menempatkan langit dan bumi yang...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Juni 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Ada 7 hal yang kena-mengena dengan sengsara Yesus di kayu salib:
Markus 15:22-23 = sengsara...

Ibadah Doa Malang, 15 Februari 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Keluaran 5-11 bicara...

Ibadah Doa Surabaya, 04 April 2012 (Rabu Doa)
Disertai dengan puasa
Ada 3 bentuk doa penyembahan yang diteladankan oleh Tuhan Yesus sendiri yaitu:
Doa penyembahan satu jam.
Doa semalam suntuk.
Doa puasa, seperti yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Oktober 2020 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 16: 10-18
Perikop: setia dalam perkara kecil.
Di dalam ayat 10-18 ada tiga macam kesetiaan:

  1. Ayat 10-12= kesetiaan dalam hal Mamon/harta (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 September 2020 sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 September 2020).


  2. Ayat 13-15= kesetiaan dalam hal ibadah pelayanan dan penyembahan kepada Tuhan (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 03 Oktober 2020 sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Oktober 2020).


  3. Ayat 16-18= kesetiaan dalam hal nikah (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 17 Oktober 2020).

Kesetiaan yang dimaksud di sini adalah setia-benar dan setia-jujur.
Lukas 16: 10-11
16:10. "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
16:11. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

Jika kita setia-benar dan setia-jujur dalam tiga hal ini, maka kita bisa diharapkan bahkan dipastikan kita setia-benar dan setia-jujur dalam segala hal.

AD. 3. Kesetiaan dalam hal Nikah
Lukas 16: 18
16:18. Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah."

Tuhan tidak menghendaki--Tuhan membenci--perceraian.
Maleakhi 2: 10-16 => Tuhan memarahi Israel karena kawin campur dan perceraian.

Ada dua hal dalam nikah yang dibenci oleh Tuhan:

  1. Kawin campur.
    Maleakhi 2: 10-12
    2:10. Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita?
    2:11. Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing.
    2:12. Biarlah TUHAN melenyapkan dari kemah-kemah Yakub segenap keturunan orang yang berbuat demikian, sekalipun ia membawa persembahan kepada TUHAN semesta alam!

    Sekalipun beribadah kalau nikahnya salah, ia akan lenyap. Ngeri!


  2. Perceraian atau kawin cerai.
    Maleakhi 2: 13-16
    2:13. Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.
    2:14. Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.
    2:15. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
    2:16. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

    'TUHAN telah menjadi saksi'= di dalam nikah, Tuhan menjadi saksinya.

Mengapa terjadi kawin campur dan perceraian? Karena kekerasan hati dari anak Tuhan--orang yang datang di mezbah sampai tetesan air mata adalah pelayan Tuhan yang sungguh-sungguh.
Kekerasan hati artinya memakai kebenaran sendiri, sama dengan

  1. Kebenaran di luar firman, menutupi dosa dengan cara menyalahkan orang lain dan Tuhan--menolak salib.
    Perceraian di sini juga termasuk antara anak dan orang tua, yang bisa terjadi karena kekerasan hati. Kalau kembali pada salib--saling mengaku dan mengampuni--, beres semua.

    Perhatikan nikah! Nikah adalah pintu masuk ke Firdaus.
    Kalau nikah diperhatikan, ibadah dan uang pasti diperhatikan.


  2. Kepentingan sendiri/egois.
  3. Kehendak sendiri, sehingga tidak bisa menyerah kepada Tuhan. Akhirnya tidak taat dan tidak setia. Ia sudah melawan Tuhan.

Kawin campur dan perceraian akan mengarah pada kawin cerai.
Akibatnya:

  1. Nikah tidak menjadi satu daging--termasuk juga hubungan antara anak dan orang tua.
    Kalau tidak menjadi satu daging--anak orang tua, suami istri tidak bisa jadi satu--, maka tidak bisa masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba/nikah rohani. Ini bahayanya. Karena itu nikah jasmani harus dijaga.


  2. Tidak menghasilkan keturunan ilahi, tetapi keturunan raksasa, artinya manusia daging yang hanya berbuat dosa.
    Ingat! Kalau berani menikah, ingat bagaimana keturunannya nanti.


  3. Terjadi kematian. Bercerai sama dengan kepala dan tubuh terpisah.
    Mulai dari masa pacaran, kalau putus, akan terjadi kejatuhan dalam kejahatan dan kenajisan. Karena itu tujuan pacaran adalah menikah, bukan mencari yang cocok. Jangan sampai tidak setia pada masa pacaran.

    Kemudian di masa pertunangan, kalau tidak setia--sama dengan bercerai--, akan jadi pengkhianat seperti Yudas.
    Berkhianat saat bertunangan sama seperti Yudas menggantung diri; terkatung-katung.

    Kalau bercerai setelah menikah, mati. Kalau kemudian kawin lagi, sama seperti Yudas Iskariot yang gantung diri dan jatuh tertelungkup, perutnya pecah; sama dengan busuk--sama seperti ular/Setan.

Oleh sebab itu kita harus masuk dalam nikah dengan setia-benar dan setia-jujur mulai dari permulaan nikah, pertunangan, sampai masuk nikah yang benar, suci, dan sempurna.
Setia dan benar= sesuai dengan kebenaran firman. Cari pasangan yang sejodoh/sepadan dari Tuhan, artinya satu pengajaran, satu iman--dulu Adam tidur baru mendapat Hawa. Karena itu harus berdoa, tanya orang tua, setelah pasti baru pacaran.

Setia dan jujur/tulus= menerima pasangan kita apa adanya.

Ada dua hal yang harus diperhatikan untuk masuk nikah yang sempurna--berlaku juga untuk hubungan anak dan orang tua--:

  1. Perhatikan tujuan pacaran, yaitu untuk masuk nikah!
    Kalau berani pacaran, tujuannya harus menikah, bukan putus. Jangan sembarangan!

    Tujuan tunangan adalah persiapan akhir untuk menikah.
    Tujuan menikah adalah menjadi satu daging.

    Efesus 5: 31
    5:31. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.

    Dalam masa pacaran kalau ada yang tidak cocok, kembali ke firman. Kalau ada apa-apa sekalipun dihina pacar jangan langsung mengadu pada orang tua, tetapi kembali pada firman.

    Kalau sudah menjadi satu daging, kita akan mencapai perjamuan kawin Anak Domba.
    Efesus 5: 32
    5:32. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

    'hubungan Kristus dan jemaat'= hubungan Kepala/Suami dengan tubuh/istri di awan-awan yang permai; sama dengan perjamuan kawin Anak Domba sebagai pintu ke Firdaus dan sorga.

    Anak dilahirkan orang tua, tujuannya adalah mentaati orang tua.

    "Dulu saya agak sombong. Saya berkata kepada ayah saya: 'Nanti kalau saya lulus dan bekerja, semua gaji saya berikan.' Tetapi ayah saya menjawab: 'Tidak perlu, yang penting kamu taat dengar-dengaran.'"


  2. Perhatikan hubungan tubuh dengan kepala, yaitu leher.
    Secara jasmani leher artinya


    • Hubungan suami istri jasmani.
    • Jalan kepala ke tubuh= jalan suami kepada istri, yaitu suami mengasihi istri seperti diri sendiri; tidak berlaku kasar, mulai dari masa pacaran; istri tunduk kepada suami dalam segala sesuatu, mulai dari masa pacaran; anak hormat dan taat dengar-dengaran pada orang tua; kakak adik saling mengasihi dan membantu.


    Secara rohani leher menunjuk pada hubungan antara Kristus sebagai Kepala dengan sidang jemaat sebagai tubuh.
    Artinya: doa penyembahan.

    Leher adalah jalannya tubuh kepada Kepala, artinya kita ikut Yesus karena kita mau menjadi sama dengan Dia; sama dengan jalan untuk menjadi sama dengan Dia lewat doa penyembahan dan pembaharuan hidup.
    Hiasi leher dengan emas!

    Apa perhiasan emas kita?
    1 Petrus 3: 3-6
    3:3. Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
    3:4. tetapi
    perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
    3:5. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka
    tunduk kepada suaminya,
    3:6. sama seperti Sara taat kepada Abraham dan
    menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.


    • Lemah lembut= kemampuan untuk menerima firman pengajaran yang keras dan lebih tajam dari pedang bermata dua.
      Kita mau disucikan, sehingga kita bisa mengampuni kesalahan orang lain--bisa menerima kelemahan orang lain.


    • Pendiam= mengoreksi diri oleh ketajaman pedang firman; tidak banyak berkomentar negatif; tidak menceritakan kesalahan orang lain apalagi kesalahan suami/istri kecuali cerita kepada orang yang bertanggung jawab untuk mendoakan.


    • Tunduk= 'menamai dia tuannya'= seperti Yesus taat kepada Bapa. Dia tidak berdosa tetapi harus disalibkan.
      Sarah tunduk pada Abraham, dan ia dibela oleh Tuhan. Kalau calon suami membentak-bentak, tetapi calon istri diam, hati-hati, ada Tuhan di sana.

      Tunduk sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan, menunjukkan kekurangan dan kelemahan kepada Tuhan, dan Dia akan mengulurkan tangan kasih setia-Nya yang ajaib dan besar.


    Hasilnya:


    • Yakub.
      Kejadian 32: 9-10
      32:9. Kemudian berkatalah Yakub: "Ya Allah nenekku Abraham dan Allah ayahku Ishak, ya TUHAN, yang telah berfirman kepadaku: Pulanglah ke negerimu serta kepada sanak saudaramu dan Aku akan berbuat baik kepadamu--
      32:10. sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.

      'tongkatku'= salib. Lemah lembut, pendiam, dan penurut berasal dari salib.
      'sekarang telah menjadi dua pasukan'= kalau setia dalam hal Mamon, ibadah pelayanan, penyembahan, dan nikah sampai lemah lembut, pendiam, dan penurut, Tuhan yang akan membela.

      Hasil pertama: tangan kasih setia Tuhan sanggup melindungi dan memelihara hidup kita yang tak berdaya di tengah kesulitan besar di dunia sampai zaman antikris berkuasa di bumi.


    • Yusuf.
      Ia sudah dimasukkan dalam penjara, tetapi ia taat pada Yakub.

      Kejadian 39: 21, 23
      39:21. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
      39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

      Hasil kedua: tangan kasih setia Tuhan sanggup membuat semua berhasil dan indah pada waktunya sekalipun kita kecil tak berdaya.

      Kegagalan apa yang kita hadapi? Kembali pada tangan kasih setia Tuhan!


    • Abraham yang mengutus Eliezer untuk mencarikan istri bagi Ishak, kemudian Eliezer berdoa, dan Ishak mendapatkan istri.
      Kejadian 24: 21-27
      24:21. Dan orang itu mengamat-amatinya dengan berdiam diri untuk mengetahui apakah TUHAN membuat perjalanannya berhasil atau tidak.
      24:22. Setelah unta-unta itu puas minum, maka orang itu mengambil anting-anting emas yang setengah syikal beratnya, dan sepasang gelang tangan yang sepuluh syikal emas beratnya,
      24:23. serta berkata: "Anak siapakah engkau? Baiklah katakan kepadaku! Adakah di rumah ayahmu tempat bermalam bagi kami?"
      24:24. Lalu jawabnya kepadanya: "Ayahku Betuel, anak Milka, yang melahirkannya bagi Nahor."
      24:25. Lagi kata gadis itu: "Baik jerami, baik makanan unta banyak pada kami, tempat bermalampun ada."
      24:26. Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN,
      24:27. serta berkata: "Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali
      kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!"

      Hasil ketiga: tangan kasih setia Tuhan mampu menolong kita dari kekurangan dan kelemahan kita secara jasmani.
      Tangan Tuhan juga mengubahkan segala cacat cela rohani sampai kita diubahkan jadi sempurna saat Yesus datang kembali kedua kali. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, pintu Firdaus, dan pintu sorga selamanya.

Andalkan Yesus yang setia! Semua berasal dari kasih setia-Nya di kayu salib, supaya kita dipelihara, berhasil, tertolong, dan sempurna.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top